Pakar UGM Nilai Pemindahan Gerbong Wanita Tak Sentuh Akar Masalah

Bella | Hiskia Andika Weadcaksana | Suara.com

Rabu, 29 April 2026 | 11:57 WIB
Pakar UGM Nilai Pemindahan Gerbong Wanita Tak Sentuh Akar Masalah
Potret evakuasi korban kecelakaan kereta api Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur April 2026. (Dok. Instagram/@kemenhub151)
  • Iwan Puja Riyadi dari UGM mengkritik usulan pemindahan gerbong khusus wanita sebagai solusi mitigasi kecelakaan kereta api.
  • Menurutnya, posisi gerbong tidak menjamin keselamatan karena kecelakaan dipengaruhi oleh faktor teknis dan perilaku manusia yang kompleks.
  • Pemerintah harus fokus mencegah kecelakaan melalui perbaikan sistem teknis dan penanganan aspek non-teknis, bukan sekadar mengatur posisi gerbong.

Suara.com - Pakar Transportasi dari Pusat Studi Transportasi dan Logistik (PUSTRAL) Universitas Gadjah Mada (UGM), Iwan Puja Riyadi, mengkritik keras usulan pemindahan gerbong khusus wanita ke bagian tengah rangkaian kereta sebagai solusi mitigasi kecelakaan.

Ia menilai gagasan tersebut tidak menyentuh akar persoalan keselamatan transportasi rel. Menurut Iwan, peletakan gerbong di depan, tengah, maupun belakang tetap memiliki potensi risiko ketika kecelakaan terjadi.

"Ya kalau saya melihatnya itu, ini nggak depan, tengah, belakang itu kan semua punya potensi kalau kita ngomong kecelakaan. Urgensinya apa di tengah?" kata Iwan kepada Suara.com, Rabu (29/4/2026).

Jika alasan pemindahan gerbong perempuan adalah untuk menghindari pelecehan atau demi perlindungan pascakecelakaan, maka pendekatan tersebut terlalu menyederhanakan persoalan.

Sebab, kecelakaan kereta tidak ditentukan oleh posisi gerbong semata, melainkan ada banyak faktor penyebab yang lebih kompleks.

Iwan mengingatkan, dalam berbagai insiden sebelumnya, gerbong yang berada di tengah rangkaian juga pernah mengalami anjlok.

"Artinya kan mau diletakkan di mana pun juga itu kan ada potensi terjadi kalau terjadi kecelakaan akan berakibat fatal gitu. Tergantung apa, tergantung kondisi penyebab kecelakaannya seperti apa," ujarnya.

Ditekankan Iwan, fokus utama seharusnya adalah bagaimana mencegah kecelakaan itu sendiri, bukan sekadar mengatur ulang posisi gerbong.

"Jadi intinya itu bukan masalah letak gerbongnya, intinya itu supaya tidak terjadi kecelakaannya itu seperti apa," tegasnya.

Iwan kemudian menyoroti kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di perlintasan Bekasi Timur itu justru menunjukkan adanya persoalan besar pada aspek non-teknis, terutama perilaku manusia.

Ia menyayangkan budaya masyarakat yang menjadikan kecelakaan sebagai tontonan, bukan situasi yang harus segera ditangani. Menurutnya, kebiasaan menonton itu memperburuk kondisi dan berpotensi menjadi bagian dari penyebab jatuhnya korban lebih banyak.

"Ini yang perlu menurut saya pribadi dibenahi itu entah dengan sosialisasi atau apapun bentuknya atau sanksi yang berat jika menyebabkan itu terjadi. Itu kan lebih utama menurut saya, kita cari akarnya dulu ini," tuturnya.

Ia menegaskan, kebijakan mitigasi keselamatan tidak bisa didasarkan pada klasifikasi gender semata.

Menurutnya, evaluasi harus dilakukan secara menyeluruh, baik dari sisi teknis maupun non-teknis, serta berdasarkan data, bukan sekadar respons emosional atas sebuah insiden.

"Jadi memang kebijakan mitigasi ini sebenarnya tidak bisa didasarkan klasifikasi gender semata. Mitigasinya itu kan ada teknis non-teknis. Kan nggak melihat berdasarkan rasa gitu lho," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trauma Usai Tabrakan KRLArgo Bromo, Penumpang Perempuan Kini Pilih Hindari Gerbong Ujung

Trauma Usai Tabrakan KRLArgo Bromo, Penumpang Perempuan Kini Pilih Hindari Gerbong Ujung

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:40 WIB

Tragedi Kereta di Bekasi, Legislator Gerindra Desak Pemerintah Cabut Izin Taksi Green SM

Tragedi Kereta di Bekasi, Legislator Gerindra Desak Pemerintah Cabut Izin Taksi Green SM

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:16 WIB

DPR Kritik Usulan Menteri PPPA Soal Pemindahan Gerbong Wanita KRL: Perbaiki Sistem!

DPR Kritik Usulan Menteri PPPA Soal Pemindahan Gerbong Wanita KRL: Perbaiki Sistem!

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:11 WIB

Nyaris Tertusuk Besi saat Kecelakaan KRL, Korban Selamat Berkat Cooler Bag

Nyaris Tertusuk Besi saat Kecelakaan KRL, Korban Selamat Berkat Cooler Bag

Entertainment | Rabu, 29 April 2026 | 11:04 WIB

Green SM Milik Siapa? Diduga Jadi Biang Kerok Kecelakaan Kereta di Bekasi

Green SM Milik Siapa? Diduga Jadi Biang Kerok Kecelakaan Kereta di Bekasi

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 10:59 WIB

Soal Usulan Gerbong Wanita KRL Dipindah ke Tengah, Anggota DPR: Jangan Sekadar Pindahkan Kerentanan

Soal Usulan Gerbong Wanita KRL Dipindah ke Tengah, Anggota DPR: Jangan Sekadar Pindahkan Kerentanan

News | Rabu, 29 April 2026 | 10:52 WIB

Sejarah Stasiun Bekasi Timur, Lokasi Kecelakaan Kereta KRL vs KA Argo Bromo Anggrek

Sejarah Stasiun Bekasi Timur, Lokasi Kecelakaan Kereta KRL vs KA Argo Bromo Anggrek

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 10:47 WIB

Stasiun Bekasi Timur Masih Ditutup, Bangkai Gerbong KRL Belum Dipindahkan

Stasiun Bekasi Timur Masih Ditutup, Bangkai Gerbong KRL Belum Dipindahkan

News | Rabu, 29 April 2026 | 10:12 WIB

Viral Debat Panas Bapak-Bapak vs Petugas Saat Kecelakaan KRL, Pertanyakan Sistem Mitigasi KAI

Viral Debat Panas Bapak-Bapak vs Petugas Saat Kecelakaan KRL, Pertanyakan Sistem Mitigasi KAI

Entertainment | Rabu, 29 April 2026 | 09:30 WIB

Irfan Hakim Ungkap Duka atas Kecelakaan KRL Bekasi Timur, Bagikan Detik-Detik Mencekam dari Lokasi

Irfan Hakim Ungkap Duka atas Kecelakaan KRL Bekasi Timur, Bagikan Detik-Detik Mencekam dari Lokasi

Entertainment | Rabu, 29 April 2026 | 09:05 WIB

Terkini

Minta Polda Metro Jaya Lanjutkan Penyidikan, TAUD Ajukan Praperadilan Terkait Kasus Andrie Yunus

Minta Polda Metro Jaya Lanjutkan Penyidikan, TAUD Ajukan Praperadilan Terkait Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:52 WIB

Kasus Andrie Yunus, Mahfud MD Soroti Peradilan Koneksitas dan Mandeknya Reformasi

Kasus Andrie Yunus, Mahfud MD Soroti Peradilan Koneksitas dan Mandeknya Reformasi

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:52 WIB

Peneror Konser Taylor Swift Menyesal, di Apartemennya Ditemukan Bahan Pembuatan Bom

Peneror Konser Taylor Swift Menyesal, di Apartemennya Ditemukan Bahan Pembuatan Bom

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:52 WIB

Ngopi Bareng Jadi Awal Rencana Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus, Ternyata Ini Motifnya!

Ngopi Bareng Jadi Awal Rencana Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus, Ternyata Ini Motifnya!

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:44 WIB

Kunker ke Tiga Negara, Gubernur Pramono Perkuat Kemitraan Strategis Menuju Top 50 Global City 2030

Kunker ke Tiga Negara, Gubernur Pramono Perkuat Kemitraan Strategis Menuju Top 50 Global City 2030

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:42 WIB

Trauma Usai Tabrakan KRLArgo Bromo, Penumpang Perempuan Kini Pilih Hindari Gerbong Ujung

Trauma Usai Tabrakan KRLArgo Bromo, Penumpang Perempuan Kini Pilih Hindari Gerbong Ujung

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:40 WIB

Mobil Lexus Rp1,3 M Dibeli Cash Tapi Mau Ditarik Debt Collector, DPR Endus Praktik Nakal Leasing

Mobil Lexus Rp1,3 M Dibeli Cash Tapi Mau Ditarik Debt Collector, DPR Endus Praktik Nakal Leasing

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:38 WIB

Kakek-kakek Lepaskan Tembakan Brutal di Pengadilan Athena, Banyak Orang Kena Peluru Nyasar

Kakek-kakek Lepaskan Tembakan Brutal di Pengadilan Athena, Banyak Orang Kena Peluru Nyasar

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:29 WIB

Periksa Sekda Madiun Dkk, KPK Telusuri Pemberian Fee Proyek ke Wali Kota Maidi

Periksa Sekda Madiun Dkk, KPK Telusuri Pemberian Fee Proyek ke Wali Kota Maidi

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:19 WIB

Tragedi Kereta di Bekasi, Legislator Gerindra Desak Pemerintah Cabut Izin Taksi Green SM

Tragedi Kereta di Bekasi, Legislator Gerindra Desak Pemerintah Cabut Izin Taksi Green SM

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:16 WIB