Marak Isu Siomay Ikan Sapu-Sapu di Jakarta, Begini Langkah Tegas Pemprov DKI!

Dwi Bowo Raharjo, Adiyoga Priyambodo

Senin, 20 April 2026 | 18:49 WIB
Marak Isu Siomay Ikan Sapu-Sapu di Jakarta, Begini Langkah Tegas Pemprov DKI!
Ilustrasi siomay. (Pexels/Nonik Yench)
baca 10 detik
  • Dinas KPKP DKI menyoroti penggunaan daging ikan sapu-sapu pada makanan olahan yang berpotensi membahayakan kesehatan.
  • Pelaku usaha di bawah binaan pemerintah telah terverifikasi higienis, namun pedagang mandiri tetap menjadi perhatian utama pengawasan.
  • Dinas KPKP berkomitmen melakukan sosialisasi, pembinaan, hingga penindakan tegas terhadap produsen makanan ilegal yang masih menggunakan bahan berbahaya.

Suara.com - Isu penggunaan daging ikan sapu-sapu sebagai bahan baku makanan olahan seperti siomay masih menjadi sorotan tajam bagi warga ibu kota.

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta pun mulai menaruh perhatian terhadap potensi penyalahgunaan oleh beberapa oknum pedagang.

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok, memberikan penjelasan mengenai status para pelaku usaha yang saat ini berada di bawah naungan pemerintah.

"Pada umumnya untuk binaan Jakprenuer dan binaan DKPKP, sudah ada pembinaan secara higienis dan sanitasi, bahkan sampai halal MUI," ujar Hasudungan saat dikonfirmasi, Senin (20/4/2026).

Hasudungan menjamin, para pelaku usaha yang masuk dalam ekosistem pemerintah telah melewati serangkaian verifikasi serta standarisasi kesehatan yang mumpuni.

Kendati demikian, keresahan tetap muncul dari keberadaan para penjual makanan yang beroperasi secara mandiri tanpa pengawasan resmi dari instansi terkait.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pun menegaskan tidak akan tinggal diam dalam menghadapi fenomena yang berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat.

Upaya pemantauan pangan terpadu ke depan dipastikan akan menyasar rumah-rumah produksi maupun pedagang, yang disinyalir melakukan praktik curang dalam mengolah bahan baku.

Ketika ditanya mengenai kepastian langkah konkret berupa penindakan khusus bagi para pengolah liar tersebut, Hasudungan memberikan jawaban yang sangat tegas.

baca juga

"Iya. Sosialisasi, pembinaan, penindakan," pungkasnya.

Hingga saat ini, Dinas KPKP terus melakukan koordinasi intensif untuk melacak keberadaan produsen siomay yang masih nekat menggunakan bahan baku berbahaya seperti ikan sapu-sapu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Pemusnahan Ikan Sapu-sapu di Jakarta, Bolehkah Mengubur Hewan Hidup-hidup Menurut Islam?

Viral Pemusnahan Ikan Sapu-sapu di Jakarta, Bolehkah Mengubur Hewan Hidup-hidup Menurut Islam?

News | Senin, 20 April 2026 | 15:40 WIB

Dimusnahkan Pemprov Jakarta, Memangnya Apa Dampak Buruk Ikan Sapu-Sapu Bagi Lingkungan?

Dimusnahkan Pemprov Jakarta, Memangnya Apa Dampak Buruk Ikan Sapu-Sapu Bagi Lingkungan?

Lifestyle | Senin, 20 April 2026 | 13:04 WIB

Mengapa Penangkapan Saja Tak Efektif, Pakar IPB Ungkap Tiga Strategi Kendalikan Ikan Sapu-Sapu

Mengapa Penangkapan Saja Tak Efektif, Pakar IPB Ungkap Tiga Strategi Kendalikan Ikan Sapu-Sapu

News | Senin, 20 April 2026 | 11:41 WIB

MUI Soroti Ikan Sapu-sapu Dikubur Hidup-hidup, Pramono Anung Janji Perbaiki Tata Cara

MUI Soroti Ikan Sapu-sapu Dikubur Hidup-hidup, Pramono Anung Janji Perbaiki Tata Cara

News | Senin, 20 April 2026 | 11:03 WIB

Terkini

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

×