Dulu Kiblat Kawula Muda Jakarta, Pasar Santa Kini Berubah Sunyi

Bangun Santoso

Rabu, 22 April 2026 | 20:27 WIB
Dulu Kiblat Kawula Muda Jakarta, Pasar Santa Kini Berubah Sunyi
Suasana Pasar Santa yang kini berubah sepi, Rabu (22/4/2026). (Suara.com/Dinda Pramesti K)
baca 10 detik
  • Pasar Santa di Jakarta Selatan mengalami penurunan jumlah pengunjung akibat kalah bersaing dengan kawasan Blok M saat ini.
  • Fasilitas fisik yang minim, terutama suhu ruangan yang panas, menyebabkan pelanggan lebih memilih bertransaksi belanja secara daring.
  • Penutupan gerai makanan dan minuman mengakibatkan Pasar Santa kehilangan daya tarik bagi pengunjung yang sekadar berjalan-jalan santai.

Suara.com - Deretan kios dengan rolling door tertutup rapat menjadi pemandangan yang jamak ditemui di sudut-sudut Pasar Santa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Jika dulu pasar ini sempat menjadi kiblat budaya populer anak muda Jakarta, kini denyut nadinya terasa lebih pelan, menyisakan ruang-ruang sunyi di antara pajangan piringan hitam dan tumpukan baju thrift.

Aduy (24), salah satu penjual vinyl (piringan hitam) yang bertahan, mengungkapkan keresahannya terhadap kondisi pasar saat ini.

Baginya, Pasar Santa kini seolah kehilangan daya pikatnya jika dibandingkan dengan kawasan Blok M yang sedang kembali naik daun.

“Suasananya... ya kalau misal dibanding Blok M ya, kalau misal dibanding Blok M ya nggak seramai Blok M yang kayaknya tiap hari ramai orang gitu loh, ramai orang. Terus habis itu juga suasananya gimana juga ya? Nggak senyaman Blok M sih kayaknya ya,” ujar Aduy saat ditemui di tokonya yang terletak di lantai atas Pasar Santa pada Rabu (22/4/2026).

Suasana Panas, Pembeli Lebih Pilih Online

Masalah utama yang dirasakan pedagang dan pengunjung bukan hanya soal tren, melainkan kenyamanan fisik. Pantauan di lokasi menunjukkan atap seng tinggi yang menaungi koridor-koridor sempit seringkali memerangkap hawa panas, terutama saat matahari tepat di atas kepala.

“Kalau kita lihat di sini juga nggak ini sih, maksudnya ya kalau siang panas gitu loh, jadi kayak orang nggak nyaman juga sih untuk ke sini sebenarnya ya,” keluh Aduy.

Kondisi ini pula yang mengubah perilaku belanja pelanggan. Menurut Aduy, banyak pemburu piringan hitam yang kini lebih memilih bertransaksi lewat layar ponsel daripada harus berkeringat menyusuri lorong pasar.

baca juga

“Jadi kita lebih banyak sebenarnya kalau misal orderan-orderan vinyl tuh yang saya rasain ya, ini paling banyak sih online sih. Mungkin orang-orang lebih nyaman belanja online kalau untuk di sini gitu,” tambahnya.

Berubah Menjadi Pasar Tersegmentasi

Aduy (24), salah satu penjual vinyl (piringan hitam) memilih tetap bertahan di Pasar Santa, Rabu (22/4/2026). (Suara.com/Dinda Pramesti K)
Aduy (24), salah satu penjual vinyl (piringan hitam) memilih tetap bertahan di Pasar Santa, Rabu (22/4/2026). (Suara.com/Dinda Pramesti K)

Sempat mencicipi masa ramai pada akhir 2023, Aduy mencatat adanya penurunan signifikan setelah banyak gerai makanan dan minuman (F&B) yang menjadi magnet utama Pasar Santa mulai tutup satu per satu.

“Pas itu kan sempat viral kan beberapa F&B yang ada di sini gitu sih. Cuman habis itu makin ke sini makin ke sini udah mulai nggak ramai lagi. Kan sempat banyak toko-toko yang tutup-tutup ya, F&B-F&B nya gitu,” kenangnya.

Kini, Pasar Santa seolah terkotak menjadi pasar untuk kalangan tertentu saja. Tidak ada lagi kerumunan anak muda yang sekadar strolling around atau jalan-jalan tanpa tujuan.

“Kalau misalnya ke sini mungkin orang jelas gitu, oh pengen beli vinyl atau pengen ngapain gitu loh, pengen cari-cari makan yang spesifik gitu. Cuman kan kalau orang ke Blok M kan mereka bisa datang ke sana dan nggak tahu apa-apa... Tempatnya lebih gede juga,” kata pria asal Tangerang Selatan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wajah Terekam Pernah Beraksi, Maling Motor di Kebayoran Lama Tewas Diamuk Warga

Wajah Terekam Pernah Beraksi, Maling Motor di Kebayoran Lama Tewas Diamuk Warga

News | Senin, 20 April 2026 | 17:10 WIB

Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban

Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 11:35 WIB

Kapolda Metro Jaya Perintahkan Propam Tindak Polisi Pelaku Catcalling di Kebayoran Baru

Kapolda Metro Jaya Perintahkan Propam Tindak Polisi Pelaku Catcalling di Kebayoran Baru

News | Rabu, 29 Oktober 2025 | 23:32 WIB

Ricuh! Penggusuran Pasar Barito Berujung Blokade Jalan: Pedagang Melawan!

Ricuh! Penggusuran Pasar Barito Berujung Blokade Jalan: Pedagang Melawan!

News | Senin, 27 Oktober 2025 | 11:28 WIB

Tragis! Lexus Ringsek Tertimpa Pohon Tumbang di Pondok Indah, Pengemudi Tewas

Tragis! Lexus Ringsek Tertimpa Pohon Tumbang di Pondok Indah, Pengemudi Tewas

News | Minggu, 26 Oktober 2025 | 19:20 WIB

Prosesi Pemakaman Yurike Sanger, Istri ke-7 Bung Karno

Prosesi Pemakaman Yurike Sanger, Istri ke-7 Bung Karno

Foto | Senin, 06 Oktober 2025 | 18:57 WIB

Heboh Pasangan Sejenis Siksa Anak, Terkuak Sadisnya 'Ayah Juna': Korban Dibacok hingga Tulang Patah!

Heboh Pasangan Sejenis Siksa Anak, Terkuak Sadisnya 'Ayah Juna': Korban Dibacok hingga Tulang Patah!

News | Selasa, 16 September 2025 | 15:32 WIB

Terkini

Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan

Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:58 WIB

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:47 WIB

Penyaluran BSU Dinilai Bias Sektor Formal, Pakar UGM Desak Integrasi Basis Data Tunggal

Penyaluran BSU Dinilai Bias Sektor Formal, Pakar UGM Desak Integrasi Basis Data Tunggal

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:45 WIB

5 Rekomendasi Jam Tangan Digital Awet dan Terjangkau, Cocok Dipakai Outdoor dan Indoor

5 Rekomendasi Jam Tangan Digital Awet dan Terjangkau, Cocok Dipakai Outdoor dan Indoor

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Terjebak Lingkaran Setan di I Saw the Devil, Siapa yang Sebenarnya Jahat?

Terjebak Lingkaran Setan di I Saw the Devil, Siapa yang Sebenarnya Jahat?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:40 WIB

7 Bedak Tabur Tanpa Minyak Wewangian dan Alkohol untuk Kulit Sensitif

7 Bedak Tabur Tanpa Minyak Wewangian dan Alkohol untuk Kulit Sensitif

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:38 WIB

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya

Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Berapa Lama Masa Berlaku SKCK?

Berapa Lama Masa Berlaku SKCK?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:15 WIB

×