- Bek kelahiran Jakarta yang bermain untuk Greuther Furth, Reno Munz, memberikan sinyal ketertarikan membela Timnas Indonesia melalui unggahan media sosial.
- Pemain berusia 19 tahun ini memiliki rekam jejak karier impresif di akademi Jerman serta kini memperkuat Timnas Jerman U-20.
- Status kelahiran Jakarta memungkinkan Reno Munz menempuh jalur naturalisasi khusus untuk memperkuat skuad Timnas Indonesia di masa depan.
Suara.com - Sinyal menarik datang dari bek yang merumput di kasta kedua Liga Jerman, Reno Munz.
Pemain yang ternyata lahir di Jakarta ini seolah mengirimkan kode ketertarikannya untuk membela Timnas Indonesia melalui sebuah unggahan di media sosial.
Dalam sebuah unggahan di akun Instagram-nya, @renommuenz bek yang kini membela Greuther Furth itu membagikan momen latihannya.
Namun, yang paling mencuri perhatian adalah tiga bendera negara yang ia sematkan yaitu Uruguay, Brasil, dan Indonesia.
Jika bendera Uruguay dan Brasil merujuk pada asal negara rekan-rekan setimnya, penyematan bendera Merah Putih menjadi sangat spesial karena Indonesia adalah negara kelahirannya.
Reno Munz lahir di Jakarta pada 2 Oktober 2005. Fakta ini membuatnya memiliki jalur naturalisasi khusus untuk bisa menjadi Warga Negara Indonesia (WNI), meskipun kedua orang tuanya asli Jerman.
Perjalanan karier bek berpostur 188 cm ini pun terbilang impresif. Ia merupakan produk dari akademi klub-klub ternama Jerman seperti FC Koln dan Bayer Leverkusen.
Selama dua musim membela Bayer Leverkusen U-19, ia tampil gemilang dengan koleksi dua gol dan 38 assist.
Performa apiknya itu membuat klub Liga 2 Jerman, Greuther Furth merekrutnya pada musim panas 2024.
Di level senior, ia langsung menjadi andalan dan telah mencatatkan 24 penampilan musim ini, di mana ia turut menyumbang satu assist.
Bakatnya juga telah diakui di level tim nasional. Saat ini, Munz merupakan bagian dari skuad Timnas Jerman U-20 dan telah mengoleksi lima caps.
Dengan rekam jejak yang mentereng dan sinyal yang ia berikan, menarik untuk dinantikan apakah nama Reno Munz akan masuk dalam radar pelatih Timnas Indonesia, John Herdman.
Terlebih sang pelatih sempat dikabarkan tengah membidik dua pemain keturunan lain yang bermain di Eropa.