- Tiga penumpang kapal pesiar MV Hondius meninggal dunia akibat infeksi virus Andes di Samudra Atlantik baru-baru ini.
- WHO mengonfirmasi delapan kasus infeksi hantavirus di kapal tersebut, namun menilai risiko kesehatan global masih tetap rendah.
- Hantavirus bukanlah penyakit baru karena telah diidentifikasi sejak tahun 1950-an dan beredar luas pada populasi hewan pengerat.
“Walaupun ini merupakan insiden serius, WHO menilai risiko kesehatan masyarakat tetap rendah,” kata Tedros dilansir dari Al Jazeera.
Hingga kini, total delapan kasus telah dilaporkan. Dari jumlah tersebut, tiga orang dinyatakan meninggal dunia akibat dugaan infeksi virus Andes, salah satu jenis hantavirus yang dikenal dapat menular antarmanusia dalam kontak terbatas.