-
Polisi menangkap James Lawhead Jr pelaku pembunuhan Cindy Wanner setelah buron selama 30 tahun.
-
Tersangka menggunakan identitas palsu Vincent Reynolds untuk bersembunyi di wilayah Arizona.
-
Kecanggihan teknologi DNA dan pengenal wajah menjadi kunci pengungkapan kasus dingin tahun 1991.
Berdasarkan catatan kepolisian, James Lawhead Jr baru saja bebas dari penjara sesaat sebelum Cindy Wanner dinyatakan hilang.
Ia sebelumnya menjalani masa hukuman selama 11 tahun terkait kasus kejahatan seksual yang melibatkan lansia dan anak-anak.
“Kami mendorong lembaga penegak hukum, khususnya di seluruh pantai barat, untuk melihat kasus-kasus dingin yang mungkin memiliki kesamaan dengan kasus ini,” imbau pihak kepolisian.
Tragedi ini bermula saat Cindy Wanner diculik ketika sedang membersihkan rumah adiknya dengan meninggalkan bayi yang masih di kursi makan.
Jasad korban ditemukan tiga minggu kemudian di area terpencil yang berjarak sekitar 40 mil dari lokasi hilangnya korban.
Kasus Cindy Wanner bermula pada tahun 1991 di Granite Bay, California, di mana ia diculik dan ditemukan tewas setelah pencarian intensif selama tiga minggu.
Selama puluhan tahun, kasus ini menjadi berkas dingin (cold case) karena minimnya bukti fisik yang bisa mengarah pada pelaku.
Kemajuan teknologi DNA dan sistem pengenal wajah menjadi kunci utama kepolisian Placer County dalam mengungkap identitas James Lawhead Jr yang hidup berpindah-pindah dengan nama samaran.