Lebanon Berada di Ambang Kolaps Medis Usai Serangan Brutal Israel Hancurkan Infrastruktur Vital

Pebriansyah Ariefana

Senin, 20 April 2026 | 13:09 WIB
Lebanon Berada di Ambang Kolaps Medis Usai Serangan Brutal Israel Hancurkan Infrastruktur Vital
Lebanon (Antara)
baca 10 detik
  • Agresi militer Israel di Lebanon menyebabkan lebih dari 2.000 warga sipil tewas dalam enam minggu.

  • Fasilitas kesehatan utama di Beirut terancam lumpuh akibat blokade logistik dan zona evakuasi paksa.

  • Seperlima populasi Lebanon mengungsi akibat penghancuran sistematis pemukiman dan infrastruktur jalan oleh Israel.

Suara.com - Eskalasi serangan udara dan operasi darat Israel telah melampaui batas zona perang tradisional hingga melumpuhkan stabilitas nasional Lebanon.

Penyebaran agresi yang tidak terduga ini menciptakan gelombang pengungsian masif serta menghancurkan infrastruktur publik yang menjadi tumpuan hidup warga.

Realitas di lapangan menunjukkan bahwa pemukiman padat dan fasilitas medis kini berada dalam garis bidik yang mengancam nyawa ribuan warga tak bersenjata.

Serangan Israel ke Lebanon (Antara)
Serangan Israel ke Lebanon (Antara)

Rumah Sakit Universitas Rafik Hariri di Beirut kini berada di titik nadir karena masuk dalam zona evakuasi yang ditetapkan militer Israel.

Meski menjadi pusat perawatan terbesar, rumah sakit ini tidak mungkin memindahkan ratusan pasien kritis yang sedang menjalani perawatan intensif.

Mohammad Zaatari, direktur rumah sakit tersebut, mengungkapkan beban berat yang harus dipikul oleh institusi medis di tengah hujan bom.

“Ada banyak martir. Sayangnya, sejumlah dari mereka masih menunggu untuk diidentifikasi,” kata Mohammad Zaatari kepada CNN.

Ketakutan akan serangan langsung membuat operasional medis menjadi misi bunuh diri bagi para tenaga kesehatan yang tetap bertahan.

Kesaksian Warga Mengenai Target Sipil

baca juga

Warga sipil yang kehilangan anggota keluarga menegaskan bahwa serangan tersebut tidak menyasar kekuatan militer melainkan penduduk biasa.

Mohamed Jirani, yang kerabatnya menjadi korban bom di apartemen, mempertanyakan legalitas serangan yang menghantam area padat penduduk.

“Mereka tidak memukul pejuang. Sebagian besar yang terluka adalah perempuan dan anak-anak, atau orang-orang yang mengungsi,” ujarnya.

Ia menambahkan sebuah tantangan bagi siapa pun untuk membuktikan adanya keberadaan militer di fasilitas kesehatan umum yang diserang.

“Mengapa mereka menargetkan warga sipil padat ketika kami tidak memiliki senjata? Pergilah ke rumah sakit mana pun di Beirut dan cobalah temukan satu pejuang Hezbollah. Mereka semua adalah warga sipil,” tegas Mohamed Jirani.

Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan angka kematian telah melampaui 2.000 jiwa hanya dalam periode waktu enam minggu yang sangat singkat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tentara Israel Hancurkan Patung Yesus dan Gereja di Lebanon, IDF Resmi Mengakui

Tentara Israel Hancurkan Patung Yesus dan Gereja di Lebanon, IDF Resmi Mengakui

News | Senin, 20 April 2026 | 10:22 WIB

Tentara Israel Hancurkan Patung Yesus di Lebanon, Publik: Hizbullah Tak Bakal Melakukan Itu

Tentara Israel Hancurkan Patung Yesus di Lebanon, Publik: Hizbullah Tak Bakal Melakukan Itu

News | Senin, 20 April 2026 | 10:01 WIB

Biadab! Rezim Zionis Israel Ingin 'Gazafikasi' Lebanon Selatan

Biadab! Rezim Zionis Israel Ingin 'Gazafikasi' Lebanon Selatan

News | Senin, 20 April 2026 | 09:27 WIB

Terkini

Sudah Jadi Cagar Budaya, Eks Stasiun Banjarnegara Dibongkar, KAI Segera Turun Cek Kondisi

Sudah Jadi Cagar Budaya, Eks Stasiun Banjarnegara Dibongkar, KAI Segera Turun Cek Kondisi

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 07:37 WIB

3 Oven Mini Kompor untuk Rumah Tangga, Lebih Hemat Listrik

3 Oven Mini Kompor untuk Rumah Tangga, Lebih Hemat Listrik

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 07:35 WIB

Ada 'Perang Dingin' di Balik Reshuffle Menteri Keuangan?

Ada 'Perang Dingin' di Balik Reshuffle Menteri Keuangan?

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 07:31 WIB

Sudah Jadi Cagar Budaya, Eks Stasiun Banjarnegara Malah Dibongkar untuk Perkantoran

Sudah Jadi Cagar Budaya, Eks Stasiun Banjarnegara Malah Dibongkar untuk Perkantoran

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 07:30 WIB

Draf RUU Reforma Agraria Disorot, AGRA Pertanyakan Koperasi Merah Putih Bisa Jadi Subjek

Draf RUU Reforma Agraria Disorot, AGRA Pertanyakan Koperasi Merah Putih Bisa Jadi Subjek

News | Kamis, 17 September 2026 | 07:25 WIB

17 September 2026 Weton Kamis Pahing, Apa Keistimewaannya?

17 September 2026 Weton Kamis Pahing, Apa Keistimewaannya?

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 07:07 WIB

Ulasan Film Khadam: Sajian Horor Lintas Negara dengan Sensasi Atmosferik!

Ulasan Film Khadam: Sajian Horor Lintas Negara dengan Sensasi Atmosferik!

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 07:00 WIB

1.276 SPPG Di-Suspend, 654 Lainnya Terancam Tutup Permanen: Ada Apa dengan Dapur MBG?

1.276 SPPG Di-Suspend, 654 Lainnya Terancam Tutup Permanen: Ada Apa dengan Dapur MBG?

News | Kamis, 17 September 2026 | 07:00 WIB

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

×