Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah

Dwi Bowo Raharjo, Hiskia Andika Weadcaksana

Kamis, 07 Mei 2026 | 11:55 WIB
Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari. [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S]
baca 10 detik
  • Guru Besar UII Masduki menyoroti kebijakan pemerintah menggandeng homeless media sebagai mitra untuk mempromosikan kegiatan pemerintah secara positif.
  • Pemberian dana tersebut diindikasi sebagai upaya intervensi pemerintah untuk memangkas berita kritis dan mengontrol opini publik secara halus.
  • Langkah ini berpotensi merusak kredibilitas media sekaligus memperkuat hegemoni platform digital global dibandingkan mendukung media arus utama lokal.

Suara.com - Guru Besar Ilmu Komunikasi Universitas Islam Indonesia (UII), Masduki, menyoroti keputusan pemerintah yang menggandeng homeless media sebagai mitra.

Menurutnya langkah Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI Muhammad Qodari ini memiliki dua sisi yang kontradiktif antara dukungan keberlanjutan media dan ancaman terhadap independensi jurnalisme.

Masduki mengungkapkan bahwa pelibatan media-media ini bisa dilihat sebagai bentuk kepercayaan terhadap pengaruh homeless media dalam membentuk opini publik. Namun, ia mengingatkan adanya motif terselubung di balik pemberian dana tersebut yang sering kali tidak bersifat cuma-cuma.

"Jadi karena tidak ada makan siang gratis istilahnya, pemerintah memberikan dana itu biasanya kepada media tujuannya adalah propaganda ya untuk menyampaikan kegiatan-kegiatan pemerintah secara positif," kata Masduki kepada Suara.com, Kamis (7/5/2026).

Ia menyebut terdapat indikasi bahwa langkah ini bukan sekadar memberi kepercayaan, melainkan upaya untuk melakukan intervensi.

Pemerintah dinilai memiliki keinginan agar program-programnya tersampaikan secara top-down sekaligus memangkas keberadaan berita-berita yang bersifat kritis terhadap kekuasaan.

"Apa yang dilakukan Qodari (Kepala Bakom) ini itu punya potensi, punya ruang untuk kemungkinan terjadinya kooptasi terhadap homeless media yang beberapa waktu ini ya berita-beritanya menyita perhatian," ucapnya.

Lebih lanjut, Masduki melihat pola ini mengarah pada ciri-ciri otoritarianisme digital.

Ilustrasi Media Sosial. (Pixabay/@Pixelkult)
Ilustrasi Media Sosial. (Pixabay/@Pixelkult)

Hal ini terlihat dari kecenderungan pemerintah yang sering kali menempatkan diri sebagai sumber kebenaran tunggal dan melakukan represi halus melalui kontrol informasi, alih-alih menggunakan ruang komunikasi yang deliberatif dan egaliter.

baca juga

"Ini kontrol informasi sebetulnya yang itu terasa sebagai sebuah represi secara halus yang nanti pelan-pelan berdampak buruk pada kredibilitas homeless media," ujarnya

"Seperti yang sudah dilakukan pemerintah terhadap misalnya para pendengung ya yang tadinya itu punya suara-suara positif, berpihak pada korban, pada masyarakat tapi setelah didanai pemerintah itu justru berbalik arah," tambahnya.

Ia turut menyoroti manajemen redaksi homeless media yang mayoritas masih bersifat personal dan belum terstandarisasi. Kondisi ini dianggap sebagai "jalan pintas" bagi pemerintah untuk menghindari pengawasan ketat dari media arus utama yang memiliki mekanisme editorial dan kontrol yang lebih mapan.

"Jangan sampai ini homeless artinya personalized media, jangan sampai. Dia harus tetap memiliki mekanisme publik mengontrol, mengoreksi, jangan sampai dia terjebak pada media-media pribadi yang kemudian mendestruksi apa yang disebut media jurnalisme itu sendiri," tegasnya.

Terakhir, Masduki mengingatkan bahwa ketergantungan pada platform digital global tetap menjadi isu krusial.

Aliran dana pemerintah ke homeless media secara tidak langsung justru memperkuat hegemoni raksasa teknologi internasional. Ketimbang dialihkan kepada media arus utama baik lokal maupun nasional yang sudah ada sekarang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan

DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:49 WIB

Apa Itu 'Homeless Media' yang Viral dari Kebijakan Bakom RI

Apa Itu 'Homeless Media' yang Viral dari Kebijakan Bakom RI

Tekno | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:02 WIB

Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum

Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:33 WIB

Prabowo Resmikan 21 RSUD Mei 2026! Target Pangkas Rujukan dan Serap Puluhan Ribu Tenaga Kerja

Prabowo Resmikan 21 RSUD Mei 2026! Target Pangkas Rujukan dan Serap Puluhan Ribu Tenaga Kerja

News | Rabu, 29 April 2026 | 15:35 WIB

Jadi Kepala Bakom RI, Qodari Tegaskan Komunikasi Harus Agresif Tak Hanya Proaktif

Jadi Kepala Bakom RI, Qodari Tegaskan Komunikasi Harus Agresif Tak Hanya Proaktif

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:59 WIB

Terkini

4 Skincare Viva Murah untuk Memudarkan Flek Hitam Menahun pada Wanita Menopause

4 Skincare Viva Murah untuk Memudarkan Flek Hitam Menahun pada Wanita Menopause

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 14:36 WIB

Apa Kegunaan Minyak Cendana Mustika Ratu? Ini Manfaat dan Cara Pakainya

Apa Kegunaan Minyak Cendana Mustika Ratu? Ini Manfaat dan Cara Pakainya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 14:35 WIB

Sinopsis The Palace Stewardess, Dracin Ding Yu Xi dan Song Zu Er di WeTV

Sinopsis The Palace Stewardess, Dracin Ding Yu Xi dan Song Zu Er di WeTV

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 14:30 WIB

Kepergok di Puncak Tower, Residivis Spesialis Kabel BTS Terjun ke Kebun Sebelum Dibekuk Polisi

Kepergok di Puncak Tower, Residivis Spesialis Kabel BTS Terjun ke Kebun Sebelum Dibekuk Polisi

Lampung | Sabtu, 07 November 2026 | 14:25 WIB

Hoka vs ASICS, Mana yang Lebih Bagus untuk Lari Jarak Jauh? Ini Bedanya

Hoka vs ASICS, Mana yang Lebih Bagus untuk Lari Jarak Jauh? Ini Bedanya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 14:21 WIB

Bolehkah Berenang saat Hujan? Kenali Risiko dan Bahayanya bagi Kesehatan

Bolehkah Berenang saat Hujan? Kenali Risiko dan Bahayanya bagi Kesehatan

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 14:15 WIB

Dari Golden Bridge hingga Hoi An di Da Nang, Ini Pesona Vietnam yang Kini Makin Mudah Dijangkau

Dari Golden Bridge hingga Hoi An di Da Nang, Ini Pesona Vietnam yang Kini Makin Mudah Dijangkau

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 14:13 WIB

HP Tahan Air dan Baterai 10.000 mAh, REDMI Note 17 Pro Series Bidik Pengguna Aktif

HP Tahan Air dan Baterai 10.000 mAh, REDMI Note 17 Pro Series Bidik Pengguna Aktif

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 14:04 WIB

Sedih, Gen Z Tunda Nikah Karena Gaji Tak Kunjung Naik

Sedih, Gen Z Tunda Nikah Karena Gaji Tak Kunjung Naik

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 14:02 WIB

Lama Tertunda, tvN Ungkap Jadwal Resmi Penayangan Sekuel The Second Signal

Lama Tertunda, tvN Ungkap Jadwal Resmi Penayangan Sekuel The Second Signal

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 14:00 WIB

×