Waspada Hantavirus, Arab Saudi Perketat Pengawasan Gerbang Masuk ke Negara

Pebriansyah Ariefana

Senin, 11 Mei 2026 | 13:48 WIB
Waspada Hantavirus, Arab Saudi Perketat Pengawasan Gerbang Masuk ke Negara
Mekkah Arab Saudi (Pexels)
baca 10 detik
  • Arab Saudi merilis pedoman Hantavirus guna melindungi wisatawan selama periode libur musim panas.

  • Risiko masuknya virus dinilai rendah berkat pengawasan ketat di setiap pintu masuk negara.

  • Masyarakat diminta menjaga kebersihan dan menghindari kontak dengan hewan pengerat selama bepergian.

Suara.com - Langkah preventif masif dilakukan Arab Saudi dengan merilis panduan kesehatan khusus guna membentengi wisatawan dari risiko infeksi Hantavirus.

Strategi ini menjadi respons cepat atas temuan kasus virus mematikan tersebut di kapal pesiar MV Hondius baru-baru ini.

Dikutip dari https://www.spa.gov.sa/, pemerintah fokus memitigasi celah penularan dari hewan pengerat yang kerap mengintai mobilitas tinggi pada musim liburan.

Bukti tertulis suku Indian Navajo soal Hantavirus [Forces.si.edu]
Bukti tertulis suku Indian Navajo soal Hantavirus [Forces.si.edu]

Ketegasan otoritas ini bertujuan menjaga stabilitas kesehatan nasional di tengah meningkatnya arus perjalanan lintas negara.

Sistem peringatan dini kini diaktifkan secara maksimal untuk mendeteksi setiap anomali kesehatan pada pintu-pintu masuk kerajaan.

Otoritas Kesehatan Masyarakat Arab Saudi atau Weqaya memastikan koordinasi intensif dengan WHO terus berjalan secara berkala.

Ilustrasi Hantavirus [Suara.com]
Ilustrasi Hantavirus [Suara.com]

Hasil penilaian terbaru menunjukkan bahwa potensi masuknya patogen ini ke wilayah Arab Saudi masih di level rendah.

Pengawasan epidemiologi yang sangat ketat menjadi instrumen utama pemerintah dalam menekan kemungkinan penyebaran di masyarakat.

"Penilaian tersebut didasarkan pada sistem peringatan dini, pengawasan epidemiologi, hingga pemantauan ketat di pintu masuk negara," tulis Weqaya dalam keterangannya.

baca juga

Penularan Hantavirus sendiri diketahui bersumber dari kontak langsung dengan limbah biologis hewan pengerat yang terinfeksi.

Partikel di udara yang tercemar kotoran tikus menjadi jalur utama virus ini masuk ke sistem pernapasan manusia.

Meski transmisi antarmanusia sangat jarang terjadi, kewaspadaan tinggi tetap menjadi prioritas utama bagi setiap individu.

Weqaya menekankan pentingnya bagi setiap pelancong untuk memastikan status kesehatan mereka prima sebelum berangkat.

"Ikuti pedoman kesehatan yang dikeluarkan oleh otoritas resmi," jelas panduan tersebut melalui rilis resminya.

Keamanan asupan makanan dan air bersih selama di luar negeri menjadi poin krusial yang harus diperhatikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Krisis Iklim Disebut Bisa Memperparah Penyebaran Hantavirus?

Mengapa Krisis Iklim Disebut Bisa Memperparah Penyebaran Hantavirus?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:30 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat

Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×