Diduga Lakukan Kekerasan Verbal, Manager Kursus di Jakarta Utara Dipolisikan ke Polda Metro Jaya

Bella, Faqih Fathurrahman

Kamis, 23 April 2026 | 13:41 WIB
Diduga Lakukan Kekerasan Verbal, Manager Kursus di Jakarta Utara Dipolisikan ke Polda Metro Jaya
Ilustrasi kekerasan verbal [freepik]
baca 10 detik
  • Susandi Adam melaporkan manajer kursus berinisial V ke Polda Metro Jaya atas dugaan kekerasan verbal terhadap anaknya.
  • Peristiwa bermula saat orang tua meminta akses CCTV di tempat kursus kawasan Kelapa Gading pada April 2026.
  • Polda Metro Jaya sedang mendalami laporan tersebut bersama laporan lainnya yang terdaftar di Polsek dan Polres setempat.

Suara.com - Seorang manajer kursus bahasa Inggris berinisial V dipolisikan oleh orang tua murid ke Polda Metro Jaya atas dugaan kekerasan verbal.

Orang tua pelapor, Susandi Adam, menuturkan laporannya telah diterima oleh SPKT Polda Metro Jaya dengan nomor STTLP/B/2347/IV/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 6 April 2026.

Susandi mengatakan, laporan ini bermula ketika anaknya terjatuh di tempat kursus pada Kamis (2/4/2026).

Pada malam harinya, Susandi mendatangi tempat kursus anaknya yang berada di kawasan Kelapa Gading. Kedatangannya guna menanyakan kronologi peristiwa tersebut.

Namun, saat ia meminta untuk melihat CCTV guna mengetahui posisi anaknya saat terjatuh, Susandi tidak diberikan akses.

"Setelah saya sampai sana, bukan respon yang baik, malah seakan-akan ada yang ditutup-tutupi. Mereka bilang, 'Ini belum bisa kami buka Pak CCTV-nya karena ranah privasi, harus ada izin dari pimpinan cabang, alias Center Manager pimpinannya,” kata Susandi kepada wartawan, Kamis (23/4/2026).

Susandi kemudian diminta menunggu jika ingin mengakses CCTV di tempat les tersebut. Hingga pada Sabtu, 4 April, ia diundang untuk melihat rekaman CCTV tersebut.

Pada saat itu, menurutnya, pihak Center Manager berinisial V telah melakukan tindakan kurang mengenakan.

"Di sana, pimpinan tempat les tersebut atau Center Manager dengan inisial Miss V ini melakukan dugaan pelanggaran pidana. Pertama, terkait adanya dugaan ancaman kekerasan secara verbal terhadap anak saya,” kata Susandi.

baca juga

“Kedua, dugaan ujaran kebencian atau rasisme terhadap suku Ambon. Ketiga, dugaan penghinaan atau pelecehan profesi selaku pengacara. Sangat disayangkan dari mulut bibir seorang pimpinan atau manajer terucap kata-kata seperti itu," imbuhnya.

Sampai akhirnya, dia mengajak pihak Polsek Kelapa Gading untuk mendampingi dan memeriksa CCTV. Hasilnya, Susandi melihat anaknya murni terjatuh sendiri dalam posisi yang aman.

"Kenapa saya ngotot supaya anak saya bisa saya lihat CCTV-nya? Karena satu tahun yang lalu tepatnya, anak saya pernah terjatuh di bagian kepala bagian belakang. Dan dokter sudah wanti-wanti, hati-hati jangan sampai terjatuh kedua kali, Pak. Makanya saya ngotot pengen lihat CCTV itu, bener nggak anak saya terjatuh di bagian kepala kah atau bukan," jelasnya.

Susandi mengaku, sebelum laporan polisi itu dibuat, dirinya telah berkoordinasi dengan Kak Seto selaku pemerhati anak.

Hasilnya, dia mendapatkan pandangan bahwa yang dilakukan oleh manajer kursus diduga merupakan tindakan kekerasan verbal terhadap anak.

"Menurut petunjuk dari Kak Seto, apa yang telah dilakukan oleh pihak manajer tersebut diduga telah melanggar Undang-Undang Perlindungan Anak dengan pasal ancaman kekerasan secara verbal, yang mana seharusnya tidak boleh kata-kata itu diucapkan di dalam tempat belajar mengajar," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Longsor Intai Jakarta, BPBD DKI Petakan 9 Kecamatan Rawan

Longsor Intai Jakarta, BPBD DKI Petakan 9 Kecamatan Rawan

News | Kamis, 23 April 2026 | 12:41 WIB

Persija Ditahan PSIM, Fajar Fathurrahman Bela Perjuangan Macan Kemayoran

Persija Ditahan PSIM, Fajar Fathurrahman Bela Perjuangan Macan Kemayoran

Bola | Kamis, 23 April 2026 | 11:36 WIB

25 Peluang Terbuang, Persija Gagal Menang! Mauricio Souza Naik Pitam

25 Peluang Terbuang, Persija Gagal Menang! Mauricio Souza Naik Pitam

Bola | Kamis, 23 April 2026 | 11:23 WIB

Polisi Bekuk Sindikat Ganjal ATM Jaktim: 4 Pelaku Ditangkap, Gasak Rp 274 Juta Pakai Tusuk Gigi!

Polisi Bekuk Sindikat Ganjal ATM Jaktim: 4 Pelaku Ditangkap, Gasak Rp 274 Juta Pakai Tusuk Gigi!

News | Kamis, 23 April 2026 | 11:20 WIB

Lawan Algoritma e-Commerce Lewat Kurasi Keras: Rahasia Pak Sammy Jaga Nyawa Woodstock di Pasar Santa

Lawan Algoritma e-Commerce Lewat Kurasi Keras: Rahasia Pak Sammy Jaga Nyawa Woodstock di Pasar Santa

News | Kamis, 23 April 2026 | 10:49 WIB

Pelatih Jakarta Garuda Jaya Ungkap Kunci Kemenangan atas Samator

Pelatih Jakarta Garuda Jaya Ungkap Kunci Kemenangan atas Samator

Sport | Kamis, 23 April 2026 | 10:17 WIB

Jakarta Electric PLN Paksa Laga Penentuan, Tumbangkan Popsivo 3-2

Jakarta Electric PLN Paksa Laga Penentuan, Tumbangkan Popsivo 3-2

Sport | Kamis, 23 April 2026 | 10:15 WIB

Harga Minyak Naik! Pemprov DKI Larang MinyaKita Jadi Bansos Demi Jamin Stok di Pasar

Harga Minyak Naik! Pemprov DKI Larang MinyaKita Jadi Bansos Demi Jamin Stok di Pasar

News | Kamis, 23 April 2026 | 09:51 WIB

Soroti Data Amburadul, DPRD DKI: Penataan Kampung Kumuh Jakarta Tak Tepat Sasaran!

Soroti Data Amburadul, DPRD DKI: Penataan Kampung Kumuh Jakarta Tak Tepat Sasaran!

News | Kamis, 23 April 2026 | 09:09 WIB

Tampang Frendry Dona, Bos Lab Vape Narkoba Buron yang Manfaatkan Celah Sistem Ojol!

Tampang Frendry Dona, Bos Lab Vape Narkoba Buron yang Manfaatkan Celah Sistem Ojol!

News | Kamis, 23 April 2026 | 08:48 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×