Panas di Selat Hormuz, Iran Temui Rusia, Apa Hasilnya?

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 21 April 2026 | 10:10 WIB
Panas di Selat Hormuz, Iran Temui Rusia, Apa Hasilnya?
Rusia dan Iran koordinasi amankan jalur laut dan gencatan senjata di tengah krisis Timur Tengah. (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Rusia dan Iran berkoordinasi amankan Selat Hormuz di tengah ancaman blokade Amerika Serikat.

  • Teheran menjamin keamanan kapal kargo Rusia meski konflik dengan Washington kembali memanas.

  • Rusia mendesak semua pihak mematuhi parameter gencatan senjata demi menghindari perang terbuka.

Suara.com - Ancaman stabilitas ekonomi dunia kini bergantung pada jaminan keamanan pelayaran di titik nadi perdagangan energi Selat Hormuz.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengambil langkah taktis melalui komunikasi telepon intensif dengan Abbas Araghchi dari Iran.

Fokus pembicaraan kedua diplomat ini adalah upaya penyelamatan jalur logistik dari dampak kebuntuan gencatan senjata Timur Tengah.

Selat Hormuz (FOX)
Selat Hormuz (FOX)

Rusia berupaya memastikan operasional kapal dagangnya tetap berjalan meski ketegangan antara Teheran dan Washington kembali meruncing.

Diskusi ini menjadi krusial karena menyangkut kedaulatan maritim dan kelancaran pasokan komoditas strategis di pasar internasional.

Dalam dialog tersebut pihak Iran menyampaikan keberatan mendalam atas tindakan militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat.

"Abbas Araghchi menginformasikan kepada Sergey Lavrov mengenai posisi Republik Islam terkait pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan oleh Amerika Serikat, termasuk blokade laut ilegal di Selat Hormuz dan penyitaan kapal kontainer Iran," tulis pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Rusia dikutip dari Anadolu.

Langkah sepihak Amerika Serikat ini dinilai Teheran sebagai pemicu utama kegagalan stabilitas keamanan di wilayah perairan tersebut.

Teheran memandang penyitaan kapal kargo mereka sebagai bentuk provokasi yang merusak kesepakatan damai yang sebelumnya telah diupayakan.

baca juga

Kondisi ini memaksa Iran untuk mengevaluasi kembali setiap komitmen diplomatik yang sedang berjalan dengan mediator internasional.

Rusia Tekankan Kepatuhan Terhadap Mediator Pakistan

Moskow secara tegas meminta semua pihak untuk kembali pada koridor kesepakatan awal yang telah dirumuskan sebelumnya.

"Pihak Rusia menegaskan kembali perlunya menjaga gencatan senjata, yang harus dipatuhi dalam parameter yang awalnya disepakati dan diumumkan oleh mediator Pakistan," tegas kementerian tersebut.

Keterlibatan Pakistan sebagai penengah dianggap Rusia sebagai fondasi paling rasional untuk mencegah konfrontasi bersenjata yang lebih luas.

Lavrov mengingatkan bahwa mengabaikan parameter kesepakatan hanya akan membawa kawasan tersebut kembali ke dalam jurang peperangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Operasi Epic Fury Lawan Iran Telan Ratusan Korban Prajurit Amerika Serikat yang Terluka dan Tewas

Operasi Epic Fury Lawan Iran Telan Ratusan Korban Prajurit Amerika Serikat yang Terluka dan Tewas

News | Selasa, 21 April 2026 | 09:57 WIB

1200 Jam Internet Mati Total, Warga Iran Putar Otak Gunakan VPN hingga Pakai Cara Ini

1200 Jam Internet Mati Total, Warga Iran Putar Otak Gunakan VPN hingga Pakai Cara Ini

News | Selasa, 21 April 2026 | 09:56 WIB

China Kasih Paham Dampak Paling Buruk Konflik di Selat Hormuz Berkepanjangan

China Kasih Paham Dampak Paling Buruk Konflik di Selat Hormuz Berkepanjangan

News | Selasa, 21 April 2026 | 09:46 WIB

Terkini

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

×