Thailand Tangkap Mastermind Hybrid Scam Asal Indonesia, Tipu Investor AS di Aplikasi Kencan Online

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Senin, 27 April 2026 | 09:21 WIB
Thailand Tangkap Mastermind Hybrid Scam Asal Indonesia, Tipu Investor AS di Aplikasi Kencan Online
Imigrasi Thailand menangkap WNI otak penipuan investasi kripto global bermodus aplikasi kencan di Phuket. (Thairath)
  • WNI pimpinan sindikat penipuan kripto global ditangkap Imigrasi Thailand di resor mewah Phuket.

  • Pelaku menggunakan modus aplikasi kencan untuk menjerat investor Amerika Serikat dalam investasi bodong.

  • Tersangka kini menghadapi deportasi setelah masuk dalam daftar Red Notice Interpol dan otoritas AS.

Suara.com - Pelarian panjang Awang Williang selaku otak sindikat penipuan investasi kripto lintas negara berakhir di sebuah resor mewah Phuket.

Pihak Imigrasi Thailand berhasil membekuk pria berkebangsaan Indonesia tersebut setelah terdeteksi masuk menggunakan visa turis.

Dikutip dari Thairath, tersangka merupakan target utama yang diburu otoritas Amerika Serikat melalui Red Notice Interpol karena dugaan konspirasi penipuan elektronik.

Ilustrasi mencari jodoh di aplikasi kencan online (Pexels/cottonbro)
Ilustrasi mencari jodoh di aplikasi kencan online (Pexels/cottonbro)

Keberadaannya tercium saat ia menikmati fasilitas vila di kawasan Pantai Kamala sebelum akhirnya disergap oleh tim gabungan.

Operasi ini membongkar jaringan "hybrid scam" yang menargetkan kerugian besar dari para investor di berbagai belahan dunia.

Sindikat pimpinan Awang ini bekerja dengan skema yang sangat rapi untuk menjerat korban melalui interaksi di dunia maya.

Ilustrasi penipuan online. (Freepik/user2846165)
Ilustrasi penipuan online. (Freepik/user2846165)

Mereka memanfaatkan foto model menawan pada aplikasi kencan untuk membangun hubungan asmara palsu atau romansa fiktif dengan target.

Setelah korban terjebak secara emosional, para pelaku mulai membujuk mereka untuk menanamkan modal pada platform investasi bodong.

Platform tersebut dirancang sedemikian rupa agar menunjukkan keuntungan palsu guna memancing aliran dana yang lebih besar.

Aktivitas ilegal yang dijalankan dari Uni Emirat Arab ini tercatat telah merugikan banyak warga negara Amerika Serikat.

Berdasarkan investigasi, Awang telah menjalankan operasi penipuan kripto ini secara masif dalam kurun waktu 2022 hingga 2026.

Kepala Unit Investigasi Divisi Imigrasi 3, Pol. Col. Suriya Puangsombat, memimpin langsung pengepungan terhadap buronan kelas kakap ini.

Pemerintah Thailand bertindak tegas dengan membatalkan izin tinggal tersangka berdasarkan Pasal 12(7) Undang-Undang Imigrasi tahun 1979.

Awang kini berstatus orang asing terlarang dan sedang dalam proses penahanan sebelum dideportasi ke negara asalnya atau AS.

Koordinasi intensif terus dilakukan dengan pihak berwenang Amerika Serikat guna melengkapi berkas tuntutan hukum bagi sang otak pelaku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ubed Jadi Pahlawan, Indonesia Comeback Kalahkan Thailand 3-2 di Piala Thomas 2026

Ubed Jadi Pahlawan, Indonesia Comeback Kalahkan Thailand 3-2 di Piala Thomas 2026

Sport | Minggu, 26 April 2026 | 21:08 WIB

Piala Thomas 2026: Alwi Farhan Kena Comeback, Indonesia Tertinggal 1-2 dari Thailand

Piala Thomas 2026: Alwi Farhan Kena Comeback, Indonesia Tertinggal 1-2 dari Thailand

Sport | Minggu, 26 April 2026 | 18:26 WIB

Jelang Undian Grup Piala Asia 2027: Thailand Kasih Isyarat Takut Timnas Indonesia

Jelang Undian Grup Piala Asia 2027: Thailand Kasih Isyarat Takut Timnas Indonesia

Bola | Minggu, 26 April 2026 | 19:40 WIB

Terkini

Menteri PPPA Turun Tangan, Korban Kasus Daycare Little Aresha Dapat Pendampingan Psikososial

Menteri PPPA Turun Tangan, Korban Kasus Daycare Little Aresha Dapat Pendampingan Psikososial

News | Senin, 27 April 2026 | 09:20 WIB

2 Eks PM Israel Bersatu Mau Gulingkan Benjamin Netanyahu

2 Eks PM Israel Bersatu Mau Gulingkan Benjamin Netanyahu

News | Senin, 27 April 2026 | 09:03 WIB

Dugaan Motif Anti-Kristen Terungkap dalam Manifesto Penembakan di Gala Dinner Donald Trump

Dugaan Motif Anti-Kristen Terungkap dalam Manifesto Penembakan di Gala Dinner Donald Trump

News | Senin, 27 April 2026 | 08:39 WIB

Gempa Hokkaido Magnitudo 6,2 Picu Risiko Tanah Longsor

Gempa Hokkaido Magnitudo 6,2 Picu Risiko Tanah Longsor

News | Senin, 27 April 2026 | 07:56 WIB

3 Demo Bakal Kepung Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Imbau Warga Hindari Sejumlah Titik

3 Demo Bakal Kepung Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Imbau Warga Hindari Sejumlah Titik

News | Senin, 27 April 2026 | 07:55 WIB

Lokasi Penembakan di Acara Trump Sama dengan TKP Percobaan Pembunuhan Reagan

Lokasi Penembakan di Acara Trump Sama dengan TKP Percobaan Pembunuhan Reagan

News | Senin, 27 April 2026 | 07:34 WIB

Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup

Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup

News | Minggu, 26 April 2026 | 22:53 WIB

Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU

Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU

News | Minggu, 26 April 2026 | 21:39 WIB

Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!

Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!

News | Minggu, 26 April 2026 | 21:05 WIB

Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!

Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!

News | Minggu, 26 April 2026 | 20:35 WIB