China Kecam AS Sita Kapal Iran di Selat Hormuz, Peringatkan Risikonya

Irwan Febri

Selasa, 21 April 2026 | 12:11 WIB
China Kecam AS Sita Kapal Iran di Selat Hormuz, Peringatkan Risikonya
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun (ANTARA/Desca Lidya Natalia)
baca 10 detik
  • Kementerian Luar Negeri China mengecam tindakan Amerika Serikat menyita kapal kargo Iran di Selat Hormuz pada April 2026.
  • Penyitaan kapal memicu kekhawatiran global karena berpotensi memperburuk ketegangan serta mengganggu stabilitas jalur pelayaran minyak internasional yang vital.
  • Upaya diplomasi saat ini mengalami hambatan karena Iran menolak ultimatum Amerika Serikat di tengah ketidakpastian masa depan gencatan senjata.

Suara.com - Kementerian Luar Negeri China mengecam tindakan Amerika Serikat yang menyita kapal kargo Iran di sekitar Selat Hormuz. Langkah tersebut dinilai berpotensi memperburuk ketegangan di kawasan Timur Tengah.

"Situasi di Selat Hormuz saat ini sangat rapuh dan kompleks. Kami prihatin atas tindakan penyergapan paksa yang dilakukan AS terhadap kapal tersebut," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, dalam konferensi pers di Beijing, Senin (20/4/2026).

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun (ANTARA/Desca Lidya Natalia)
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun (ANTARA/Desca Lidya Natalia)

Sementara itu, Presiden Donald Trump, Minggu (19/4/2026), menyatakan bahwa Iran telah menyita kapal kargo Touska berbendera Iran di Teluk Oman yang mencoba menghindari blokade Angkatan Laut AS.

Ia menyebut kapal tersebut dilumpuhkan sistem navigasinya sebelum dinaiki pasukan komando bersenjata.

"Kami berharap pihak-pihak terkait dapat menghormati kesepakatan gencatan senjata secara bertanggung jawab, menghindari tindakan yang memperburuk sengketa dan meningkatkan ketegangan, serta menciptakan kondisi yang diperlukan demi pemulihan kelancaran lalu lintas pelayaran melalui Selat tersebut," tambah Guo Jiakun.

Ia menegaskan bahwa kelancaran arus pelayaran di Selat Hormuz merupakan kepentingan bersama, baik bagi negara kawasan maupun komunitas internasional.

"Situasi regional saat ini berada pada tahap kritis, yakni penentuan apakah konflik yang terjadi dapat diakhiri atau tidak. Setelah jendela peluang menuju perdamaian terbuka, situasi kondusif perlu diciptakan guna mengakhiri konflik tersebut sesegera mungkin," ungkapnya.

China, lanjut Guo, mendukung semua pihak untuk menjaga momentum gencatan senjata dan melanjutkan negosiasi, sejalan dengan usulan empat poin Presiden Xi Jinping, guna mendorong deeskalasi dan menciptakan stabilitas jangka panjang di Timur Tengah.

"Kami berharap agar semua pihak dapat bekerja sama mencegah situasi ini agar tidak semakin memburuk. Kami juga siap bekerja sama dengan komunitas internasional untuk terus memberikan kontribusi yang semestinya demi tercapainya deeskalasi," tambahnya.

baca juga

Ketegangan antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel hingga kini masih berlangsung. Trump bahkan memperingatkan kemungkinan eskalasi jika gencatan senjata berakhir.

"Banyak bom akan mulai meledak," kata Trump kepada PBS News, Senin (20/4/2026), saat ditanya mengenai kemungkinan tersebut.

Di sisi lain, upaya diplomasi belum menunjukkan hasil. Meski Washington sempat merencanakan perundingan lanjutan di Islamabad, Pakistan, pemerintah Iran menegaskan tidak ada agenda negosiasi baru.

“Republik Islam Iran tidak menerima batas waktu atau ultimatum apa pun dalam memperjuangkan kepentingan nasionalnya,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, juga menilai ancaman terbaru AS terhadap wilayah dan kapal Iran menunjukkan kurangnya keseriusan dalam jalur diplomasi.

Sebelumnya, pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan ke Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran kemudian membalas dengan menyerang target di Israel serta fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Pada 7 April, kedua pihak sempat menyepakati gencatan senjata selama dua minggu hingga 22 April 2026. Namun setelah perundingan awal gagal, AS mengambil langkah blokade terhadap pelabuhan Iran.

Sejak 13 April, Angkatan Laut AS mulai membatasi lalu lintas maritim menuju dan dari pelabuhan Iran di sekitar Selat Hormuz, jalur vital yang menyumbang sekitar 20 persen pasokan minyak, produk minyak bumi, dan LNG global.

(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setelah 5 Bulan Menghilang, Marselino Ferdinan Akhirnya Muncul Ikut Latihan di AS Trencin

Setelah 5 Bulan Menghilang, Marselino Ferdinan Akhirnya Muncul Ikut Latihan di AS Trencin

Bola | Selasa, 21 April 2026 | 11:51 WIB

The Strokes Telanjangi Dosa Amerika Serikat, Kecam Agresi AS-Israel ke Iran

The Strokes Telanjangi Dosa Amerika Serikat, Kecam Agresi AS-Israel ke Iran

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:41 WIB

Bibit Bom Waktu Harga Pangan Bakal Meroket Imbas Perang AS - Iran Dimulai dari Sini

Bibit Bom Waktu Harga Pangan Bakal Meroket Imbas Perang AS - Iran Dimulai dari Sini

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:31 WIB

Gencatan Senjata AS-Iran Berakhir 22 April, Begini Analisis Pakar Hubungan Internasional

Gencatan Senjata AS-Iran Berakhir 22 April, Begini Analisis Pakar Hubungan Internasional

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:27 WIB

11 Ilmuwan Nuklir Tewas Misterius, DPR AS Bakal Periksa Kementerian Perang

11 Ilmuwan Nuklir Tewas Misterius, DPR AS Bakal Periksa Kementerian Perang

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:27 WIB

Pengamat Sebut Amerika Serikat 'Kalah' di Perang Iran: Kas Negara Boncos, Tujuan Tak Tercapai

Pengamat Sebut Amerika Serikat 'Kalah' di Perang Iran: Kas Negara Boncos, Tujuan Tak Tercapai

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:16 WIB

Menghitung Efek Domino Perang Iran: Keuangan Rumah Tangga, Harga BBM hingga Cicilan KPR

Menghitung Efek Domino Perang Iran: Keuangan Rumah Tangga, Harga BBM hingga Cicilan KPR

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:08 WIB

Terkini

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Dramatis! Timnas Indonesia Singkirkan Moldova 9-8, Garuda Muda Tembus 16 Besar Piala Dunia U-15

Dramatis! Timnas Indonesia Singkirkan Moldova 9-8, Garuda Muda Tembus 16 Besar Piala Dunia U-15

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:23 WIB

×