2 Warga Palestina Ditembak Mati di Sekolah, 1 Korban Anak-anak

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 22 April 2026 | 17:37 WIB
2 Warga Palestina Ditembak Mati di Sekolah, 1 Korban Anak-anak
Penembakan brutal oleh pemukim Israel di sekolah desa Al-Mughayyir menewaskan dua warga Palestina. (MME)
baca 10 detik
  • Pemukim Israel menembak mati siswa remaja dan warga dewasa di sekolah Ramallah.

  • Serangan di Al-Mughayyir melibatkan pelaku berseragam militer dengan dukungan tentara infanteri.

  • Intensitas kekerasan pemukim di Tepi Barat melonjak tajam sejak akhir tahun lalu.

Ia menambahkan betapa intensnya situasi saat itu layaknya sebuah medan perang yang sesungguhnya.

"Penembakan itu tidak berhenti sesaat pun. Itu adalah perang dalam setiap arti kata tersebut," ungkap Hamed dengan getir.

Keluarga korban merasakan kepedihan mendalam karena pola kekerasan yang terus berulang selama bertahun-tahun.

Paman dari korban remaja mengungkapkan bahwa serangan ini tampak sudah direncanakan untuk memakan banyak korban.

"Aws sekarang menyusul ayahnya," kata Faraj, merujuk pada kematian ayah Aws dalam serangan serupa pada tahun 2019.

Ia mengenang bagaimana Aws kecil harus kehilangan ayahnya dan kini mengalami nasib yang sama tanpa kesalahan.

"Dia adalah seorang anak kecil pada waktu itu dan mengucapkan selamat tinggal kepada ayahnya dengan penuh kesedihan, tanpa ada kesalahan darinya, dan hari ini dia dibunuh dengan cara yang sama," tutur Faraj.

Direktur pendidikan setempat, Haniya Nazzal, mengecam keras penghancuran masa depan anak-anak di wilayah tersebut.

"Pendudukan Israel membunuh kepolosan [Nassan], dan halaman sekolah bersimbah darahnya," tegas Haniya.

baca juga

Kekerasan oleh pemukim Israel di wilayah pendudukan Tepi Barat menunjukkan tren peningkatan yang signifikan sejak Oktober 2023.

Selain penembakan di sekolah, militer juga dilaporkan merobohkan fasilitas pendidikan primer lainnya di Lembah Yordan.

Data dari Komisi Perlawanan Tembok dan Pemukiman mencatat hampir 500 serangan terjadi hanya dalam satu bulan terakhir.

Warga Al-Mughayyir menyatakan bahwa tekanan ini bertujuan untuk memaksa mereka meninggalkan tanah kelahiran secara sistematis.

Meski diteror, penduduk lokal berkomitmen untuk tetap bertahan dan menjaga kedaulatan tempat tinggal mereka dari agresi.

"Serangan ini bukan hal baru bagi desa kami," kata Abu Aliya menekankan keberanian warga menghadapi ancaman.

"Tapi kami tidak akan meninggalkan desa kami, dan kami akan selalu mempertahankannya," tutupnya penuh penegasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral! Hotel di Negara Ini Buat Pengumuman: Hewan dan Orang Yahudi Dilarang Masuk

Viral! Hotel di Negara Ini Buat Pengumuman: Hewan dan Orang Yahudi Dilarang Masuk

News | Rabu, 22 April 2026 | 17:00 WIB

Iran Gencatan Senjata, Israel Gempur Habis Gaza: Serangan Naik 46 Persen Kata PBB

Iran Gencatan Senjata, Israel Gempur Habis Gaza: Serangan Naik 46 Persen Kata PBB

News | Rabu, 22 April 2026 | 16:21 WIB

Tak Hanya dengan Rudal, Begini Cara Bejat Tentara Zionis Usir Warga Palestina dari Tepi Barat

Tak Hanya dengan Rudal, Begini Cara Bejat Tentara Zionis Usir Warga Palestina dari Tepi Barat

News | Rabu, 22 April 2026 | 15:48 WIB

Terkini

Sisi Gelap Host Live Streaming: Dapat Cuan Gede tapi Dieksploitasi?

Sisi Gelap Host Live Streaming: Dapat Cuan Gede tapi Dieksploitasi?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:00 WIB

BEM Undira Sebut Almamaternya Dicatut Mahasiswa Gadungan di Deklarasi Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

BEM Undira Sebut Almamaternya Dicatut Mahasiswa Gadungan di Deklarasi Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:54 WIB

Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.546.000/Gram

Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.546.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:53 WIB

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp18.121 per Dolar AS, Ini Sentimen Pendorongnya

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp18.121 per Dolar AS, Ini Sentimen Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Apakah Setelah BB Cream Harus Memakai Bedak? Ini Penjelasannya

Apakah Setelah BB Cream Harus Memakai Bedak? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Wamensos Ajak Generasi Muda Wujudkan Cita-cita Sumpah Pemuda dan Proklamasi

Wamensos Ajak Generasi Muda Wujudkan Cita-cita Sumpah Pemuda dan Proklamasi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Green SM Perluas Bisnis, Kini Masuk Pasar Ojek Motor Listrik

Green SM Perluas Bisnis, Kini Masuk Pasar Ojek Motor Listrik

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:48 WIB

3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu

3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:43 WIB

Pengakuan Bayu Setiadi, Dibayar Jadi Mahasiswa Palsu Undira di Acara Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

Pengakuan Bayu Setiadi, Dibayar Jadi Mahasiswa Palsu Undira di Acara Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:37 WIB

×