Jujur Janggal! Secret Service Biarkan Trump Duduk Manis Saat Tembakan Pertama Meletus

Galih Prasetyo

Senin, 27 April 2026 | 12:05 WIB
Jujur Janggal! Secret Service Biarkan Trump Duduk Manis Saat Tembakan Pertama Meletus
Jujur Janggal! Donald Trump Dibiarkan Duduk oleh Secret Service Saat Tembakan Meletus [Tangkap layar X]
  • Cole Tomas Allen menerobos pemeriksaan keamanan dan melepaskan tembakan di acara White House Correspondents’ Dinner pada pukul 20.34 waktu setempat.
  • Agen Secret Service segera mengevakuasi Presiden Donald Trump serta pejabat tinggi lainnya dari ballroom demi menjamin keselamatan para tamu.
  • Pelaku berhasil ditangkap dalam waktu 40 menit, memicu perdebatan politik antara kubu Republik dan Demokrat mengenai kekerasan politik.

Suara.com - Kronologi lengkap insiden penembakan di acara White House Correspondents’ Dinner mulai terungkap.

Seorang pria bernama Cole Tomas Allen bersenjata diduga menerobos pos pemeriksaan Secret Service sebelum akhirnya memicu kepanikan massal di ballroom, tempat Presiden AS Donald Trump dan sekitar 2.600 tamu menghadiri gala makan malam tahunan.

Menurut rekonstruksi awal petugas kepolisian dan saksi mata, insiden bermula pada pukul 20.34 waktu setempat ketika pelaku menerjang metal detector di titik pemeriksaan keamanan menuju ballroom.

Cole Tomas Allen tersebut diduga membawa dua senjata api serta beberapa pisau.

Beberapa detik setelah pelanggaran keamanan terjadi, rentetan tembakan terdengar di area ballroom.

Insiden penembakan di White House saat Trump berada di podium [Ist]
Insiden penembakan di White House saat Trump berada di podium [Ist]

Para tamu yang berada di bagian belakang ruangan langsung tiarap dan berlindung di bawah meja saat aroma mesiu mulai tercium.

Saat itu, Trump tengah duduk di meja utama bersama Melania Trump ketika penghibur acara sedang tampil di atas panggung.

Dilansir dari CBS News, Secret Service baru mengevakuasi presiden lebih dari 20 detik setelah suara tembakan pertama terdengar.

Wakil Presiden JD Vance menjadi pejabat pertama yang ditarik dari panggung.

Trump sempat tetap berada di kursinya sebelum agen keamanan memerintahkannya untuk tiarap.

Beberapa agen kemudian menutupi tubuh Trump sebelum membawanya keluar dari panggung.

Dalam waktu kurang dari setengah menit, seluruh pejabat tinggi pemerintahan mulai dievakuasi dari lokasi.

Sementara itu, Wakil Kepala Staf Gedung Putih Stephen Miller disebut menggunakan tubuhnya untuk melindungi istrinya yang sedang hamil saat petugas bersenjata menyisir ballroom.

Sementara itu, pengamanan terhadap Menteri Kesehatan Robert F. Kennedy Jr. juga diperketat dengan agen federal menutupi tubuhnya sebelum membawanya keluar.

Sekitar 40 menit setelah insiden, Trump mengonfirmasi melalui media sosial bahwa pelaku telah ditangkap.

Trump sempat meminta acara tetap dilanjutkan, namun keputusan akhir diserahkan kepada aparat penegak hukum.

Pasca penembakan kepada Presiden AS, Donald Trump, sejumlah media AS menyoroti perihal motif insiden tersebut.

Hal ini lantaran usai penembakan, sejumlah politisi dari partai Republik menyerang rival mereka, partai Demokrat yang dianggap selalu menyerukan kampanye anti-Trump.

Pasca-kejadian, sejumlah tokoh Demokrat menyampaikan kecaman terhadap kekerasan politik.

Namun, kubu Republik menilai pernyataan itu kontradiktif dengan retorika yang selama ini mereka lontarkan terhadap Trump.

Senator Demokrat Elissa Slotkin mengatakan dirinya bersyukur presiden dan tamu acara selamat.

“Kekerasan politik tidak punya tempat di Amerika,” tulis Slotkin di media sosial.

Namun kelompok riset Partai Republik, RNC Research seperti dilansir dari NY Post, menyoroti bahwa Slotkin sebelumnya pernah menyebut Trump sebagai ancaman eksistensial bagi demokrasi, yang menurut mereka merupakan bahasa politik yang dapat memicu ekstremisme.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kata-kata Berani Penembak di Gala Dinner Donald Trump

Kata-kata Berani Penembak di Gala Dinner Donald Trump

News | Senin, 27 April 2026 | 11:59 WIB

Cole Tomas Allen, Penembak Gala Dinner Donald Trump Ternyata Guru Berprestasi

Cole Tomas Allen, Penembak Gala Dinner Donald Trump Ternyata Guru Berprestasi

News | Senin, 27 April 2026 | 11:42 WIB

Murni Penembakan atau Siasat Trump? Republik Tuduh Partai Demokrat sebagai Biang Kerok

Murni Penembakan atau Siasat Trump? Republik Tuduh Partai Demokrat sebagai Biang Kerok

News | Senin, 27 April 2026 | 10:56 WIB

Gerak-gerik Mencurigakan Wanita Rambut Pirang Saat Penembakan Donald Trump, Ada yang Aneh

Gerak-gerik Mencurigakan Wanita Rambut Pirang Saat Penembakan Donald Trump, Ada yang Aneh

News | Senin, 27 April 2026 | 10:44 WIB

Siapa Cole Tomas Allen? Guru Terbaik Diduga Pelaku Penembakan Trump, Pendukung Partai Demokrat

Siapa Cole Tomas Allen? Guru Terbaik Diduga Pelaku Penembakan Trump, Pendukung Partai Demokrat

News | Senin, 27 April 2026 | 10:33 WIB

Donald Trump Buka Tangan ke China Bantu Konflik di Selat Hormuz, Tapi Tidak Berharap Banyak

Donald Trump Buka Tangan ke China Bantu Konflik di Selat Hormuz, Tapi Tidak Berharap Banyak

News | Senin, 27 April 2026 | 10:32 WIB

Terkini

Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah

Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:48 WIB

Daftar Majelis Hakim PN Jakpus yang Bakal Adili Gugatan LCC MPR, Ada Sosok Ummi Kusuma Putri

Daftar Majelis Hakim PN Jakpus yang Bakal Adili Gugatan LCC MPR, Ada Sosok Ummi Kusuma Putri

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:27 WIB

Ketua MPR Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus Buntut Kisruh LCC Empat Pilar

Ketua MPR Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus Buntut Kisruh LCC Empat Pilar

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:07 WIB

Kunjungan Prabowo Dianggap Spontan, Seskab Teddy Diminta Tak Main Rahasia

Kunjungan Prabowo Dianggap Spontan, Seskab Teddy Diminta Tak Main Rahasia

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:01 WIB

Apa Itu Formula 1+8? Saran Diplomasi Dino Patti Djalal untuk Presiden Prabowo

Apa Itu Formula 1+8? Saran Diplomasi Dino Patti Djalal untuk Presiden Prabowo

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:50 WIB

Misteri Jalan 'Tak Penting' di Gunung Ciremai, Warga Cium Aroma Proyek Geothermal Senyap

Misteri Jalan 'Tak Penting' di Gunung Ciremai, Warga Cium Aroma Proyek Geothermal Senyap

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:43 WIB

MPR Digugat soal LCC Empat Pilar Kalbar, Sidang Digelar Selasa Pekan Depan

MPR Digugat soal LCC Empat Pilar Kalbar, Sidang Digelar Selasa Pekan Depan

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:39 WIB

1 dari 6 Hari Habis di Luar Negeri, Prabowo Patut Tiru Gaya Xi Jinping Biar Lebih Hemat

1 dari 6 Hari Habis di Luar Negeri, Prabowo Patut Tiru Gaya Xi Jinping Biar Lebih Hemat

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:37 WIB

Ironi Listrik Indonesia: Energi Dikeruk dari Daerah, Tapi Cuma Jawa yang Terang Benderang

Ironi Listrik Indonesia: Energi Dikeruk dari Daerah, Tapi Cuma Jawa yang Terang Benderang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:30 WIB

Bahlil Lahadalia Digugat ke PTUN, Kebijakan Listrik Nasional Dinilai Ugal-ugalan dan Abaikan Daerah

Bahlil Lahadalia Digugat ke PTUN, Kebijakan Listrik Nasional Dinilai Ugal-ugalan dan Abaikan Daerah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:20 WIB