- Pemerintah Indonesia menyambut baik kesepakatan gencatan senjata sepuluh hari antara Lebanon dan Israel yang dimulai sejak Jumat.
- Kesepakatan yang dimediasi AS ini bertujuan menghentikan krisis kemanusiaan serta mencegah penambahan korban jiwa di Lebanon.
- Indonesia mendesak semua pihak mematuhi hukum internasional dan menindaklanjuti gencatan senjata menuju perdamaian permanen yang lebih stabil.
Hizbullah akan terus menuntut penghentian penuh permusuhan, penarikan total militer Israel dari wilayah Lebanon, kembalinya warga ke kediaman mereka, pembebasan tahanan, serta dimulainya upaya rekonstruksi pasca-perang. (Antara)