- SatuSatu resmi meluncurkan Bali All-Access Pass pada 6 Mei 2026 untuk mempermudah akses wisatawan di 50 destinasi Bali.
- Layanan ini menyediakan concierge pribadi untuk menyusun rencana perjalanan tanpa perlu memesan tiket wisata secara terpisah dan manual.
- Wisatawan dapat membeli paket durasi satu hingga tiga hari dengan harga promo yang berlaku hingga akhir Mei 2026.
Suara.com - Liburan ke Bali sering kali identik dengan itinerary yang rumit, pemesanan tiket terpisah, hingga biaya tambahan yang tak terduga. Namun, pola wisata seperti itu dinilai perlahan akan berubah seiring berkembangnya layanan perjalanan yang lebih terintegrasi.
Hal tersebut disampaikan Presiden Komisaris TipTip Indonesia, Triawan Munaf, dalam peluncuran Bali All-Access Pass yang digelar di Jakarta, Rabu (6/5/2026). Menurutnya, masa depan industri pariwisata Indonesia akan bergerak menuju sistem yang lebih praktis dan fleksibel bagi wisatawan.
“Ke depan, kami melihat model ini akan berkembang ke berbagai destinasi di Indonesia, sehingga wisatawan dapat menjelajah dengan lebih mudah sesuai keinginan mereka,” ujar Triawan Munaf.
Bali All-Access Pass sendiri merupakan layanan akses wisata terintegrasi yang diklaim menjadi yang pertama di Indonesia. Produk ini menghadirkan akses tanpa batas ke lebih dari 50 destinasi unggulan di Bali hanya dalam satu pass, lengkap dengan layanan concierge pribadi.
Lewat layanan tersebut, wisatawan dapat menikmati berbagai aktivitas populer di Bali tanpa perlu repot melakukan pemesanan satu per satu. Mulai dari menikmati matahari terbit di Gunung Batur menggunakan jeep, mengikuti ritual melukat di Tirta Empul, bersepeda di area persawahan Ubud, hingga bersantai di day club dan beach club ternama.
Group CEO dan Founder TipTip Indonesia, Albert Lucius, mengatakan konsep ini lahir dari kebutuhan wisatawan modern yang menginginkan perjalanan lebih praktis tanpa kehilangan pengalaman terbaik selama berlibur.
“Ini mencerminkan bagaimana kami melihat evolusi perjalanan ke depan, di mana wisata akan beralih dari sistem pemesanan yang terfragmentasi menjadi model yang lebih terintegrasi dan fleksibel,” kata Albert Lucius.
Menurutnya, Bali dipilih sebagai titik awal pengembangan layanan karena menjadi salah satu destinasi wisata paling populer di Indonesia dengan aktivitas yang sangat beragam.
“Bali All-Access Pass merupakan langkah awal kami dalam menghadirkan berbagai pengalaman dalam satu produk, didukung oleh tim SatuSatu concierge yang membantu wisatawan merencanakan perjalanan sekaligus memaksimalkan nilai dari pass tersebut,” lanjut Albert.
Tak hanya menyediakan akses destinasi, layanan concierge pribadi juga menjadi salah satu nilai utama yang ditawarkan. Setelah pass diaktifkan, tim concierge akan membantu wisatawan menyusun itinerary, memberikan rekomendasi aktivitas, hingga mengatur perjalanan agar lebih efisien.
Brand Ambassador Bali All-Access Pass, Bobby Saputra atau yang dikenal lewat akun @supercoolben, mengaku merasakan langsung kemudahan tersebut saat mencoba layanan ini.
“Yang paling berkesan bagi saya adalah betapa semuanya terasa begitu mudah dan lancar. Dengan Bali All-Access Pass, saya dibantu concierge pribadi yang menangani seluruh perencanaan dan koordinasi, sehingga perjalanan terasa begitu mulus dari satu aktivitas ke aktivitas berikutnya,” ujarnya.
Bali All-Access Pass tersedia dalam pilihan satu, dua, dan tiga hari dengan masa penggunaan hingga 90 hari sejak pembelian. Dalam masa peluncuran hingga Mei 2026, layanan ini ditawarkan dengan harga promo mulai Rp999 ribu untuk satu hari, Rp1,799 juta untuk dua hari, dan Rp2,499 juta untuk tiga hari.
Ke depan, konsep serupa disebut akan diperluas ke berbagai destinasi wisata lain di Indonesia sebagai bagian dari transformasi industri perjalanan yang lebih modern dan terintegrasi.