Jerit Orang Tua Korban Daycare Little Aresha: Anak Diikat, Stunting, hingga Dugaan Kekerasan Seksual

Muhammad Yasir, Hiskia Andika Weadcaksana

Senin, 27 April 2026 | 21:12 WIB
Jerit Orang Tua Korban Daycare Little Aresha: Anak Diikat, Stunting, hingga Dugaan Kekerasan Seksual
Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Diyah Puspitarini (kanan) mendengarkan cerita dari orang tua korban saat konferensi pers pengungkapan kasus dugaan kekerasan dan penelantaran terhadap anak oleh Daycare Little Aresha di Mapolresta Yogyakarta, Yogyakarta, Senin (27/4/2026). [ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/agr]
baca 10 detik
  • Orang tua korban mengukap dugaan kekerasan sistematis terhadap anak di Daycare Little Aresha, Yogyakarta.
  • Anak-anak diduga mengalami pengikatan, ancaman, kekerasan seksual, serta manipulasi dokumentasi yang berdampak buruk pada kesehatan fisik dan psikis.
  • Pihak kepolisian saat ini telah menetapkan 13 tersangka dan terus melakukan penyidikan mendalam terhadap kasus kekerasan tersebut.

Trauma juga tampak dari perubahan perilaku korban lain.

Seorang anak disebut menjadi takut pada sosok perempuan, bahkan kepada ibunya sendiri saat mengenakan mukena.

"Pas melihat mama salat itu takut, dia tidak berani, yang mana memang semua miss-missnya itu perempuan, tidak ada laki-laki, tapi itu... sudah menjadi keanehan bagi saya karena dia ketika kita salat dia pun lihat dari kejauhan, tapi dia menjauh. Ketika saya coba datangi pelan-pelan dia pun lari," ceritanya.

Anak tersebut diketahui telah dititipkan sejak 2023, namun hingga kini masih mengalami hambatan komunikasi.

"Tapi sampai detik ini di umur 6 tahun, dia masih tidak bisa komunikasi dua arah," tambahnya.

Orang tua lainnya, Usi, menilai dugaan kekerasan bukan sekadar kelalaian, melainkan bagian dari sistem yang berjalan di dalam lembaga tersebut.

Ia juga mengaku orang tua mendapat tekanan saat mengajukan komplain.

"Setahu kami sebagai orang tua, itu bukan pembiaran. Itu merupakan SOP atau perintah dan komando langsung dari (Ketua Yayasan). Kemudian yang tadi di-brainwash itu bukan hanya anak-anak, kita sebagai orang tua, kita juga di-brainwash melalui WhatsApp-WhatsApp yang dikirimkan oleh bu (Ketua Yayasan) ketika kita complain," ujarnya.

Kesaksian lain mengungkap kondisi anak yang memprihatinkan, mulai dari diikat hingga harus berulang kali dirawat di rumah sakit.

"Nyatanya kami melihat sendiri anak kami diikat, anak kami telanjang. Anak kami, sudah tiga kali opname masuk di rumah sakit, dan pertumbuhannya juga terhambat. Sampai saat ini sudah satu tahun lebih anak kami belum bisa jalan," ungkap orang tua lainnya.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyebut pihaknya menemukan sejumlah gangguan kesehatan pada korban, baik fisik maupun psikis.

"Kami mengidentifikasi ada yang pneumonia, kemudian juga ada yang asma, kemudian ada yang gangguan tumbuh kembang termasuk berat badannya stagnan di 10 kilo padahal usia sudah 36 bulan," beber Hasto.

Sementara itu, Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Eva Guna Pandia menegaskan penyidikan masih terus berjalan dan jumlah tersangka bisa bertambah.

"Ini yang kita tetapkan 13 orang ini adalah proses awal. Tidak menutup kemungkinan tersangka ini juga akan bertambah kembali. Kita akan terbuka terhadap proses penyidikan," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri PPPA Sentil Pemkab Sampang Usai Kasus 27 Predator Anak: Perkuat Gugus Tugas!

Menteri PPPA Sentil Pemkab Sampang Usai Kasus 27 Predator Anak: Perkuat Gugus Tugas!

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:28 WIB

Bukan Terapis Keluarga: Ketika Guru Juga Diminta Memperbaiki Luka di Rumah

Bukan Terapis Keluarga: Ketika Guru Juga Diminta Memperbaiki Luka di Rumah

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:00 WIB

Cara Terbaik Mencegah Anak Kelaparan adalah Menyejahterakan Orang Tuanya

Cara Terbaik Mencegah Anak Kelaparan adalah Menyejahterakan Orang Tuanya

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:15 WIB

Mitos Orang Tua Selalu Benar: Permintaan Maaf yang Hilang dalam Pengasuhan

Mitos Orang Tua Selalu Benar: Permintaan Maaf yang Hilang dalam Pengasuhan

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:30 WIB

Kondisi Remaja Korban Rudapaksa 27 Pria di Sampang Membaik, Korban Mulai Berani Bercerita

Kondisi Remaja Korban Rudapaksa 27 Pria di Sampang Membaik, Korban Mulai Berani Bercerita

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:30 WIB

Hukum dan Fenomena No Viral No Justice: Kritik atas Kasus KSBE

Hukum dan Fenomena No Viral No Justice: Kritik atas Kasus KSBE

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:30 WIB

Dari 1.000 Liter Susu, UMKM Yogya Hasilkan 100 Kg Keju Artisan

Dari 1.000 Liter Susu, UMKM Yogya Hasilkan 100 Kg Keju Artisan

Foto | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:00 WIB

Derita Berlipat Ibu Korban Little Aresha: Berjuang Sembuhkan Trauma Anak Sekaligus Diri Sendiri

Derita Berlipat Ibu Korban Little Aresha: Berjuang Sembuhkan Trauma Anak Sekaligus Diri Sendiri

News | Senin, 13 Juli 2026 | 16:08 WIB

Cerita Korban Little Aresha: Pernah Diikat, Dikurung di Ruang Gelap hingga Dipaksa Tidur di Lantai

Cerita Korban Little Aresha: Pernah Diikat, Dikurung di Ruang Gelap hingga Dipaksa Tidur di Lantai

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 15:51 WIB

Fakta Baru Kasus Little Aresha, Terungkap Bukti Foto Anak Diikat di Daycare Sudah Sejak 2022

Fakta Baru Kasus Little Aresha, Terungkap Bukti Foto Anak Diikat di Daycare Sudah Sejak 2022

News | Senin, 13 Juli 2026 | 15:42 WIB

Terkini

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:21 WIB

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:11 WIB

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:08 WIB

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Riau | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:02 WIB

×