Kabur Saat Teror Penembakan di Supermarket Kyiv, Dua Polisi Ini Bernasib Apes

Ronald Seger Prabowo | Suara.com

Senin, 20 April 2026 | 12:59 WIB
Kabur Saat Teror Penembakan di Supermarket Kyiv, Dua Polisi Ini Bernasib Apes
Polisi bekerja di lokasi kejadian penembakan, sementara sebuah tubuh tergeletak di tanah, di Kyiv, Ukraina, Sabtu (18/4/2026) waktu setempat. [Reuters-Yonhap]
  • Dua polisi di distrik Holosiivskyi, Kyiv, diskors setelah melarikan diri saat penembakan yang menewaskan enam orang, Sabtu (18/4/2026).
  • Pelaku penembakan di supermarket tersebut tewas saat ditangkap, dengan dugaan kondisi mental tidak stabil dan latar belakang tertutup.
  • Presiden Zelenskyy memerintahkan peninjauan tindakan patroli serta mengevaluasi regulasi kepemilikan senjata api bagi warga negara secara menyeluruh.

Suara.com - Kasus serangan mematikan dan teror penembakan yang terjadi di kawasan distrik Holosiivskyi, Kyiv, Ukraina mmeunculkan fakta baru.

Dua petugas polisi dikabarkan kabur alias melarikan diri saat tragedi tersebut dan kini menerima sanksi berat.

Melansir laman The Korea Herald, Senin (20/4/2026), Menteri Dalam Negeri Ukraina, Igor Klymenko mengatakan dua petugas polisi telah diskors.

Hal itu setelah sebuah video yang beredar online menunjukkan mereka melarikan diri dari lokasi penembakan di Kyiv yang menewaskan enam orang.

Seorang pria bersenjata melepaskan tembakan dan menyandera orang-orang di sebuah supermarket di distrik perumahan ibu kota Ukraina pada hari Sabtu, sebelum tewas saat upaya penangkapan.

Dalam sebuah video yang diunggah oleh media Ukraina, dua petugas polisi yang mengenakan seragam dan rompi kuning terlihat berdiri di samping seseorang yang tergeletak di tanah sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian saat tembakan terdengar.

"Perilaku yang memalukan dan tidak pantas. Ini adalah aib bagi seluruh sistem. Mereka telah diskors, dan penyelidikan sedang berlangsung," kata Igor Klymenko di Telegram.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy ikut berkomentar dengan mengatakan bahwa akan ada peninjauan menyeluruh terhadap tindakan petugas patroli dalam pidato hariannya.

"Mereka berada di tempat kejadian perkara tetapi tidak menghentikan si pembunuh dan malah melarikan diri. Mereka seharusnya bertindak dalam keadaan seperti itu," kata Zelenskyy.

Polisi belum memastikan motif di balik penembakan tersebut -- tetapi Klymenko mengatakan "kondisi mental si penyerang jelas tidak stabil."

"Bagaimana dia memperoleh sertifikat medis yang diperlukan untuk memperpanjang izin senjatanya harus diperiksa," tambah Klymenko.

Kepala Kepolisian Ukraina, Ivan Vygivsky, mengatakan kepada wartawan bahwa tersangka pernah bertugas di angkatan bersenjata Ukraina sebelum pensiun pada tahun 2005 dan kemudian tinggal di Rusia hingga tahun 2017.

"Kami memeriksa halaman media sosialnya. Pandangannya di sana negatif. Anda tidak bisa mengatakan dia memiliki pendirian pro-Ukraina, bisa dibilang, agak berlawanan," kata Vygivsky.

Ia menambahkan bahwa tersangka tidak memiliki kerabat dan digambarkan sebagai orang yang "tertutup" oleh tetangganya.

Klymenko mengatakan bahwa tidak akan ada pemeriksaan besar-besaran terhadap pemilik senjata api yang secara hukum wajib melaporkan senjata mereka.

Ia berjanji akan mengadakan "diskusi para ahli dengan partisipasi anggota parlemen, masyarakat, jurnalis, dan komunitas veteran" mengenai undang-undang pengendalian senjata api.

Ukraina, yang telah menangkis invasi skala penuh Rusia sejak tahun 2022, telah mengalami insiden penembakan sporadis tetapi memiliki tingkat kejahatan yang relatif rendah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teror Penembakan Supermarket Kyiv, 6 orang Tewas Termasuk Anak-anak

Teror Penembakan Supermarket Kyiv, 6 orang Tewas Termasuk Anak-anak

News | Senin, 20 April 2026 | 11:51 WIB

Tampang Eks Tentara AS Pelaku Penembakan Massal di Louisiana: 8 Anak Dihabisi di Dalam Rumah

Tampang Eks Tentara AS Pelaku Penembakan Massal di Louisiana: 8 Anak Dihabisi di Dalam Rumah

News | Senin, 20 April 2026 | 11:22 WIB

Penembakan Massal di AS Ternyata Dipicu Konflik Rumah Tangga

Penembakan Massal di AS Ternyata Dipicu Konflik Rumah Tangga

News | Senin, 20 April 2026 | 10:29 WIB

Terkini

Bakal 'Sakti' Seperti KPK, Komnas HAM Diusulkan Bisa Lakukan Penyidikan dan Tuntut Pelanggar HAM

Bakal 'Sakti' Seperti KPK, Komnas HAM Diusulkan Bisa Lakukan Penyidikan dan Tuntut Pelanggar HAM

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:31 WIB

DPR Desak Pemerintah Jamin Keselamatan 9 WNI yang Ditangkap Militer Israel

DPR Desak Pemerintah Jamin Keselamatan 9 WNI yang Ditangkap Militer Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:29 WIB

Tutup Pintunya! Kata-kata Terakhir Amin Abdullah Sebelum Dibunuh Pelaku Penembakan Masjid San Diego

Tutup Pintunya! Kata-kata Terakhir Amin Abdullah Sebelum Dibunuh Pelaku Penembakan Masjid San Diego

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:26 WIB

Amnesty: Kritik Pemerintah Dibungkam Lewat Kampanye Disinformasi 'Antek Asing'

Amnesty: Kritik Pemerintah Dibungkam Lewat Kampanye Disinformasi 'Antek Asing'

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:18 WIB

Kedubes Palestina Kutuk Israel usai Cegat Konvoi Global Sumud Flotilla ke Gaza

Kedubes Palestina Kutuk Israel usai Cegat Konvoi Global Sumud Flotilla ke Gaza

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:12 WIB

Mendagri Bersama Menteri PKP Luncurkan Bedah Rumah BSPS di Provinsi Wilayah Maluku-Bali-Nusra

Mendagri Bersama Menteri PKP Luncurkan Bedah Rumah BSPS di Provinsi Wilayah Maluku-Bali-Nusra

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:00 WIB

Polda Jabar Bongkar Kasus Penipuan Dapur MBG, Modus Catut Nama BGN dan Jual Koordinat SPPG

Polda Jabar Bongkar Kasus Penipuan Dapur MBG, Modus Catut Nama BGN dan Jual Koordinat SPPG

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:51 WIB

Jaga Stabilitas Politik & Keamanan Daerah, Mendagri: Pemda Perkuat Forkopimda, FKUB & Tim TPKS

Jaga Stabilitas Politik & Keamanan Daerah, Mendagri: Pemda Perkuat Forkopimda, FKUB & Tim TPKS

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:50 WIB

Jurnalis Indonesia Disebut Makin Rentan Intimidasi, AJI Ungkap 4 Isu yang Paling Bahaya

Jurnalis Indonesia Disebut Makin Rentan Intimidasi, AJI Ungkap 4 Isu yang Paling Bahaya

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:47 WIB

Dipecat dan Ditahan! Begini Tampang AKP Deky 'Beking' Bandar Narkoba Pakai Baju Tahanan Nomor 38

Dipecat dan Ditahan! Begini Tampang AKP Deky 'Beking' Bandar Narkoba Pakai Baju Tahanan Nomor 38

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:31 WIB