Dokumen UFO AS Bongkar Dugaan Kebohongan Rusia 25 Tahun Lalu, Apa Itu?

Galih Prasetyo

Senin, 11 Mei 2026 | 06:57 WIB
Dokumen UFO AS Bongkar Dugaan Kebohongan Rusia 25 Tahun Lalu, Apa Itu?
Dokumen UFO AS Bongkar Dugaan Kebohongan Rusia 25 Tahun Lalu, Apa Itu? [Istimewa]
  • Dokumen rahasia Amerika Serikat mengungkap serangan udara pesawat militer Rusia di Lembah Kodori, Georgia pada Oktober 2001.
  • Laporan diplomat AS menyatakan pesawat Rusia menjatuhkan bom meskipun pemerintah Moskow membantah keterlibatan mereka dalam insiden tersebut.
  • Serangan tersebut bertujuan menekan kelompok milisi di wilayah Georgia demi mencegah pergerakan mereka menuju kawasan milik Rusia.

Suara.com - Dokumen rahasia terkait UFO yang baru dirilis pemerintah Amerika Serikat mengungkap fakta mengejutkan soal konflik di kawasan Kaukasus.

Sejumlah laporan objek terbang tak dikenal ternyata merujuk pada pesawat militer Rusia yang melakukan pengeboman di Georgia pada 2001.

Arsip tersebut berasal dari laporan rahasia Kedutaan Besar AS di Moskow yang dikirim ke Washington pada 30 Oktober 2001.

Dalam dokumen itu seperti dikutip dari militarny, Duta Besar AS untuk Rusia saat itu, Alexander Vershbow, menyebut pesawat Rusia melakukan serangan udara di Lembah Kodori, wilayah timur laut Abkhazia.

Serangan disebut terjadi pada 28 hingga 29 Oktober 2001. Saat itu, kawasan tersebut menjadi titik panas konflik antara kelompok pro-Rusia, milisi Georgia, dan pejuang dari Kaukasus Utara.

Pemerintah Rusia langsung membantah keterlibatan mereka. Menteri Luar Negeri Rusia saat itu, Mamedov, menegaskan tidak ada pesawat Rusia yang memasuki wilayah udara Georgia.

Ilustrasi pangkalan militer Rusia. [Ist]
Ilustrasi pangkalan militer Rusia. [Ist]

Namun, Vershbow dalam laporannya secara terbuka meragukan bantahan Moskow. Ia bahkan menyindir klaim Rusia yang menyebut pesawat misterius itu bisa saja UFO.

“Sulit menerima bantahan resmi Rusia bahwa pesawat mereka tidak terlibat. Menyebutnya UFO mungkin terdengar lucu jika pelanggaran ini tidak seserius itu,” tulis Vershbow dalam dokumen tersebut.

Ia menilai Rusia sengaja menekan kelompok Georgia dan Chechnya di Lembah Kodori untuk mencegah pergerakan mereka menuju Abkhazia maupun wilayah Rusia.

“Bantahan resmi itu mencerminkan kebiasaan tradisional Rusia menghindari pengakuan canggung dengan kebohongan besar,” lanjut diplomat AS tersebut.

Dokumen itu juga menyinggung situasi di kota Gudauta, tempat Rusia disebut mempertahankan kehadiran militer berkedok pasukan penjaga perdamaian demi menekan pemerintah Tbilisi.

Menurut catatan Departemen Pertahanan Georgia, empat pesawat militer dan enam helikopter melanggar wilayah udara negara itu melalui Abkhazia pada 28 Oktober 2001.

Mereka disebut menjatuhkan bom di jalur pegunungan Lembah Kodori.

Konflik di kawasan tersebut terus berlanjut hingga beberapa tahun kemudian.

Pada 2006, Georgia kembali mengirim pasukan ke Kodori Gorge, namun setelah perang Rusia-Georgia tahun 2008, Moskow akhirnya menguasai seluruh wilayah itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Anton Afinogenov? Pengawal Misterius Putin yang Kini Dibandingkan dengan Seskab Teddy

Siapa Anton Afinogenov? Pengawal Misterius Putin yang Kini Dibandingkan dengan Seskab Teddy

Lifestyle | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:28 WIB

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:46 WIB

Link Download Dokumen UFO dari Pemerintah AS: Trump dan Alien Trending Global

Link Download Dokumen UFO dari Pemerintah AS: Trump dan Alien Trending Global

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:40 WIB

Donald Trump Rilis 160 Dokumen Rahasia UFO: Bahas Alien dan Objek Misterius

Donald Trump Rilis 160 Dokumen Rahasia UFO: Bahas Alien dan Objek Misterius

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:59 WIB

Terkini

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:50 WIB

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:46 WIB

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:10 WIB

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:46 WIB

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:38 WIB

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:33 WIB

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:26 WIB

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:32 WIB

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:33 WIB

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:13 WIB