Waspada Kanker hingga Gagal Ginjal! Sudinkes Jaktim Ingatkan Bahaya Konsumsi Ikan Sapu-Sapu

Muhammad Yasir

Rabu, 22 April 2026 | 14:34 WIB
Waspada Kanker hingga Gagal Ginjal! Sudinkes Jaktim Ingatkan Bahaya Konsumsi Ikan Sapu-Sapu
Kepala Sudinkes Jakarta Timur, Herwin Meifendy. [ANTARA]
baca 10 detik
  • Sudinkes Jakarta Timur memperingatkan bahaya konsumsi ikan sapu-sapu yang terkontaminasi logam berat berbahaya dari perairan tercemar Jakarta.
  • Akumulasi merkuri, timbal, arsen, dan kadmium dalam tubuh berisiko memicu penyakit kronis, kanker, hingga kerusakan otak permanen.
  • Pemkot Jakarta Timur berhasil menjaring 1,83 ton ikan sapu-sapu dari sepuluh kecamatan guna menekan populasi spesies invasif tersebut.

Suara.com - Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Timur mengeluarkan peringatan keras mengenai ancaman penyakit kronis seperti kanker, gagal ginjal, hingga kerusakan otak permanen akibat mengonsumsi ikan sapu-sapu.

Sebab, ikan yang hidup di perairan tercemar Jakarta tersebut terindikasi kuat mengandung akumulasi logam berat yang sangat berbahaya bagi tubuh manusia.

Kepala Sudinkes Jakarta Timur, Herwin Meifendy, menegaskan bahwa risiko kesehatan dari mengonsumsi ikan ini bersifat laten atau tidak langsung muncul seketika, melainkan menumpuk dalam jangka panjang.

"Efek mengonsumsi ikan sapu-sapu tidak selalu langsung terlihat. Justru yang perlu diwaspadai adalah dampak jangka panjang yang bisa memicu penyakit kronis," ujar Herwin saat ditemui di kantornya, Rabu (22/4/2026).

Herwin memaparkan, ikan sapu-sapu di perairan umum Jakarta umumnya terpapar berbagai jenis logam berat seperti merkuri, timbal (Pb), arsen, dan kadmium. Zat-zat ini jika masuk ke sistem pencernaan manusia secara terus-menerus akan menyerang organ vital.

Merkuri diketahui dapat merusak sistem saraf pusat dan otak, sementara timbal berisiko menurunkan tingkat kecerdasan serta memicu gangguan perilaku.

Lebih mengkhawatirkan lagi, kandungan arsen bersifat karsinogenik atau pemicu kanker, sedangkan kadmium dapat menyebabkan kerusakan fatal pada ginjal dan saluran pernapasan.

"Jika terus terakumulasi, bukan tidak mungkin memicu gangguan serius seperti penurunan fungsi otak hingga penyakit kronis lainnya," tegas Herwin.

Masyarakat juga diingatkan untuk tidak teperdaya oleh anggapan bahwa teknik pengolahan tertentu dapat menetralisir racun tersebut.

baca juga

Herwin menekankan bahwa hingga saat ini belum ada metode memasak yang mampu menghilangkan kandungan logam berat dari daging ikan sapu-sapu secara total.

Pemprov DKI melakukan operasi besar-besaran menangkap ikan sapu-sapu di sejumlah sungai di daerah itu, Jumat (17/4/2026). (Suara.com/Adiyoga)
Pemprov DKI melakukan operasi besar-besaran menangkap ikan sapu-sapu di sejumlah sungai di daerah itu, Jumat (17/4/2026). (Suara.com/Adiyoga)

Operasi Pembersihan Ikan Sapu-sapu

Sejalan dengan peringatan kesehatan tersebut, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur terus menggencarkan operasi penjaringan ikan sapu-sapu guna menekan populasi spesies invasif ini.

Dalam operasi terbaru, petugas bersama warga berhasil mengangkat 1.831 kilogram atau 1,83 ton ikan sapu-sapu dari 10 kecamatan.

Data hasil tangkapan menunjukkan Kecamatan Makasar menjadi wilayah dengan populasi tertinggi dengan sumbangan 481,55 kilogram, disusul Ciracas (280 kg), dan Cakung (240,6 kg).

Wilayah lain seperti Pasar Rebo, Cipayung, hingga Jatinegara juga mencatat angka tangkapan yang masif di atas 100 kilogram.

Melalui upaya pembersihan sungai dan edukasi kesehatan ini, Sudinkes berharap masyarakat lebih selektif dalam memilih bahan pangan dan beralih ke jenis ikan budidaya yang jauh lebih aman dan bergizi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rano Karno: Ikan Sapu-Sapu Jakarta Mau Diolah Seperti di Brasil

Rano Karno: Ikan Sapu-Sapu Jakarta Mau Diolah Seperti di Brasil

News | Selasa, 21 April 2026 | 16:53 WIB

6,9 Ton Ikan Sapu-Sapu Diangkat dari Jakarta: Mengapa Spesies Ini Jadi Ancaman Serius?

6,9 Ton Ikan Sapu-Sapu Diangkat dari Jakarta: Mengapa Spesies Ini Jadi Ancaman Serius?

Lifestyle | Selasa, 21 April 2026 | 14:15 WIB

Marak Isu Siomay Ikan Sapu-Sapu di Jakarta, Begini Langkah Tegas Pemprov DKI!

Marak Isu Siomay Ikan Sapu-Sapu di Jakarta, Begini Langkah Tegas Pemprov DKI!

News | Senin, 20 April 2026 | 18:49 WIB

Terkini

Setiap Langkah Pelari Pocari Sweat Run 2026 Bantu Wujudkan Harapan Anak

Setiap Langkah Pelari Pocari Sweat Run 2026 Bantu Wujudkan Harapan Anak

Sport | Kamis, 23 Juli 2026 | 22:34 WIB

Punya Bibir Two-Tone? Ini 3 Warna Lipstik Paling Aman yang Bikin Warna Bibir Rata Seketika

Punya Bibir Two-Tone? Ini 3 Warna Lipstik Paling Aman yang Bikin Warna Bibir Rata Seketika

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 22:34 WIB

Menteri PPPA dan Selvi Ananda Kompak Tekankan Peran Keluarga dalam Mendidik Anak

Menteri PPPA dan Selvi Ananda Kompak Tekankan Peran Keluarga dalam Mendidik Anak

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 22:13 WIB

Bupati Kuansing Diduga 'Rampok' Hak Petani untuk Disetorkan ke Menhut Raja juli

Bupati Kuansing Diduga 'Rampok' Hak Petani untuk Disetorkan ke Menhut Raja juli

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:57 WIB

Dibutuhkan 90 Perawat, Apoteker untuk Fasilitas Kesehatan BLUD di Riau

Dibutuhkan 90 Perawat, Apoteker untuk Fasilitas Kesehatan BLUD di Riau

Riau | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:56 WIB

"Bisa Aja Lo!" Kelakar Prabowo soal MBG 'Mas Bahlil Ganteng'

"Bisa Aja Lo!" Kelakar Prabowo soal MBG 'Mas Bahlil Ganteng'

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:43 WIB

Gerai Minuman Teh Menjamur di Pinggir Jalan, Bagaimana Prospek Bisnisnya?

Gerai Minuman Teh Menjamur di Pinggir Jalan, Bagaimana Prospek Bisnisnya?

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:41 WIB

Siswi Indonesia Raih Beasiswa Jadi Delegasi Simulasi Sidang PBB Internasional

Siswi Indonesia Raih Beasiswa Jadi Delegasi Simulasi Sidang PBB Internasional

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:40 WIB

Bupati Serang Dukung Pembatasan Media Digital Usia Bawah 16 Tahun

Bupati Serang Dukung Pembatasan Media Digital Usia Bawah 16 Tahun

Banten | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:37 WIB

Cak Imin Merasa 'Terancam' Bahlil: Gawat Ini Banyak Penggemarnya

Cak Imin Merasa 'Terancam' Bahlil: Gawat Ini Banyak Penggemarnya

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:31 WIB

×