Rusia Evakuasi Lebih dari 600 Staf dari Pembangkit Nuklir Bushehr di Iran

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 21 April 2026 | 10:22 WIB
Rusia Evakuasi Lebih dari 600 Staf dari Pembangkit Nuklir Bushehr di Iran
PLTN Bushehr (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Rusia berhasil mengevakuasi 600 staf ahli dari PLTN Bushehr karena perang di Iran.

  • Hanya 24 personel sukarelawan Rusia yang tersisa untuk memantau fasilitas nuklir strategis.

  • Eskalasi militer Israel dan AS memaksa Rosatom memprioritaskan keselamatan nyawa para pegawainya.

Langkah ini mencerminkan sikap hati-hati Moskow dalam melindungi aset sumber daya manusianya tanpa memutus total komitmen kontrak.

Ketegangan bersenjata yang melibatkan kekuatan besar di Timur Tengah telah mengubah peta kerja sama energi atom internasional secara drastis.

Operasi militer gabungan yang diluncurkan Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari menjadi pemicu utama eksodus warga Rusia ini.

Serangan masif tersebut dilaporkan telah merenggut ribuan nyawa, termasuk figur pembuat kebijakan tertinggi di pemerintahan Iran.

Hancurnya stabilitas keamanan membuat pengerjaan unit pembangkit tambahan yang direncanakan sejak 2014 kini berada dalam ketidakpastian.

Padahal, Bushehr merupakan simbol kemitraan strategis yang telah dirintis Rusia dan Iran sejak penandatanganan kontrak tahun 1995.

Respon Balasan Iran dan Gejolak Regional

Pemerintah Iran tidak tinggal diam dan memberikan reaksi keras melalui serangkaian serangan drone serta rudal ke berbagai arah.

Target serangan balasan tersebut menyasar wilayah Israel serta negara-negara tetangga yang dianggap mendukung pangkalan militer Amerika Serikat.

baca juga

Blokade di Selat Hormuz yang dilakukan oleh militer Iran turut menambah beban ekonomi dan logistik di jalur perdagangan dunia.

Kondisi jalur laut yang terjepit mempersulit pengiriman pasokan teknis yang dibutuhkan untuk perawatan rutin reaktor nuklir Bushehr.

Situasi ini memaksa Rusia untuk memprioritaskan pemulihan kondisi psikologis dan fisik para pekerja yang baru saja keluar dari zona perang.

PLTN Bushehr adalah fasilitas energi nuklir pertama di Iran yang pembangunannya melibatkan teknologi canggih dari Rusia sejak dekade sembilan puluhan.

Proyek ini mulai menyuplai listrik ke jaringan nasional Iran pada tahun 2011 setelah melewati berbagai rintangan politik dan teknis internasional.

Rusia dan Iran kemudian memperluas kerja sama dengan kesepakatan pembangunan dua reaktor baru untuk meningkatkan kapasitas energi nasional.

Namun, agresi militer yang menewaskan lebih dari 1.340 orang pada 28 Februari lalu telah melumpuhkan seluruh rencana pengembangan infrastruktur tersebut.

Kini, masa depan kemandirian energi Iran bergantung pada seberapa cepat stabilitas kawasan dapat dipulihkan pasca evakuasi besar-besaran ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Panas di Selat Hormuz, Iran Temui Rusia, Apa Hasilnya?

Panas di Selat Hormuz, Iran Temui Rusia, Apa Hasilnya?

News | Selasa, 21 April 2026 | 10:10 WIB

Operasi Epic Fury Lawan Iran Telan Ratusan Korban Prajurit Amerika Serikat yang Terluka dan Tewas

Operasi Epic Fury Lawan Iran Telan Ratusan Korban Prajurit Amerika Serikat yang Terluka dan Tewas

News | Selasa, 21 April 2026 | 09:57 WIB

1200 Jam Internet Mati Total, Warga Iran Putar Otak Gunakan VPN hingga Pakai Cara Ini

1200 Jam Internet Mati Total, Warga Iran Putar Otak Gunakan VPN hingga Pakai Cara Ini

News | Selasa, 21 April 2026 | 09:56 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×