263 Napi Risiko Tinggi Dipindah ke Nusakambangan, Terbanyak Asal Riau!

Muhammad Yasir

Jum'at, 24 April 2026 | 07:11 WIB
263 Napi Risiko Tinggi Dipindah ke Nusakambangan, Terbanyak Asal Riau!
Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) memindahkan 263 warga binaan kategori risiko tinggi (high risk) dari enam provinsi ke Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (23/4/2026). (Ditjenpas)
baca 10 detik
  • Ditjenpas memindahkan 263 narapidana risiko tinggi dari enam provinsi ke Lapas Nusakambangan pada Kamis, 23 April 2026.
  • Kebijakan ini merupakan langkah tegas Ditjenpas untuk memberantas peredaran narkoba dan ponsel di seluruh lapas maupun rutan.
  • Narapidana akan menjalani pengamanan super ketat serta dievaluasi perilakunya setiap enam bulan untuk menentukan tingkat pembinaan selanjutnya.

Suara.com - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) memindahkan 263 warga binaan kategori risiko tinggi (high risk) dari enam provinsi ke Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (23/4/2026).

Langkah ini merupakan bagian dari operasi besar-besaran untuk membersihkan Lapas dan Rutan dari peredaran narkoba.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Mashudi menegaskan pemindahan ini sejalan dengan instruksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto, terkait kebijakan Zero Narkoba dan HP.

”Kami tegaskan kembali tidak boleh ada ruang sedikit pun untuk narkoba. Kami cegah dan tangkal, apabila ditemukan pasti kami berantas," ujar Mashudi dalam keterangannya, Jumat (24/4/2026).

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 2.554 warga binaan ataun napi high risk telah dikirim ke pulau penjara tersebut.

Mashudi menjelaskan, strategi ini tidak hanya bersifat hukuman, tetapi juga langkah pencegahan agar gangguan keamanan dan ketertiban di Lapas bisa ditekan seoptimal mungkin.

“Pemindahan ini bukan hanya tindakan represif, tetapi juga langkah rehabilitatif sekaligus preventif agar lapas dan rutan terlindungi dari penyebaran perilaku melanggar," jelasnya.

Rombongan 263 napi tersebut tiba di Cilacap sekitar pukul 21.50 WIB dan langsung didistribusikan ke sejumlah Lapas di Nusakambangan dengan standar operasional prosedur (SOP) yang ketat.

Adapun rincian asal daerah para narapidana tersebut meliputi:

baca juga
  • Riau: 103 orang
  • DKI Jakarta: 45 orang
  • Sumatera Utara: 44 orang
  • Jambi: 42 orang
  • Lampung: 18 orang
  • Sumatera Selatan: 11 orang

Setibanya di lokasi, mereka akan menjalani pembinaan dengan tingkat pengamanan Maximum dan Super Maximum Security.

Sebanyak 263 warga binaan kategori risiko tinggi (high risk) dari enam provinsi dipindahkan ke Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (23/4/2026). (Ditjenpas)
Sebanyak 263 warga binaan kategori risiko tinggi (high risk) dari enam provinsi dipindahkan ke Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (23/4/2026). (Ditjenpas)

Asesmen Perilaku Setiap 6 Bulan

Meski ditempatkan di sel dengan pengamanan ketat, Mashudi menyebut masih ada peluang bagi warga binaan untuk memperbaiki diri. Pemerintah akan melakukan asesmen atau penilaian perilaku secara berkala untuk menentukan tingkat pengamanan selanjutnya.

“Setelah enam bulan mereka akan diasesmen. Apabila terjadi perubahan perilaku yang lebih baik, akan dipindahkan ke lapas dengan tingkat pembinaan dan pengamanan yang lebih rendah,” tutur Mashudi.

Bahkan, ia mengungkapkan sudah ada beberapa warga binaan yang berhasil turun tingkat hingga ke level Minimum Security di Lapas Terbuka Nusakambangan karena dinilai telah benar-benar bertobat.

Operasi pemindahan besar-besaran ini melibatkan kolaborasi intensif antara tim intelijen Ditjenpas, aparat kepolisian, serta petugas pemasyarakatan dari kantor wilayah di masing-masing provinsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tampang Frendry Dona, Bos Lab Vape Narkoba Buron yang Manfaatkan Celah Sistem Ojol!

Tampang Frendry Dona, Bos Lab Vape Narkoba Buron yang Manfaatkan Celah Sistem Ojol!

News | Kamis, 23 April 2026 | 08:48 WIB

Buntut Napi Korupsi Ngopi di Kendari: Supriadi Dipindah ke Nusakambangan, Karutan Resmi Dicopot

Buntut Napi Korupsi Ngopi di Kendari: Supriadi Dipindah ke Nusakambangan, Karutan Resmi Dicopot

News | Rabu, 22 April 2026 | 12:58 WIB

Terbongkar! Lab Narkoba Vape Malaysia di Apartemen River Side Tangerang Jadi , Nilainya Rp762 Miliar

Terbongkar! Lab Narkoba Vape Malaysia di Apartemen River Side Tangerang Jadi , Nilainya Rp762 Miliar

News | Selasa, 21 April 2026 | 13:24 WIB

Terkini

iQOO Neo 12 Siap Mengguncang Pasar, Layar 185 Hz dan Baterai 9.000 mAh Jadi Senjata Utama

iQOO Neo 12 Siap Mengguncang Pasar, Layar 185 Hz dan Baterai 9.000 mAh Jadi Senjata Utama

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Rekomendasi Motor Listrik Murah Jarak Tempuh Jauh untuk Harian: Cek Harga dan Kemampuannya

Rekomendasi Motor Listrik Murah Jarak Tempuh Jauh untuk Harian: Cek Harga dan Kemampuannya

Otomotif | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Rizky Ridho Keluhkan Rumput JIS, Jakpro Akui Kerataan Lapangan Masih Jadi PR

Rizky Ridho Keluhkan Rumput JIS, Jakpro Akui Kerataan Lapangan Masih Jadi PR

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:59 WIB

Kenapa Jerawat Punggung Bisa Muncul? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Jerawat Punggung Bisa Muncul? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:59 WIB

Aroma Salju dan Udara Pegunungan, Jadi Inspirasi Baru dalam Dunia Parfum

Aroma Salju dan Udara Pegunungan, Jadi Inspirasi Baru dalam Dunia Parfum

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:57 WIB

Jelang Demo 28 Oktober, Komnas HAM Ingatkan Aparat Bertindak Humanis

Jelang Demo 28 Oktober, Komnas HAM Ingatkan Aparat Bertindak Humanis

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:56 WIB

OJK Akui Belum Belum Penuhi Permintaan MSCI soal Penegakkan Hukum di Pasar Modal

OJK Akui Belum Belum Penuhi Permintaan MSCI soal Penegakkan Hukum di Pasar Modal

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Motor Raib Saat Makan di Warteg, Teriakan Korban Bikin Terduga Pelaku Tertangkap

Motor Raib Saat Makan di Warteg, Teriakan Korban Bikin Terduga Pelaku Tertangkap

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:53 WIB

Politikus Singapura 'Ancam' Putus 90 Persen Jalur Internet Indonesia

Politikus Singapura 'Ancam' Putus 90 Persen Jalur Internet Indonesia

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:53 WIB

Lagi Nunggu Pembeli, 2 Pemuda Jual Pod Getar di Medan Diciduk Polisi

Lagi Nunggu Pembeli, 2 Pemuda Jual Pod Getar di Medan Diciduk Polisi

Sumut | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:50 WIB

×