Krisis Avtur Dimulai, Maskapai Eropa Ini Batalkan 20 Ribu Penerbangan

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 22 April 2026 | 10:47 WIB
Krisis Avtur Dimulai, Maskapai Eropa Ini Batalkan 20 Ribu Penerbangan
Ilustrasi. (Shutterstock)
baca 10 detik
  • Lufthansa membatalkan 20.000 penerbangan guna menghemat 40.000 ton bahan bakar jet musim panas ini.

  • Penutupan Selat Hormuz memicu lonjakan harga avtur dan ancaman kelangkaan energi di seluruh Eropa.

  • Maskapai mempensiunkan 27 pesawat dan menutup unit CityLine untuk menekan kerugian operasional perusahaan.

Suara.com - Lufthansa resmi membatalkan 20.000 jadwal penerbangan jarak pendek musim panas ini demi meredam kerugian akibat lonjakan harga avtur.

Kebijakan drastis ini diambil saat industri penerbangan global terhimpit krisis energi akut yang mengancam stabilitas operasional maskapai di Eropa.

Dikutip dari Skynews, efisiensi besar-besaran dilakukan dengan menghentikan operasional armada CityLine yang merugi serta mempensiunkan permanen 27 unit pesawat mereka.

Maskapai Lufthansa
Maskapai Lufthansa

Keputusan ini menjadi sinyal kuat bahwa ketegangan geopolitik di Selat Hormuz mulai melumpuhkan distribusi bahan bakar pesawat ke pasar internasional.

Kini, para pelancong harus bersiap menghadapi kenaikan harga tiket pesawat yang signifikan sebagai imbas langsung dari bengkaknya biaya operasional.

Terkait situasi ini, bos Ryanair Michael O'Leary mengatakan kepada Sky News bulan ini bahwa ada risiko pasokan bahan bakar dapat terganggu mulai Mei jika Selat Hormuz tetap tertutup.

Beliau menyebutkan harga minyak merupakan bagian dari "dampak yang lebih luas", namun "kekhawatiran yang lebih mendesak" adalah pasokan bahan bakar jet.

Bahkan, Kepala Badan Energi Internasional mengatakan kepada Associated Press pekan lalu bahwa Eropa "mungkin hanya memiliki sisa bahan bakar jet sekitar enam minggu".

Dalam pernyataan resmi pada hari Selasa, Lufthansa menjelaskan bahwa penghapusan 20.000 penerbangan akan menghemat 40.000 ton bahan bakar jet hingga Oktober mendatang.

baca juga

Maskapai asal Jerman tersebut menegaskan bahwa langkah ini hanya mewakili satu persen dari total kapasitas kilometer kursi yang tersedia.

Restrukturisasi Rute dan Pensiun Armada Ikonik

Lufthansa kini fokus melakukan konsolidasi jaringan di Eropa dengan menghapus rute-rute tidak menguntungkan dari hub Frankfurt dan Munich.

Sebaliknya, perusahaan justru memperkuat ekspansi layanan pada rute yang sudah ada melalui hub Zurich, Brussels, dan Wina.

Pihak maskapai menjamin bahwa penumpang tetap dapat terhubung dengan jaringan rute global serta koneksi penerbangan jarak jauh mereka.

Namun, kapasitas penerbangan jarak jauh akan sedikit berkurang pada akhir musim panas seiring pelepasan enam pesawat antarbenua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dunia di Ambang Krisis Avtur, Harga Tiket Pesawat Bisa Melonjak

Dunia di Ambang Krisis Avtur, Harga Tiket Pesawat Bisa Melonjak

News | Selasa, 21 April 2026 | 15:07 WIB

Jelajah Bosphorus Istanbul, Menyusuri Denyut Kota Dua Benua

Jelajah Bosphorus Istanbul, Menyusuri Denyut Kota Dua Benua

Foto | Senin, 20 April 2026 | 14:25 WIB

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:45 WIB

Terkini

Sebut Dasco Dulu Provokator Sekarang Profesor, Prabowo: Co, Hati-hati Co!

Sebut Dasco Dulu Provokator Sekarang Profesor, Prabowo: Co, Hati-hati Co!

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 07:08 WIB

Review Film WIND UP: The Movie, Perjuangan Manis Mengejar Mimpi Masa Remaja

Review Film WIND UP: The Movie, Perjuangan Manis Mengejar Mimpi Masa Remaja

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 07:00 WIB

Prabowo Singgung Londo Ireng 'Nyamar' jadi Pengamat dan Wartawan, Kok Bisa?

Prabowo Singgung Londo Ireng 'Nyamar' jadi Pengamat dan Wartawan, Kok Bisa?

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 06:49 WIB

25 Ton Ikan Nila Mati Massal Akibat Letupan Belerang di Danau Batur

25 Ton Ikan Nila Mati Massal Akibat Letupan Belerang di Danau Batur

Bali | Jum'at, 24 Juli 2026 | 06:14 WIB

Harga Minyak Naik Jadi USD 100 per Barel, Perang Merembet ke Selat Bab el-Mandeb

Harga Minyak Naik Jadi USD 100 per Barel, Perang Merembet ke Selat Bab el-Mandeb

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 06:00 WIB

Delapan Bulan Pasca Bencana, Ratusan Siswa SD di Aceh Masih Belajar Darurat

Delapan Bulan Pasca Bencana, Ratusan Siswa SD di Aceh Masih Belajar Darurat

Foto | Jum'at, 24 Juli 2026 | 06:00 WIB

Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama

Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:19 WIB

Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi

Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:15 WIB

Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil

Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:01 WIB

Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi

Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:54 WIB

×