Israel Bakar Rumah Warga Palestina di Jalud Nablus untuk Perluasan Pemukiman Ilegal

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 28 April 2026 | 16:53 WIB
Israel Bakar Rumah Warga Palestina di Jalud Nablus untuk Perluasan Pemukiman Ilegal
Pembongkaran bangunan warga Palestina di Tepi Barat oleh Israel [Foto: ANTARA]
baca 10 detik
  • Penjajah Israel membakar rumah di Jalud dan merampas 17.000 dunam lahan untuk pemukiman.

  • Serangan di Nablus mengakibatkan 15 warga luka-luka termasuk anak-anak dan perempuan.

  • Di Hebron, pasukan penjajah menangkap pasangan suami istri dan mengancam menghancurkan lima rumah.

Aktivitas ini terus berjalan meski mendapatkan kecaman internasional atas pelanggaran hak asasi manusia di Tepi Barat.

Bashar al-Qaryouti selaku petugas medis melaporkan adanya 15 korban luka akibat serangan tongkat dan lemparan batu.

Para korban terdiri dari berbagai kalangan termasuk perempuan dan anak-anak yang mengalami luka serius.

Tim medis menemukan kasus memar, patah tulang, hingga sesak napas akut akibat asap dari pembakaran rumah.

Teror ini tidak berhenti di Nablus, karena di Hebron pasukan penjajah juga melakukan penangkapan terhadap pasangan suami istri.

Shadi Khalil Gheith dan istrinya, Doaa Khader Nassar, dibawa paksa dari kediaman mereka di wilayah Yatta.

Pemerintah penjajah Israel mengeluarkan perintah pembongkaran terhadap lima rumah dan satu lumbung domba di Desa Birin.

Farid Barqan selaku kepala desa mengonfirmasi bahwa pasukan penjajah telah membagikan surat perintah penghancuran tersebut.

Alasan ketiadaan izin bangunan sering kali menjadi dalih hukum untuk meratakan bangunan milik warga Palestina.

baca juga

Serangan harian ini menciptakan atmosfer ketakutan yang merata bagi seluruh penduduk di Tepi Barat yang diduduki.

Lebih dari 1.150 warga Palestina telah gugur sejak Oktober 2023 akibat agresi militer dan serangan penjajah.

Aksi pembakaran dan pengusiran di Jalud merupakan kelanjutan dari pola pendudukan jangka panjang di Tepi Barat.

Sejak tahun 1967, pembangunan pemukiman ilegal terus meningkat dan mengisolasi kota-kota utama Palestina.

Berdasarkan data resmi, ribuan warga mengalami luka-luka dalam rentetan serangan yang terus meningkat setahun terakhir.

Konflik ini berakar pada sengketa lahan di mana izin bangunan hampir mustahil didapatkan oleh warga asli Palestina.

Situasi di Nablus dan Hebron mencerminkan kondisi krisis kemanusiaan yang membutuhkan perhatian mendesak dari komunitas global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cek Fakta: Kakak Adik dari Indonesia Disebut Gabung Jadi Tentara Israel, Benarkah?

Cek Fakta: Kakak Adik dari Indonesia Disebut Gabung Jadi Tentara Israel, Benarkah?

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:38 WIB

Israel Ancam Lebanon dengan 'Api Besar', Ketegangan dengan Hizbullah Kian Memanas

Israel Ancam Lebanon dengan 'Api Besar', Ketegangan dengan Hizbullah Kian Memanas

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:36 WIB

Menembus Blokade Gaza: Solidaritas Global Berlayar Lewat GSF 2.0, Apa Itu Misinya?

Menembus Blokade Gaza: Solidaritas Global Berlayar Lewat GSF 2.0, Apa Itu Misinya?

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 14:09 WIB

Terkini

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:20 WIB

Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi

Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:18 WIB

Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia

Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:13 WIB

TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang

TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:07 WIB

Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus

Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:04 WIB

×