Ketua Parlemen Iran Ejek Ancaman Donald Trump Soal Ledakan Sumur Minyak

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Jum'at, 01 Mei 2026 | 08:48 WIB
Ketua Parlemen Iran Ejek Ancaman Donald Trump Soal Ledakan Sumur Minyak
Ketegangan di perairan dan wilayah daratan Timur Tengah memuncak setelah militer Iran melakukan tindakan tegas terhadap kapal komersial dan kelompok oposisi. (MME)
  • Ketua Parlemen Iran mengejek kegagalan ancaman ledakan sumur minyak yang dilontarkan Donald Trump.

  • Pemerintah Iran menyebut teori blokade laut Amerika sebagai saran sampah yang merusak pasar.

  • Teheran memprediksi harga minyak dunia bisa melonjak hingga 140 Dollar akibat kebijakan Amerika.

Suara.com - Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf menegaskan bahwa ancaman sabotase dan blokade maritim Amerika Serikat terhadap ekspor minyak Teheran tidak terbukti di lapangan.

Kegagalan prediksi Washington ini menunjukkan bahwa ketahanan energi Iran jauh lebih stabil dibandingkan narasi krisis yang dilemparkan oleh Gedung Putih.

Ketegangan ini justru memicu kekhawatiran baru di pasar global mengenai lonjakan harga minyak mentah yang diprediksi akan terus merangkak naik.

Kapal dagang Iran Touska disita militer Amerika Serikat di Teluk Oman. (Dok. Aljazeera)
Kapal dagang Iran Touska disita militer Amerika Serikat di Teluk Oman. (Dok. Aljazeera)

Qalibaf secara terbuka mengejek gertakan Presiden AS Donald Trump mengenai potensi kehancuran infrastruktur energi Iran dalam waktu singkat.

“3 hari berlalu, tidak ada sumur yang meledak. Kita bisa memperpanjangnya hingga 30 hari dan menyiarkan langsung sumur tersebut di sini,” tulis Qalibaf melalui media sosialnya, dikutip dari Tasnimnews.

Komentar ini merupakan respons langsung terhadap pernyataan Trump tiga hari sebelumnya yang menyebut industri minyak Iran berada di ambang kehancuran.

Fakta Mengejutkan tentang Iran (shutterstock)
Fakta Mengejutkan tentang Iran (shutterstock)

Teheran menilai retorika yang dibangun oleh pemerintah Amerika Serikat hanyalah bentuk kepanikan atas ketidakberdayaan strategi blokade mereka.

Politisi senior Iran ini menganggap klaim Amerika sebagai cerminan dari kegagalan intelijen ekonomi dan strategi militer di Selat Hormuz.

Qalibaf juga mengarahkan kritiknya kepada Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, yang dianggap memberikan masukan tidak akurat kepada presiden.

“Itu adalah jenis saran sampah yang didapat pemerintah AS dari orang-orang seperti Bessent yang juga mendorong teori blokade dan menaikkan harga minyak hingga 120 dolar. Perhentian berikutnya: 140. Masalahnya bukan teorinya, melainkan pola pikirnya,” tegas Qalibaf.

Pemerintah Iran meyakini bahwa pola pikir konfrontatif ini justru menjadi bumerang yang merugikan stabilitas ekonomi internasional secara luas.

Lonjakan harga energi global dianggap sebagai dampak langsung dari kebijakan blokade yang tidak realistis dan dipaksakan oleh Washington.

Bagi Teheran, narasi mengenai kelangkaan bahan bakar di dalam negeri merupakan upaya manipulatif untuk melemahkan psikologi pasar dan rakyat Iran.

Perseteruan terbaru ini dipicu oleh klaim Donald Trump yang menyatakan bahwa infrastruktur minyak Iran akan meledak dalam tiga hari jika gangguan blokade berlanjut.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent memperkuat narasi tersebut dengan menyebut industri minyak Iran mulai berhenti berproduksi dan segera runtuh total.

Bessent bahkan memprediksi melalui media sosial X bahwa Iran akan segera menghadapi kelangkaan bensin yang sangat parah akibat tekanan tersebut.

Blokade laut di Selat Hormuz menjadi instrumen utama Amerika Serikat dalam upaya menekan pendapatan negara Iran dari sektor komoditas energi.

Namun, Iran tetap bersikeras bahwa operasional pengeboran dan ekspor mereka masih berjalan normal meskipun mendapatkan tekanan ekonomi berlapis dari pihak Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IRGC Hancurkan Kapal Perang Amerika Jika Donald Trump Nekat Serang Infrastruktur Vital Iran

IRGC Hancurkan Kapal Perang Amerika Jika Donald Trump Nekat Serang Infrastruktur Vital Iran

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 08:23 WIB

Mojtaba Khamenei Bersumpah Pertahankan Nuklir Iran

Mojtaba Khamenei Bersumpah Pertahankan Nuklir Iran

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 06:52 WIB

Mojtaba Khamenei Muncul, Deklarasikan Kemenangan Atas AS Serta Penguasaan Penuh Jalur Selat Hormuz

Mojtaba Khamenei Muncul, Deklarasikan Kemenangan Atas AS Serta Penguasaan Penuh Jalur Selat Hormuz

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 06:33 WIB

Terkini

Bukan Bebas Murni, Mengenal Apa Itu Tahanan Rumah yang Kini Dijalani Nadiem Makarim

Bukan Bebas Murni, Mengenal Apa Itu Tahanan Rumah yang Kini Dijalani Nadiem Makarim

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 10:47 WIB

Nadiem Makarim: Malam Ini Saya Operasi, Tapi Siap Dengarkan Tuntutan Jaksa

Nadiem Makarim: Malam Ini Saya Operasi, Tapi Siap Dengarkan Tuntutan Jaksa

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 10:37 WIB

Lagi Asyik Makan Sate Taichan di Kembangan, Motor Raib Digondol Maling: Pelaku Dikejar hingga Kedoya

Lagi Asyik Makan Sate Taichan di Kembangan, Motor Raib Digondol Maling: Pelaku Dikejar hingga Kedoya

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05 WIB

Sesumbar Benjamin Netanyahu Mau Masuk ke Iran dan Ambil Uranium

Sesumbar Benjamin Netanyahu Mau Masuk ke Iran dan Ambil Uranium

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:59 WIB

Tak Butuh Bantuan China, Donald Trump: Xi Jinping Bestie Awak

Tak Butuh Bantuan China, Donald Trump: Xi Jinping Bestie Awak

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:49 WIB

Identitas 4 Pekerja Migran Indonesia yang Meninggal Tenggelam di Malaysia 10 Masih Hilang

Identitas 4 Pekerja Migran Indonesia yang Meninggal Tenggelam di Malaysia 10 Masih Hilang

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35 WIB

Mentang-mentang Serumpun! Sindiran Pedas Malaysia Usai Puluhan WNI Jadi Korban Kapal Tenggelam

Mentang-mentang Serumpun! Sindiran Pedas Malaysia Usai Puluhan WNI Jadi Korban Kapal Tenggelam

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:17 WIB

Eileen Wang Agen Rahasia China yang Menyelinap dan Sukses Jadi Walikota di AS, Kini Nasibnya Tragis

Eileen Wang Agen Rahasia China yang Menyelinap dan Sukses Jadi Walikota di AS, Kini Nasibnya Tragis

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:54 WIB

Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah

Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:15 WIB

Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf

Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:48 WIB