Donald Trump Disulap Jadi Minion! Iran Olok-olok AS Tak Bisa Buka Selat Hormuz

Galih Prasetyo

Minggu, 19 April 2026 | 15:28 WIB
Donald Trump Disulap Jadi Minion! Iran Olok-olok AS Tak Bisa Buka Selat Hormuz
Iran melancarkan serangan propaganda berbasis kecerdasan buatan (AI) dengan menyebarkan video yang menggambarkan Presiden AS Donald Trump sebagai karakter Minion. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Pemerintah Iran melancarkan serangan propaganda digital menggunakan teknologi kecerdasan buatan untuk menyindir citra politik Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
  • Konten yang disebarkan berupa video manipulasi AI yang menampilkan karakter kartun Trump dalam berbagai narasi konflik Timur Tengah.
  • Pakar menilai penggunaan konten absurd ini merupakan era baru perang informasi untuk memengaruhi persepsi publik secara global.

Suara.com - Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kini merambah ke ranah digital.

Iran melancarkan serangan propaganda berbasis kecerdasan buatan (AI) dengan menyebarkan video yang menggambarkan Presiden AS Donald Trump sebagai karakter Minion.

Dalam video tersebut, versi kartun Trump tampak berusaha membuka Selat Hormuz, namun selalu gagal.

Adegan berlanjut dengan karakter lain yang mewakili negara-negara sekutu AS bersorak, sebelum akhirnya Minion Iran menekan tombol dan menutup jalur strategis itu.

Sebelumnya, kedutaan Iran juga membagikan video AI lain yang lebih kontroversial, menampilkan sosok Yesus yang menjatuhkan Trump ke dalam neraka.

Kedutaan Iran mengunggah video AI Yesus memukul Trump sebagai bentuk balasan atas unggahan kontroversial sebelumnya. (The Hill)
Kedutaan Iran mengunggah video AI Yesus memukul Trump sebagai bentuk balasan atas unggahan kontroversial sebelumnya. (The Hill)

Konten-konten ini menjadi bagian dari gelombang propaganda digital yang menargetkan citra Amerika Serikat di tengah konflik Timur Tengah.

Pakar propaganda dan sejarawan, Ian Garner, menilai fenomena ini mencerminkan era baru perang informasi global.

“Negara seperti Iran kini bisa memanfaatkan teknologi murah untuk menyebarkan propaganda secara masif ke seluruh dunia,” ujarnya dilansir dari Metro.uk

Ia menambahkan, gaya konten yang terkesan absurd justru membuat konflik terlihat seperti dark jokes.

baca juga

“Realitas perang, korban jiwa dan dampak ekonomi, bisa terasa kurang signifikan karena dibungkus dalam konten yang tidak serius,” kata Garner.

Di sisi lain, Trump juga ikut memanaskan situasi dengan membagikan gambar AI yang menampilkan dirinya dipeluk Yesus.

Namun unggahan tersebut menuai kritik luas, bahkan dari pendukungnya sendiri, yang menilai konten itu berlebihan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mojtaba Khamenei Ancam AS-Israel: Jangan Main-main dengan AL Iran

Mojtaba Khamenei Ancam AS-Israel: Jangan Main-main dengan AL Iran

News | Minggu, 19 April 2026 | 14:50 WIB

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:26 WIB

Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Sentil Iran, Mojtaba Khamenei Balas Menohok

Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Sentil Iran, Mojtaba Khamenei Balas Menohok

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:27 WIB

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:49 WIB

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:30 WIB

Terkini

Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay

Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 23:07 WIB

Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub

Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 22:52 WIB

Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI

Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI

Bri | Senin, 20 Juli 2026 | 22:40 WIB

Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK

Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK

Foto | Senin, 20 Juli 2026 | 22:24 WIB

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

News | Senin, 20 Juli 2026 | 22:15 WIB

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 21:37 WIB

Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?

Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?

Health | Senin, 20 Juli 2026 | 21:27 WIB

Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati

Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 21:16 WIB

Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret

Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:15 WIB

Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus

Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:13 WIB

×