-
Arab Saudi sampaikan duka atas gugurnya Praka Rico Pramudia akibat serangan di Lebanon.
-
Praka Rico wafat setelah menjalani perawatan medis intensif akibat luka tembakan artileri Israel.
-
Indonesia kehilangan empat prajurit TNI dalam misi perdamaian UNIFIL selama satu bulan terakhir.
Suara.com - Kedutaan Besar Arab Saudi menyatakan simpati mendalam atas wafatnya Praka Rico Pramudia akibat serangan Israel.
Solidaritas ini menjadi bentuk dukungan internasional terhadap risiko besar yang dihadapi pasukan perdamaian Indonesia di Lebanon.
Kehilangan ini menambah daftar panjang pengorbanan TNI dalam menjaga stabilitas kawasan Timur Tengah di bawah bendera PBB.

Dukungan diplomatik dari Riyadh ini disampaikan secara resmi untuk menguatkan keluarga korban dan Pemerintah Indonesia.
Pernyataan tersebut menegaskan posisi Arab Saudi yang berdiri bersama Indonesia dalam menghadapi duka di kancah internasional.
Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi di Jakarta menyampaikan belasungkawa kepada Pemerintah Indonesia atas gugurnya Prajurit Kepala (Praka) Rico Pramudia saat bertugas di Lebanon.
Praka Rico mengembuskan napas terakhir pada Jumat setelah berjuang melawan luka akibat serangan artileri selama satu bulan.

Serangan mematikan yang terjadi di wilayah Adchit Al-Qusayr tersebut sebelumnya juga telah merenggut nyawa Praka Farizal Rhomadhon.
Kedubes Arab Saudi di Jakarta menyatakan ungkapan duka terdalam kepada keluarga Praka Rico serta rakyat dan Pemerintah Indonesia atas wafatnya prajurit TNI itu dalam misi menjaga perdamaian yang tergabung dalam Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL) akibat serangan Israel.
Pihak Kerajaan Arab Saudi menekankan pentingnya solidaritas global bagi para penjaga perdamaian yang bertaruh nyawa di zona konflik.
Melalui pernyataan di platform X, Saudi menunjukkan keberpihakan moral yang kuat terhadap perjuangan prajurit Indonesia di luar negeri.
Dalam pernyataan Kedubes Arab Saudi di platform X, Sabtu, Kerajaan Arab Saudi juga menyatakan solidaritas kepada pemerintah dan rakyat Indonesia.
Kematian Praka Rico menandai insiden kedua akibat tembakan artileri yang menghantam posisi UNIFIL sejak akhir Maret lalu.
Tim medis sempat mengupayakan perawatan intensif sebelum akhirnya prajurit tangguh tersebut dinyatakan gugur di medan tugas.
Identifikasi awal menunjukkan bahwa proyektil yang menyebabkan luka fatal tersebut berasal dari arah perbatasan yang dijaga militer Israel.