Ledakan Pabrik Kembang Api di China Tewaskan 21 Orang, Puluhan Luka-luka

Irwan Febri | Suara.com

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:22 WIB
Ledakan Pabrik Kembang Api di China Tewaskan 21 Orang, Puluhan Luka-luka
Sebuah ledakan di pabrik kembang api di China tengah menewaskan 21 orang dan melukai 61 lainnya. (Dok. BBC)
  • Ledakan pabrik kembang api Huasheng di Liuyang, China, pada 4 Mei 2026 menewaskan 21 orang dan melukai 61 orang.
  • Otoritas mengerahkan 500 personel dan robot untuk evakuasi korban serta mengamankan pihak bertanggung jawab atas insiden tersebut.
  • Dampak ledakan merusak bangunan permukiman warga di sekitar lokasi dan memaksa evakuasi besar-besaran dalam radius tiga kilometer.

Suara.com - Ledakan hebat di sebuah pabrik kembang api di Provinsi Hunan, China, menewaskan 21 orang dan melukai 61 lainnya, menurut laporan media pemerintah.

Dilansir dari BBC, insiden terjadi di pabrik Huasheng Fireworks di Liuyang pada Senin (4/5/2026) sekitar pukul 16.40 waktu setempat. Ledakan tersebut memicu evakuasi besar-besaran terhadap warga dalam radius 3 kilometer dari lokasi kejadian.

Otoritas setempat mengerahkan hampir 500 personel untuk melakukan operasi pencarian dan penyelamatan, serta memberikan penanganan kepada korban luka. Selain itu, robot juga digunakan untuk membantu menemukan korban yang terjebak di dalam bangunan.

Polisi yang tengah menyelidiki penyebab ledakan telah mengambil “langkah pengendalian” terhadap pihak yang bertanggung jawab di perusahaan tersebut.

Dalam proses penanganan, otoritas juga mengungkap adanya dua gudang bubuk mesiu di area pabrik yang berisiko tinggi, sehingga meningkatkan potensi bahaya saat operasi penyelamatan berlangsung.

Tim penyelamat bahkan menerapkan langkah khusus, seperti membasahi area sekitar untuk mencegah terjadinya ledakan susulan selama proses evakuasi.

Dampak ledakan dilaporkan sangat besar. Jendela bangunan permukiman di sekitar lokasi pecah, bahkan rangka aluminium dan pintu logam mengalami kerusakan parah akibat kuatnya tekanan ledakan.

Presiden Xi Jinping meminta upaya maksimal untuk mencari korban yang masih hilang dan menyelamatkan korban luka. Ia juga menekankan pentingnya penyelidikan menyeluruh guna memastikan pihak yang bertanggung jawab dapat dimintai pertanggungjawaban.

Seorang warga yang tinggal sekitar satu kilometer dari lokasi mengatakan dampak ledakan membuat akses jalan terganggu akibat material yang terlempar ke jalan.

“Kaca jendela rumah kami pecah, rangka jendela aluminium berubah bentuk, bahkan pintu baja juga terpelintir,” ujarnya.

Warga lain memilih meninggalkan tempat tinggalnya karena khawatir akan keselamatan.

Kota Liuyang dikenal sebagai pusat industri kembang api terbesar di dunia. Namun, insiden serupa bukan hal baru di China. Pada Februari lalu, ledakan di toko kembang api di Provinsi Hubei juga menewaskan 12 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kurniawan Dwi Yulianto Ungkap Kesiapan Timnas Indonesia U-17 Jelang Lawan China

Kurniawan Dwi Yulianto Ungkap Kesiapan Timnas Indonesia U-17 Jelang Lawan China

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:58 WIB

Perang Harga Mobil Listrik China Makin Panas BYD dan Geely Abaikan Teguran Pemerintah

Perang Harga Mobil Listrik China Makin Panas BYD dan Geely Abaikan Teguran Pemerintah

Otomotif | Senin, 04 Mei 2026 | 12:13 WIB

China Rengkuh Gelar Ke-12, Kisah Ajaib Prancis di Piala Thomas 2026 Berakhir

China Rengkuh Gelar Ke-12, Kisah Ajaib Prancis di Piala Thomas 2026 Berakhir

Sport | Senin, 04 Mei 2026 | 10:48 WIB

4 Drama China yang Bakal Tayang di Bulan Mei, Mana yang Kalian Tunggu?

4 Drama China yang Bakal Tayang di Bulan Mei, Mana yang Kalian Tunggu?

Your Say | Jum'at, 01 Mei 2026 | 15:15 WIB

Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS

Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 22:48 WIB

Pasar Mobil Bekas Turut Merasakan Dampak Kehadiran Mobil Listrik China

Pasar Mobil Bekas Turut Merasakan Dampak Kehadiran Mobil Listrik China

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 17:27 WIB

Terkini

Kesaksian ART Selamat dalam Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK

Kesaksian ART Selamat dalam Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:37 WIB

Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi

Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:22 WIB

Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan

Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:17 WIB

Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci

Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:07 WIB

Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok

Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:58 WIB

Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka

Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:54 WIB

Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan

Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:45 WIB

Dikenal Baik dan Suka Menolong, Menteri Koperasi Ngaku Sering Tukar Pikiran dengan Haerul Saleh

Dikenal Baik dan Suka Menolong, Menteri Koperasi Ngaku Sering Tukar Pikiran dengan Haerul Saleh

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:45 WIB

Haerul Saleh Wafat dalam Tragedi Kebakaran, Mentan: Beliau Selalu Mengedepankan Kepentingan Bangsa

Haerul Saleh Wafat dalam Tragedi Kebakaran, Mentan: Beliau Selalu Mengedepankan Kepentingan Bangsa

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:43 WIB

Polemik Anggaran Pendidikan! JPPI Sebut Jutaan Guru Hidup dengan Upah Tak Layak

Polemik Anggaran Pendidikan! JPPI Sebut Jutaan Guru Hidup dengan Upah Tak Layak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:34 WIB