DPR Ingatkan Risiko Hibah Kapal Induk Italia, Biaya Perawatan Tembus Rp 101 Miliar per Tahun

Bella, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 04 Mei 2026 | 15:47 WIB
DPR Ingatkan Risiko Hibah Kapal Induk Italia, Biaya Perawatan Tembus Rp 101 Miliar per Tahun
Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin. [Suara.com/Bagaskara]
baca 10 detik
  • Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin mengkritisi rencana hibah kapal induk Giuseppe Garibaldi dari pemerintah Italia pada Mei 2026.
  • Biaya operasional, pemeliharaan, serta modernisasi kapal berusia 40 tahun tersebut dinilai berpotensi membebani anggaran pertahanan Indonesia secara signifikan.
  • Ketidaksesuaian sistem persenjataan dan sulitnya dukungan logistik pesawat pendukung menjadi hambatan strategis dalam penerimaan hibah kapal perang tersebut.

Suara.com - Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, memberikan catatan kritis terkait rencana pemerintah Indonesia untuk menerima hibah kapal induk Giuseppe Garibaldi (C551) dari Italia.

Meski berstatus hibah atau pemberian cuma-cuma, ia memperingatkan adanya potensi beban anggaran besar yang mengintai di balik operasional kapal tersebut.

TB menekankan bahwa pengadaan alutsista, terutama yang sudah berumur, memerlukan kajian mendalam agar tidak menjadi bumerang bagi anggaran pertahanan negara.

“Dalam pengadaan militer ada pepatah yang relevan: tidak ada yang lebih mahal daripada kapal gratis. Karena itu, keputusan ini harus dikaji secara menyeluruh, tidak hanya dilihat dari nilai hibahnya,” ujar TB Hasanuddin kepada wartawan, Senin (4/5/2026).

Ia menyoroti data dari The National Interest yang menyebutkan biaya perawatan kapal tersebut mencapai 5 juta euro (sekitar Rp 101 miliar) per tahun. Jika kapal tersebut dibongkar, biayanya membengkak menjadi 19 juta euro (sekitar Rp 387 miliar).

“Angka ini tentu akan menjadi beban baru bagi anggaran pertahanan Indonesia, di luar kebutuhan biaya operasional lainnya,” jelasnya.

Faktor usia juga menjadi perhatian serius. Kapal Giuseppe Garibaldi telah bertugas sejak 1985, yang berarti usianya sudah menginjak 40 tahun—batas akhir masa pakai rata-rata kapal perang.

“Artinya, kapal ini sudah berada di ujung masa operasionalnya. Kalaupun dilakukan perbaikan, kemungkinan hanya dapat digunakan sekitar 10 tahun ke depan, dengan biaya modernisasi yang tidak kecil,” tegasnya.

Biaya modernisasi tersebut meliputi pembaruan sistem radar, komunikasi, persenjataan, hingga pelatihan kru yang dipastikan akan memakan biaya tinggi.

baca juga

Selain itu, masalah interoperabilitas atau kesesuaian teknologi juga menjadi kendala, mengingat kapal ini didesain untuk pesawat tempur jenis STOVL AV-8B Harrier II, sementara Indonesia menggunakan jet tempur seperti F-16, Sukhoi, dan Rafale.

“Jika ingin memaksimalkan fungsi kapal ini, maka Indonesia harus membeli pesawat yang kompatibel. Ini berarti tambahan anggaran baru yang tidak kecil,” ujarnya.

TB menambahkan bahwa pengadaan pesawat Harrier II juga berisiko karena populasi pesawat tersebut kian menipis dan akan segera dipensiunkan oleh Amerika Serikat, sehingga dukungan logistik dan suku cadang akan sulit didapat di masa depan.

Lebih lanjut, purnawirawan jenderal TNI ini meminta Kementerian Pertahanan (Kemhan) untuk bersikap sangat hati-hati sebelum mengetok palu keputusan.

“Kita harus cermat memastikan bahwa setiap pengadaan alutsista benar-benar sesuai kebutuhan strategis dan berkelanjutan. Jangan sampai terlihat menguntungkan di awal, tetapi justru menjadi beban di kemudian hari,” pungkasnya.

Rencana hibah ini sebelumnya mencuat setelah Parlemen Italia pada 28 April 2026 menyetujui pelepasan aset kapal induk Giuseppe Garibaldi ke Indonesia sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan bilateral kedua negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta Unik Inter Milan Scudetto: Pembuktian Manis Cristian Chivu Lawan Mantan

Fakta Unik Inter Milan Scudetto: Pembuktian Manis Cristian Chivu Lawan Mantan

Bola | Senin, 04 Mei 2026 | 09:32 WIB

Jay Idzes Cs Bungkam AC Milan, Gagalkan Ambisi Kunci Tiket Liga Champions Lebih Cepat

Jay Idzes Cs Bungkam AC Milan, Gagalkan Ambisi Kunci Tiket Liga Champions Lebih Cepat

Bola | Senin, 04 Mei 2026 | 07:39 WIB

Kalakan Parma, Inter Milan Kunci Gelar Juara Liga Italia 2025/2026

Kalakan Parma, Inter Milan Kunci Gelar Juara Liga Italia 2025/2026

Bola | Senin, 04 Mei 2026 | 06:24 WIB

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:45 WIB

Berapa Skor TOEFL untuk LPDP? Kini Ada Tambahan Pembekalan dari TNI

Berapa Skor TOEFL untuk LPDP? Kini Ada Tambahan Pembekalan dari TNI

Lifestyle | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:15 WIB

LPDP Itu Singkatan dari Apa? Kini Libatkan TNI dalam Pembekalan Beasiswa

LPDP Itu Singkatan dari Apa? Kini Libatkan TNI dalam Pembekalan Beasiswa

Lifestyle | Minggu, 03 Mei 2026 | 10:25 WIB

Kejanggalan Sidang Andrie Yunus: Kelompok Sipil Endus Motif Lain di Balik Kasus Air Keras

Kejanggalan Sidang Andrie Yunus: Kelompok Sipil Endus Motif Lain di Balik Kasus Air Keras

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 21:20 WIB

Viral Prajurit TNI AL Lawan Arah Lalu Gebrak Ambulans, Akhir-akhirnya Minta Maaf

Viral Prajurit TNI AL Lawan Arah Lalu Gebrak Ambulans, Akhir-akhirnya Minta Maaf

Video | Jum'at, 01 Mei 2026 | 22:05 WIB

Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar

Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:12 WIB

Sassuolo Bidik Eks Bintang AC Milan untuk Jadi Pelatih Baru Jay Idzes Cs

Sassuolo Bidik Eks Bintang AC Milan untuk Jadi Pelatih Baru Jay Idzes Cs

Bola | Kamis, 30 April 2026 | 14:55 WIB

Terkini

Mesra di LRT Kelapa Gading-Manggarai, Akankah Prabowo-Pramono Berduet di 2029?

Mesra di LRT Kelapa Gading-Manggarai, Akankah Prabowo-Pramono Berduet di 2029?

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:49 WIB

Kemendag Minta Tambahan Rp1,86 Triliun, Rp1,2 Triliun untuk Pasar Rakyat

Kemendag Minta Tambahan Rp1,86 Triliun, Rp1,2 Triliun untuk Pasar Rakyat

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 18:49 WIB

Persiapan Sirkuit Mandalika Jelang Perhelatan MotoGP 2026

Persiapan Sirkuit Mandalika Jelang Perhelatan MotoGP 2026

Foto | Kamis, 17 September 2026 | 18:45 WIB

Film "Bapak Paling Jujur" Hadirkan Andovi da Lopez Sebagai Calon Gubernur yang Tak Bisa Bohong

Film "Bapak Paling Jujur" Hadirkan Andovi da Lopez Sebagai Calon Gubernur yang Tak Bisa Bohong

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 18:42 WIB

Mitchell Baker Menggila di Amerika, John Herdman Punya Senjata Baru untuk Timnas Indonesia

Mitchell Baker Menggila di Amerika, John Herdman Punya Senjata Baru untuk Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 18:41 WIB

Pakar UGM Sarankan MBG Dimasak Langsung di Sekolah

Pakar UGM Sarankan MBG Dimasak Langsung di Sekolah

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:40 WIB

Pencarian Hari ke-10 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas 8.509 NM

Pencarian Hari ke-10 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas 8.509 NM

Video | Kamis, 17 September 2026 | 18:40 WIB

Subsidi Besar, Biaya Hidup Naik, Daya Beli Tergerus: Apa yang Keliru?

Subsidi Besar, Biaya Hidup Naik, Daya Beli Tergerus: Apa yang Keliru?

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 18:40 WIB

Remaja 14 Tahun di Bengkalis Bacok Tukang Ojek Gegara Ongkos

Remaja 14 Tahun di Bengkalis Bacok Tukang Ojek Gegara Ongkos

Riau | Kamis, 17 September 2026 | 18:37 WIB

Tayang Perdana Hari Ini Dihadiri 7.500 Anak Disabilitas, Film Istimewa Angkat Kisah Pencarian Ayah

Tayang Perdana Hari Ini Dihadiri 7.500 Anak Disabilitas, Film Istimewa Angkat Kisah Pencarian Ayah

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 18:34 WIB

×