Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?

Galih Prasetyo | Suara.com

Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB
Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?
Ilustrasi Hantavirus. (Gemini AI)
  • Tiga penumpang kapal pesiar MV Hondius meninggal dunia akibat infeksi virus Andes di Samudra Atlantik baru-baru ini.
  • WHO mengonfirmasi delapan kasus infeksi hantavirus di kapal tersebut, namun menilai risiko kesehatan global masih tetap rendah.
  • Hantavirus bukanlah penyakit baru karena telah diidentifikasi sejak tahun 1950-an dan beredar luas pada populasi hewan pengerat.

Suara.com - Kasus Hantavirus yang menewaskan 3 orang penumpang kapal pesiar MV Hondius membuat heboh publik.

Menariknya di platform sosial media X, netizen juga dihebohkan dengan cuitan lama sebuah akun yang menuliskan tentang kemunculan Hantavirus.

Akun X @iamasoothsayer pada cuitan tertanggal 11 Juni 2022 menuliskan bahwa wabah Covid-19 akan berakhir pada 2023.

Setelahnya si pemilik akun menuliskan pada 2026 akan muncul hantavirus.

Sontak saja cuitan itu pun membuat netizen heboh. Salah satu akun X bahkan bertanya kepada Grok, aplikasi AI soal kebenaran cuitan tersebut.

Dalam penjelasannya, Grok menuliskan bahwa cuitan tersebut hanya kebetulan yang menyeramkan namun bukan ramalan nyata.

Viral! Akun Ini Berkicau Soal Kemunculan Hantavirus di 2026 Pada Juni 2022, Kok Bisa? [Tangkap layar X]
Viral! Akun Ini Berkicau Soal Kemunculan Hantavirus di 2026 Pada Juni 2022, Kok Bisa? [Tangkap layar X]

Faktanya, hantavirus bukan penyakit baru, melainkan virus yang telah lama ada dan beredar di populasi hewan pengerat (tikus) selama berdekade-dekade.

Dilansir dari sejumlah sumber, hantavirus pertama kali diidentifikasi secara signifikan selama Perang Korea (sekitar tahun 1950-an), di mana ribuan tentara jatuh sakit akibat demam berdarah yang kemudian diketahui disebabkan oleh virus ini.

Pada 1976, virus tersebut berhasil diisolasi oleh Dr. Ho Wang Lee pada tahun 1976.

Bahkan seperti dikutip dari Kemkes, hantavirus telah ada di Indonesia sejak tahun 1980-an, dengan seroprevalensi pada manusia mencapai sekitar 11,6%.

Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia, WHO mengonfirmasi lima kasus hantavirus yang terkait dengan kematian penumpang di kapal pesiar Hondius yang berlayar di Samudra Atlantik.

Selain lima kasus positif, tiga kasus lain masih berstatus suspek dan sedang dalam penyelidikan lebih lanjut.

Insiden ini terjadi di kapal berbendera Belanda tersebut yang tengah melakukan pelayaran dari Cape Verde menuju Pulau Tenerife di Spanyol.

Meski situasinya dinilai serius, WHO menyebut risiko terhadap kesehatan publik global masih rendah.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan pihaknya menerima laporan dari Inggris mengenai klaster penyakit pernapasan berat yang muncul di atas kapal.

“Walaupun ini merupakan insiden serius, WHO menilai risiko kesehatan masyarakat tetap rendah,” kata Tedros dilansir dari Al Jazeera.

Hingga kini, total delapan kasus telah dilaporkan. Dari jumlah tersebut, tiga orang dinyatakan meninggal dunia akibat dugaan infeksi virus Andes, salah satu jenis hantavirus yang dikenal dapat menular antarmanusia dalam kontak terbatas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius

Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:33 WIB

Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal

Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:30 WIB

Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19

Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:46 WIB

WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru

WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:43 WIB

3 Orang Meninggal Dunia, Kasus Pertama Hantavirus Ditemukan di Israel

3 Orang Meninggal Dunia, Kasus Pertama Hantavirus Ditemukan di Israel

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:37 WIB

Terkini

Rasa Haru Selimuti Rumah Duka Haerul Saleh, Peti Jenazah Diantar Para Pimpinan BPK

Rasa Haru Selimuti Rumah Duka Haerul Saleh, Peti Jenazah Diantar Para Pimpinan BPK

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:53 WIB

Lantai 4 Rumah Anggota BPK Haerul Saleh Hangus 80 Persen

Lantai 4 Rumah Anggota BPK Haerul Saleh Hangus 80 Persen

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:45 WIB

Kesaksian ART Selamat dalam Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK

Kesaksian ART Selamat dalam Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:37 WIB

Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi

Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:22 WIB

Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan

Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:17 WIB

Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci

Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:07 WIB

Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok

Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:58 WIB

Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka

Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:54 WIB

Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan

Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:45 WIB

Dikenal Baik dan Suka Menolong, Menteri Koperasi Ngaku Sering Tukar Pikiran dengan Haerul Saleh

Dikenal Baik dan Suka Menolong, Menteri Koperasi Ngaku Sering Tukar Pikiran dengan Haerul Saleh

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:45 WIB