Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Kamis, 30 April 2026 | 18:56 WIB
Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora
Juru Bicara Perisai sekaligus Sekretaris Jenderal Aliansi Gerakan Reforma Agraria, Saifullah Wathoni, dalam konferensi pers di Sekretariat GMNI Jakarta Selatan, Kamis (30/4/2026). (Suara.com/Novian)
baca 10 detik
  • Perisai dan GMNI menyikapi peringatan Hari Buruh Internasional di Monas pada 1 Mei 2026 yang dihadiri Presiden Prabowo.
  • Perisai menegaskan esensi May Day adalah bentuk perlawanan terhadap penindasan rakyat, bukan ajang untuk berpesta pora.
  • Perisai akan menggelar aksi massa nasional di depan gedung DPR/MPR untuk menyuarakan tuntutan rakyat terhadap kebijakan pemerintah.

Suara.com - Persatuan Rakyat Indonesia Anti Imperialis (Perisai) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menyikapi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di lapangan Monumen Nasional atau Monas, pada 1 Mei 2026.

Jumat besok, sejumlah serikat buruh akan menggelar peringatan May Day di Monas. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir.

Menanggapi pelaksanaan May Day antara serikat buruh dan kepala negara di Monas, Saifullah Wathoni selaku Juru Bicara Perisai sekaligus Sekretaris Jenderal Aliansi Gerakan Reforma Agraria, menyatakan bahwa pilihan sejumlah serikat buruh untuk memperingati May Day dengan Prabowo merupakan hak masing-masing organisasi.

Wathoni hanya menegaskan bahwa esensi dari peringatan May Day adalah perlawanan terhadap penindasan, bukan berpesta pora.

"May Day itu ya bentuknya harus perlawanan, bukan lagi pesta pora di tengah situasi rakyat yang begini," kata Wathoni dalam konferensi pers di Sekretariat GMNI Jakarta Selatan, Kamis (30/4/2026).

Wathoni sekaligus mengaskan bahwa Hari Buruh Internasional bukan hanya miliknya buruh. Melainkan milik seluruh rakyat yang merasa ditindas, seluruh rakyat yang merasa dihisap.

Berdasarkan hal itu, Perisai menegaskan seluruh rakyat yang merasa ditindas dan dihisap berhak ikut ambil bagian dalam peringatan May Day.

"Dalam tentunya kalau kami sendiri bentuk penyikapannya seperti yang kita sampaikan tadi itu, bentuk penyikapannya adalah menyatakan menyuarakan dengan lantang bahwa, 'Eh kau Prabowo harus tanggung jawab dong dengan hidup kami saat ini, harus tanggung jawab dong dengan kehidupan petani di pedesaan, kehidupan rakyat di perkotaan, kehidupan mahasiswa, kehidupan buruh dan segala macamnya karena situasi ini lahir akibat dari kebijakanmu gitu kan'," kata Wathoni.

Ia juga tidak mempermasalahkan sikap Konfererasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh yang memindahkan rencana aksi May Day dari di depan DPR menjadi ke lapangan Monas.

baca juga

"Jadi kalau sikap kita terkait soal tadi, soal KSPSI, soal teman-teman Partai Buruh yang kemudian yang tadinya berencana aksi DPR kemudian pindah ke Monas ya silakan, monggo-monggo saja. Tetapi kita tetap mengajak rakyat untuk ayo kita tunjukkan sikap kita sebagai rakyat Indonesia di Hari Buruh ini dengan perlawanan gitu," tutur Wathoni.

"Walaupun kami juga tentu menyayangkan bahwa ada mobilisasi begitu banyak kelas buruh hanya untuk berpesta pora gitu. Kami menyayangkan walaupun ya tadi lagi-lagi saya bilang itu tidak bisa kita pengaruhi, enggak bisa kita kemudian menyatakan sikap kita atas itu," sambungnya.

Deodatus Sunda Se dari GMNI DKI Jakarta menegaskan sebagai rakyat tentu tidak bisa saling menghakimi atas pilihan dan hak masing-masing organisasi.

Ia hanya mengingatkan pihak Istana maupun keamanaan agar tidak membedakan aksi massa May Day baik yang digelar di DPR maupun di Monas.

Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) saat gelar aksi di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta. (Suara.com/Faqih)
Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) saat gelar aksi di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta. (Suara.com/Faqih)

"Nah kalau saya mengatakan bukan kita menyalahkan yang di sana dan di DPR, enggak. Jangan juga nanti yang paling berbahaya begini narasi yang dibangun oleh KSP nanti, oleh aparat keamanan nanti, yang di DPR itu rusuh," kata Deodatus.

"Ini paling bahaya, kita harus jelaskan kita tidak niat untuk itu, kita hanya mau memberitahukan dan mengkampanyekan bahwasanya rezim hari ini tuh enggak benar, rezim tidak menjalankan apa yang diamanatkan oleh rakyat," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

May Day Bukan Wisata, Besok Perisai dan GMNI Aksi di Depan Gedung DPR

May Day Bukan Wisata, Besok Perisai dan GMNI Aksi di Depan Gedung DPR

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:04 WIB

33 Tahun Pembunuhan Marsinah, Dian Septi Soroti Pola Militerisme dan Penjinakan Gerakan Buruh

33 Tahun Pembunuhan Marsinah, Dian Septi Soroti Pola Militerisme dan Penjinakan Gerakan Buruh

News | Kamis, 30 April 2026 | 17:45 WIB

Jelang Hari Buruh, Jukir Liar dan PKL di Monas Jadi Target Penertiban

Jelang Hari Buruh, Jukir Liar dan PKL di Monas Jadi Target Penertiban

News | Kamis, 30 April 2026 | 17:06 WIB

Jelang Hari Buruh, Ketimpangan Upah dan Rentannya Pekerja Informal Disorot

Jelang Hari Buruh, Ketimpangan Upah dan Rentannya Pekerja Informal Disorot

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:34 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×