Kemenlu RI Pastikan Sama Sikap dengan Malaysia dan Singapura Soal Tarif Selat Malaka

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 23 April 2026 | 14:58 WIB
Kemenlu RI Pastikan Sama Sikap dengan Malaysia dan Singapura Soal Tarif Selat Malaka
Menlu Indonesia Sugiono (Suara.com)
baca 10 detik
  • Menlu Sugiono memastikan Indonesia tidak akan menarik tarif bagi kapal di Selat Malaka.

  • Kebijakan ini diambil untuk menjaga kepatuhan Indonesia terhadap hukum internasional UNCLOS.

  • Pemerintah Indonesia mendukung kelancaran pelayaran bebas demi kepentingan ekonomi global yang netral.

Suara.com - Pemerintah Indonesia secara resmi menutup pintu terhadap wacana pengenaan tarif bagi kapal yang melintasi Selat Malaka.

Langkah ini diambil untuk memastikan posisi Indonesia tetap sejalan dengan mandat hukum internasional yang berlaku secara global.

Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan bahwa kebijakan pungutan tersebut tidak memiliki landasan hukum dalam kerangka regulasi laut.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono di sela-sela mendampingi kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto di Tokyo, Jepang, Senin (30/3/2026). [Bakom RI]
Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono di sela-sela mendampingi kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto di Tokyo, Jepang, Senin (30/3/2026). [Bakom RI]

Penegasan ini sekaligus menjadi jawaban atas spekulasi yang sempat berkembang mengenai potensi pendapatan dari jalur tersebut.

Keputusan ini sangat krusial bagi stabilitas ekonomi kawasan mengingat peran strategis selat sebagai urat nadi perdagangan.

Sugiono menjelaskan bahwa pengakuan Indonesia sebagai negara kepulauan membawa konsekuensi hukum yang harus ditaati sepenuhnya.

Indonesia tidak diperbolehkan menerapkan biaya apa pun bagi kapal asing yang melewati selat-selat di wilayah kedaulatannya.

Komitmen ini merupakan bagian dari kesepakatan jangka panjang Indonesia dengan komunitas maritim internasional di bawah PBB.

Kebebasan navigasi tetap menjadi prioritas utama pemerintah demi menjaga kelancaran distribusi logistik antarbenua.

baca juga

Indonesia memilih posisi netral guna memastikan jalur pelayaran tetap aman dan tidak terbebani oleh biaya tambahan.

“Kita juga berharap ada lintasan yang bebas dan saya kira itu semua adalah komitmen banyak negara untuk bisa menciptakan satu jalur pelayaran yang bebas, yang netral, (dan) saling mendukung,” kata Sugiono.

Sikap diplomatis ini diambil untuk menghindari konflik kepentingan dengan negara-negara pengguna jasa pelayaran di seluruh dunia.

Mantan perwira militer tersebut kembali memberikan kepastian bahwa kebijakan penarikan tarif tidak akan pernah dieksekusi.

“Jadi, tidak. Indonesia tidak pada posisi untuk melakukan itu (memberlakukan tarif di Selat Malaka),” tegas Sugiono.

Klarifikasi ini sekaligus mementahkan gagasan yang sebelumnya sempat dilemparkan oleh kementerian terkait di Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Hanya Eropa, Deretan Pemain Brasil Ini Bisa Dinaturalisasi Timnas Indonesia! Siapa Dia?

Tak Hanya Eropa, Deretan Pemain Brasil Ini Bisa Dinaturalisasi Timnas Indonesia! Siapa Dia?

Bola | Kamis, 23 April 2026 | 14:52 WIB

Peluang Indonesia Juara Berkat Format FIFA ASEAN Cup 2026, Gimana Ya?

Peluang Indonesia Juara Berkat Format FIFA ASEAN Cup 2026, Gimana Ya?

Bola | Kamis, 23 April 2026 | 14:40 WIB

Suka Liverpool dan Banyak Pemain Belanda, Bisakah Jay Idzes Main di Sana?

Suka Liverpool dan Banyak Pemain Belanda, Bisakah Jay Idzes Main di Sana?

Bola | Kamis, 23 April 2026 | 14:35 WIB

Terkini

Benarkah Maskulinitas Hambat Laki-Laki Bekerja di Sektor Ramah Lingkungan?

Benarkah Maskulinitas Hambat Laki-Laki Bekerja di Sektor Ramah Lingkungan?

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Apakah Peserta BPJS Mandiri Kelas 3 Bisa Langsung Naik Kelas Perawatan ke VIP saat Rawat Inap?

Apakah Peserta BPJS Mandiri Kelas 3 Bisa Langsung Naik Kelas Perawatan ke VIP saat Rawat Inap?

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Dalih Buka Lahan Bikin Satwa Mati Terpanggang, Jangan Biarkan Korporasi Cuci Tangan

Dalih Buka Lahan Bikin Satwa Mati Terpanggang, Jangan Biarkan Korporasi Cuci Tangan

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:34 WIB

Bantuan Pangan di Tulungagung Tak Tersalur 100 Persen, Ini Penyebabnya

Bantuan Pangan di Tulungagung Tak Tersalur 100 Persen, Ini Penyebabnya

Jatim | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Kalah Pamor dari Rokok Kretek, Perajin Berjuang Hidupkan Kembali Batik Kudus

Kalah Pamor dari Rokok Kretek, Perajin Berjuang Hidupkan Kembali Batik Kudus

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:30 WIB

7 Slang Gen Z yang Masuk KBBI, Bukti Bahasa Indonesia Terus Berkembang!

7 Slang Gen Z yang Masuk KBBI, Bukti Bahasa Indonesia Terus Berkembang!

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Helm Basah Karena Kehujanan? Begini Cara Mengeringkannya agar Tidak Bau

Helm Basah Karena Kehujanan? Begini Cara Mengeringkannya agar Tidak Bau

Otomotif | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:29 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Rangkul 44 Ribu Siswa, Gus Ipul: Negara Hadir Memutus Rantai Kemiskinan

Satu Tahun Sekolah Rakyat Rangkul 44 Ribu Siswa, Gus Ipul: Negara Hadir Memutus Rantai Kemiskinan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:29 WIB

Gegara Karhutla hingga Banjir Sumatra, Suahasil Tambah Anggaran TKD 2026 Jadi Rp 720 T

Gegara Karhutla hingga Banjir Sumatra, Suahasil Tambah Anggaran TKD 2026 Jadi Rp 720 T

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:28 WIB

Cara Menghilangkan Iklan di Xiaomi Smart TV Tanpa Aplikasi Tambahan

Cara Menghilangkan Iklan di Xiaomi Smart TV Tanpa Aplikasi Tambahan

Tekno | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:26 WIB

×