Media Arab Bongkar Tentara Israel Menjarah Rumah-rumah di Lebanon dalam Skala Besar

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 24 April 2026 | 14:01 WIB
Media Arab Bongkar Tentara Israel Menjarah Rumah-rumah di Lebanon dalam Skala Besar
Tentara Israel (ist)
baca 10 detik
  • Tentara Israel dilaporkan melakukan penjarahan besar-besaran terhadap properti warga sipil di Lebanon selatan.

  • Komandan militer Israel diduga membiarkan aksi pencurian barang berharga tanpa memberikan sanksi tegas.

  • Lemahnya penegakan hukum di perbatasan memfasilitasi normalisasi penjarahan oleh personel militer Israel.

Suara.com - Aksi penjarahan sistematis terhadap aset warga sipil di Lebanon selatan oleh tentara Israel kini menjadi sorotan tajam.

Laporan terbaru mengungkap bahwa praktik pencurian barang berharga ini terjadi dalam skala besar di bawah pengawasan para komandan.

Dikutip dari MME, transformasi konflik ini menunjukkan degradasi disiplin militer yang melampaui batas-batas operasi pertahanan konvensional.

Pengungsi Lebanon kembali dari Suriah lewat pos perbatasan. (ANTARA)
Pengungsi Lebanon kembali dari Suriah lewat pos perbatasan. (ANTARA)

Fenomena ini membuktikan adanya kegagalan total dalam pengawasan internal di struktur militer Israel saat ini.

Ketidakhadiran sanksi hukum memicu normalisasi tindakan kriminal di tengah zona pertempuran yang sedang bergejolak.

Berbagai barang mulai dari sepeda motor, televisi, hingga furnitur mewah dilaporkan diambil secara terang-terangan dari rumah warga.

Para prajurit mengangkut hasil jarahan tersebut ke kendaraan militer mereka tanpa ada upaya untuk menyembunyikannya.

“Ini terjadi dalam skala yang gila,” ujar salah satu prajurit yang menyaksikan aksi tersebut.

“Siapa pun yang mengambil sesuatu – televisi, rokok, alat-alat, apa pun – segera memasukkannya ke dalam kendaraan mereka atau meminggirkannya. Itu tidak disembunyikan. Semua orang melihat dan memahaminya,” tambahnya.

baca juga

Informasi ini mengonfirmasi bahwa penjarahan bukan lagi tindakan oknum melainkan sudah menjadi rahasia umum.

Para perwira senior di lapangan dituding menutup mata terhadap perilaku melanggar hukum yang dilakukan anak buahnya.

Meskipun ada teguran lisan, hampir tidak ada tindakan disiplin nyata yang dijatuhkan kepada para pelaku penjarahan.

“Di unit kami, mereka bahkan tidak berkomentar atau marah. Komandan batalyon dan brigade tahu segalanya,” ungkap seorang sumber militer.

Dalam sebuah insiden, seorang komandan hanya berteriak menyuruh membuang barang curian tanpa memberikan hukuman lanjutan.

“Komandan berbicara menentangnya dan mengatakan itu serius, tetapi mereka tidak melakukan apa-apa,” jelas prajurit lainnya.

Penghapusan pos pemeriksaan di titik keluar Lebanon selatan ditengarai menjadi penyebab utama barang jarahan lolos ke Israel.

Ketidaktegasan aturan membuat para tentara merasa memiliki kekebalan hukum saat merampas hak milik penduduk Lebanon.

“Ketika tidak ada hukuman, pesannya jelas,” tegas seorang tentara mengenai situasi yang terjadi di lapangan.

Militer Israel mengklaim telah melarang keras aksi tersebut dan akan mengambil langkah hukum jika diperlukan.

Namun, fakta di lapangan menunjukkan pemeriksaan polisi militer di perbatasan sering kali tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Selain penjarahan, pasukan Israel juga dituduh melakukan penghancuran infrastruktur sipil secara sengaja di berbagai wilayah.

Aksi memasak di dalam rumah warga yang ditinggalkan menjadi bukti pelecehan terhadap ruang privat pengungsi Lebanon.

Sejak awal Maret, eskalasi perang besar-besaran telah mendorong invasi darat Israel semakin jauh ke pedalaman.

Meski ada kesepakatan gencatan senjata, penghancuran pemukiman dan pemboman terus berlangsung secara sporadis di zona konflik.

Zona penyangga yang dibentuk Israel sejauh 10 kilometer kini menghalangi akses warga sipil kembali ke desa mereka.

Konflik antara Israel dan Lebanon mengalami eskalasi hebat sejak Oktober 2023, yang berujung pada invasi darat di wilayah selatan.

Selain pertempuran fisik dengan kelompok Hizbullah, laporan mengenai kejahatan perang termasuk penjarahan dan penghancuran properti sipil terus meningkat.

Investigasi oleh media Haaretz memperkuat dugaan bahwa militer Israel gagal mengendalikan perilaku prajuritnya di wilayah pendudukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Amal Khalil, Jurnalis Pemberani yang Dibunuh Israel di Lebanon

Mengenal Amal Khalil, Jurnalis Pemberani yang Dibunuh Israel di Lebanon

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:18 WIB

Gundah Gulana Ibu Hamil di Perang Lebanon: Apakah Bayi Saya Aman

Gundah Gulana Ibu Hamil di Perang Lebanon: Apakah Bayi Saya Aman

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:01 WIB

PM Lebanon: Israel Sengaja Incar Bunuh Wartawan Pakai Rudal

PM Lebanon: Israel Sengaja Incar Bunuh Wartawan Pakai Rudal

News | Kamis, 23 April 2026 | 15:21 WIB

Terkini

Ulasan Cerpen Lotre dalam Buku Lotre dan Cerita-Cerita Lainnya

Ulasan Cerpen Lotre dalam Buku Lotre dan Cerita-Cerita Lainnya

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 14:30 WIB

4 Rekomendasi HP Rp2 Jutaan RAM 8 GB, Dilengkapi Kamera 108 MP dan Layar 120 Hz

4 Rekomendasi HP Rp2 Jutaan RAM 8 GB, Dilengkapi Kamera 108 MP dan Layar 120 Hz

Tekno | Minggu, 01 November 2026 | 14:23 WIB

Perbedaan Nasib Shio Naga Kayu dan Naga Air, Siapa yang Lebih Beruntung?

Perbedaan Nasib Shio Naga Kayu dan Naga Air, Siapa yang Lebih Beruntung?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 14:20 WIB

5 Rekomendasi Serum Murah untuk Mengatasi Flek Hitam, Mulai Rp22 Ribuan

5 Rekomendasi Serum Murah untuk Mengatasi Flek Hitam, Mulai Rp22 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 14:17 WIB

Rayakan 20 Tahun The Black Parade, MCR Rilis Film Pendek Prelude to The End

Rayakan 20 Tahun The Black Parade, MCR Rilis Film Pendek Prelude to The End

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 14:15 WIB

Cara Memakai Sunscreen Powder agar Tidak Dempul dengan Bedak, Ini Tipsnya

Cara Memakai Sunscreen Powder agar Tidak Dempul dengan Bedak, Ini Tipsnya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 14:13 WIB

Banjir Rendam 15 Desa di Nagan Raya Aceh

Banjir Rendam 15 Desa di Nagan Raya Aceh

News | Minggu, 01 November 2026 | 14:05 WIB

Review Laut Bercerita: Ketika Luka Sejarah Menolak Tenggelam dalam Ingatan

Review Laut Bercerita: Ketika Luka Sejarah Menolak Tenggelam dalam Ingatan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 14:00 WIB

Ketua Ormas PP Siak Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Polisi Terbitkan Surat Penahanan

Ketua Ormas PP Siak Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Polisi Terbitkan Surat Penahanan

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 13:59 WIB

Pemprov Jateng Terus Perkuat Dukungan Pesantren, dari Tali Asih Hafiz hingga Beasiswa Santri

Pemprov Jateng Terus Perkuat Dukungan Pesantren, dari Tali Asih Hafiz hingga Beasiswa Santri

Jawa Tengah | Minggu, 01 November 2026 | 13:58 WIB

×