Siapa Ahmad Vahidi? Komandan Baru IRGC Iran Jadi Sosok Menakutkan Bagi AS dan Israel

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 21 April 2026 | 13:30 WIB
Siapa Ahmad Vahidi? Komandan Baru IRGC Iran Jadi Sosok Menakutkan Bagi AS dan Israel
Ahmad Vahidi (FOX)
baca 10 detik
  • Ahmad Vahidi pimpin IRGC, membawa ideologi radikal yang mengancam stabilitas kawasan Timur Tengah.

  • Rekam jejak Vahidi melibatkan serangan teror global dan penindasan brutal terhadap demonstran Iran.

  • Penunjukan ini memicu keraguan atas komitmen Iran terhadap gencatan senjata dengan Amerika Serikat.

"Dalam pandangan saya, dia lebih dominan saat ini, meskipun mereka terkoordinasi. Ini bukan waktunya untuk persaingan internal," ujar Sabti.

Jauh sebelum nama Qassem Soleimani dikenal luas, Vahidi telah meletakkan fondasi bagi operasi intelijen dan serangan luar negeri Iran.

Ia menjabat sebagai komandan Pasukan Quds pada dekade 1990-an, menginisiasi jaringan proksi milisi yang tersebar di Lebanon dan sekitarnya.

"Ahmad Vahidi adalah perwujudan dari sayap paling militan Republik Islam," kata Daftari kepada Fox News Digital.

"Sebagai pendahulu Qassem Soleimani di Pasukan Quds, dia membantu membangun infrastruktur teror Teheran di luar negeri."

Keterlibatannya dalam melatih kelompok-kelompok militan di Lebanon selatan menjadi akar dari aliansi kuat Iran dengan Hizbullah.

Rekam jejaknya mencakup dugaan keterlibatan dalam pengeboman barak Beirut 1983 dan serangan terhadap komunitas Yahudi AMIA di Argentina tahun 1994.

Sanksi Berlapis dan Penindasan Domestik

Dunia internasional merespons sepak terjang Vahidi dengan berbagai lapisan sanksi ekonomi dan pembatasan perjalanan lintas negara.

baca juga

Washington menjatuhkan sanksi padanya atas keterlibatan dalam program rudal nuklir serta pelanggaran hak asasi manusia yang berat.

Vahidi dituding bertanggung jawab atas pemutusan akses internet dan tindakan represif terhadap demonstran dalam tragedi kematian Mahsa Amini.

Uni Eropa juga menyoroti penggunaan peluru tajam serta penahanan sewenang-wenang terhadap jurnalis di bawah komando taktis Vahidi.

"Di bawah kepemimpinannya, lebih banyak kejahatan serupa yang diperkirakan akan terjadi di Barat terhadap orang Yahudi dan non-Yahudi," peringat Yigal Carmon, pendiri MEMRI.

Kekhawatiran utama saat ini adalah Vahidi mungkin hanya menggunakan negosiasi sebagai strategi untuk mengatur ulang kekuatan militer.

Karakternya yang sangat ekstrem membuat peluang tercapainya perdamaian permanen dengan pihak Barat menjadi sangat kecil dan berisiko.

Sabti memperingatkan bahwa radikalisasi sistemik ini akan membuat Teheran enggan untuk menghentikan peperangan yang sedang berlangsung.

"Dia membawa lebih banyak radikalisasi ke dalam sistem dan mungkin tidak ingin menghentikan perang, karena itu melayani kepentingan Garda Revolusi untuk melanjutkan," kata Sabti.

Carmon menegaskan bahwa mempercayai komitmen damai dari figur seperti Vahidi merupakan sebuah kesalahan fatal bagi keamanan internasional.

"Memercayainya adalah kesalahan besar. Dia termasuk dalam korps keras 'MATI UNTUK AMERIKA'," tegas Carmon.

Ahmad Vahidi adalah mantan Menteri Pertahanan Iran yang memiliki sejarah panjang dalam operasi rahasia militer di luar negeri.

Namanya masuk dalam daftar pencarian internasional Interpol terkait serangan bom di Argentina yang menewaskan 85 orang.

Penunjukannya sebagai kepala IRGC terjadi saat Iran menghadapi tekanan ekonomi dan militer hebat dari Amerika Serikat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AS Dinilai Tak Realistis Soal Nuklir, Perdamaian dengan Iran Sulit Terwujud

AS Dinilai Tak Realistis Soal Nuklir, Perdamaian dengan Iran Sulit Terwujud

News | Selasa, 21 April 2026 | 12:12 WIB

China Kecam AS Sita Kapal Iran di Selat Hormuz, Peringatkan Risikonya

China Kecam AS Sita Kapal Iran di Selat Hormuz, Peringatkan Risikonya

News | Selasa, 21 April 2026 | 12:11 WIB

The Strokes Telanjangi Dosa Amerika Serikat, Kecam Agresi AS-Israel ke Iran

The Strokes Telanjangi Dosa Amerika Serikat, Kecam Agresi AS-Israel ke Iran

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:41 WIB

Terkini

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

×