Top 20 Kekuatan Militer Dunia Berdasarkan Personel Aktif: Indonesia Nomor Berapa?

Cesar Uji Tawakal

Selasa, 12 Mei 2026 | 08:03 WIB
Top 20 Kekuatan Militer Dunia Berdasarkan Personel Aktif: Indonesia Nomor Berapa?
Panser Anoa milik TNI. [Suara.com/Faqih]
baca 10 detik
  • Indonesia memiliki 405.000 personel militer aktif, menempatkan negara tersebut di urutan ke-15 dunia per April 2026.
  • China memimpin kekuatan militer global dengan 2 juta personel aktif, menciptakan celah signifikan dibandingkan negara lainnya.
  • Indonesia menempati peringkat ke-13 kekuatan militer dunia berdasarkan penilaian Global Firepower 2026 dengan skor 0.2582.

Suara.com - Dinamika geopolitik global yang terus berubah membuat setiap negara berlomba-lomba memperkuat pertahanannya.

Meski teknologi militer makin canggih dengan kehadiran drone dan kecerdasan buatan, jumlah personel aktif tetap menjadi fondasi utama atau "boots on the ground" yang menentukan kesiapan tempur sebuah bangsa.

Berdasarkan data terbaru hingga April 2026, jumlah personel militer aktif di seluruh dunia menunjukkan angka yang cukup kontras antar negara besar.

Memahami peta kekuatan ini bukan sekadar soal angka, melainkan gambaran bagaimana sebuah negara memprioritaskan keamanan kedaulatannya di tengah ketidakpastian global.

Jumlah personel aktif Indonesia peringkat berapa?

Dalam jajaran negara dengan militer terbesar, posisi Indonesia ternyata cukup diperhitungkan di level internasional.

Berdasarkan data Global Fire Power, Indonesia menempati urutan ke-15 dunia dengan jumlah personel aktif mencapai 405.000 orang.

Angka ini merupakan bagian dari total sumber daya manusia pertahanan Indonesia yang mencapai lebih dari 1 juta orang jika menggabungkan personel cadangan sebanyak 401.000 dan personel paramiliter sekitar 250.000 orang.

Dengan total populasi lebih dari 281 juta jiwa, Indonesia memiliki ketersediaan tenaga kerja militer yang sangat besar, di mana sekitar 114,5 juta warganya dikategorikan fit untuk menjalankan tugas militer.

baca juga

Negara posisi empat teratas

Tank Harimau Hitam Dengan Meriam C3105 Buatan Cockerill. (pindad.com)
Tank Harimau Hitam Dengan Meriam C3105 Buatan Cockerill. (pindad.com)

Jika kita melihat posisi puncak, terdapat celah atau gap yang sangat signifikan antara Indonesia dengan empat besar kekuatan militer dunia.

China memimpin di urutan pertama dengan total 2 juta personel aktif, yang berarti kekuatannya hampir lima kali lipat dibandingkan jumlah personel aktif Indonesia.

Di posisi kedua, India menyusul dengan 1,4 juta personel, diikuti oleh Amerika Serikat dan Rusia yang masing-masing menyiagakan sekitar 1,3 juta personel aktif.

Gap yang besar ini menunjukkan betapa masifnya skala mobilisasi kekuatan yang dimiliki oleh negara-negara adidaya tersebut dibandingkan dengan negara berkembang seperti Indonesia.

Berikut adalah daftar 20 negara dengan jumlah personel militer aktif terbesar di dunia berdasarkan data per April 2026:

  1. China: 2,0 Juta personel
  2. India: 1,4 Juta personel
  3. Amerika Serikat: 1,3 Juta personel
  4. Rusia: 1,3 Juta personel
  5. Korea Utara: 1,3 Juta personel
  6. Ukraina: 900 Ribu personel
  7. Pakistan: 660 Ribu personel
  8. Iran: 610 Ribu personel
  9. Ethiopia: 503 Ribu personel
  10. Turki (Türkiye): 481 Ribu personel
  11. Vietnam: 450 Ribu personel
  12. Korea Selatan: 450 Ribu personel
  13. Mesir: 439 Ribu personel
  14. Kolombia: 429 Ribu personel
  15. Indonesia: 405 Ribu personel
  16. Maroko: 400 Ribu personel
  17. Meksiko: 387 Ribu personel
  18. Brasil: 376 Ribu personel
  19. Taiwan: 361 Ribu personel
  20. Eritrea: 350 Ribu personel
Ranpur Pindad Badak (pindad.com)
Ranpur Pindad Badak (pindad.com)

Perbandingan sesama negara Asia

Menariknya, dominasi kekuatan militer berdasarkan jumlah personel saat ini sangat berpusat di Asia.

Selain China dan India di posisi teratas, kawasan Asia juga menempatkan Korea Utara dengan 1,3 juta personel, Pakistan dengan 660.000 personel, serta Iran dengan 610.000 personel aktif.

Di Asia Tenggara, Indonesia bersaing ketat dengan Vietnam yang memiliki 450.000 personel aktif.

Korea Selatan pun tidak kalah kuat dengan menyiagakan 450.000 personel, yang menempatkan mereka sejajar dengan kekuatan militer mapan lainnya di kawasan ini.

Konsentrasi jumlah personel yang besar di Asia ini menegaskan bahwa wilayah ini tetap menjadi titik panas strategis yang membutuhkan kesiapan militer tingkat tinggi.

Rangking kekuatan militer secara keseluruhan

Ranpur IFV Pandur II Milik TNI-AD yang Dipasangi Meriam Ares UT30MK2. (Twitter/pindad)
Ranpur IFV Pandur II Milik TNI-AD yang Dipasangi Meriam Ares UT30MK2. (Twitter/pindad)

Namun, kekuatan militer sebuah negara tidak hanya diukur dari banyaknya jumlah tentara yang berbaris.

Jika melihat peringkat kekuatan militer secara keseluruhan atau Global Firepower (GFP) 2026 yang mempertimbangkan lebih dari 60 faktor individu, posisi Indonesia justru lebih membanggakan.

Secara totalitas kekuatan, Indonesia berhasil menduduki peringkat ke-13 dunia dengan skor Power Index sebesar 0.2582.

Posisi ini menempatkan Indonesia di atas negara-negara maju seperti Jerman yang berada di urutan ke-12 tepat di atas kita, serta masih bersaing di papan atas bersama Amerika Serikat yang memegang posisi pertama, diikuti Rusia, China, India, dan Korea Selatan dalam jajaran lima besar dunia.

Peringkat ke-13 ini membuktikan bahwa kombinasi jumlah personel, alutsista, dan letak geografis menjadikan Indonesia sebagai salah satu kekuatan militer yang paling disegani di kancah global saat ini.

Berdasarkan data peringkat kekuatan militer tahun 2026 (Global Firepower), berikut adalah daftar 13 negara dengan kekuatan militer terkuat yang diukur menggunakan skor Power Index (PwrIndx).

Sebagai catatan, dalam penilaian ini, semakin kecil skornya, semakin kuat kemampuan tempur konvensional negara tersebut:

1. Amerika Serikat: 0.0741
2. Rusia: 0.0791
3. China: 0.0919
4. India: 0.1346
5. Korea Selatan: 0.1642
6. Prancis: 0.1798
7. Jepang: 0.1876
8. Britania Raya: 0.1881
9. Turki (Türkiye): 0.1975
10. Italia: 0.2211
11. Brasil: 0.2374
12. Jerman: 0.2463
13. Indonesia: 0.2582

Peringkat ini ditentukan berdasarkan lebih dari 60 faktor individu, mulai dari jumlah unit militer, status keuangan, hingga kemampuan logistik dan geografi.

Indonesia berada di peringkat ke-13 dunia, berada tepat di bawah Jerman.

Meskipun Indonesia berada di peringkat ke-15 jika hanya dihitung berdasarkan jumlah personel aktif (405.000 orang), secara keseluruhan kekuatan pertahanannya diakui lebih tinggi di mata dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soroti Kematian Anak dan Warga Sipil di Dogiyai, Mahasiswa Papua Ajukan 19 Tuntutan ke Pemerintah

Soroti Kematian Anak dan Warga Sipil di Dogiyai, Mahasiswa Papua Ajukan 19 Tuntutan ke Pemerintah

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:33 WIB

Andrie Yunus Tolak Hadiri Sidang Kasus Penyiraman Air Keras

Andrie Yunus Tolak Hadiri Sidang Kasus Penyiraman Air Keras

Foto | Senin, 11 Mei 2026 | 18:29 WIB

Andrie Yunus Tolak Bersaksi di Sidang Militer, KontraS: Kasus Air Keras Itu Pidana Umum!

Andrie Yunus Tolak Bersaksi di Sidang Militer, KontraS: Kasus Air Keras Itu Pidana Umum!

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:52 WIB

KontraS Kritik Hakim Pengadilan Militer yang Ancam Pidanakan Saksi Korban Andrie Yunus

KontraS Kritik Hakim Pengadilan Militer yang Ancam Pidanakan Saksi Korban Andrie Yunus

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:47 WIB

Yusril Ingatkan Hakim Militer di Kasus Andrie Yunus: Jangan Sekadar Formalitas

Yusril Ingatkan Hakim Militer di Kasus Andrie Yunus: Jangan Sekadar Formalitas

News | Senin, 11 Mei 2026 | 13:52 WIB

Terkini

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:35 WIB

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Surakarta | Sabtu, 26 September 2026 | 19:34 WIB

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 19:13 WIB

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 19:06 WIB

Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya

Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya

News | Sabtu, 26 September 2026 | 19:05 WIB

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

Bebas Bersyarat Bechi Dinilai Janggal, Komnas Perempuan Desak Transparansi Data

Bebas Bersyarat Bechi Dinilai Janggal, Komnas Perempuan Desak Transparansi Data

Video | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari

Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 18:59 WIB

Ketika Data PISA Berbicara, Narasi Keberhasilan Pendidikan Dipertanyakan

Ketika Data PISA Berbicara, Narasi Keberhasilan Pendidikan Dipertanyakan

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:55 WIB

Sinopsis Between Steps: Cinta di Tengah Dunia Robotika, Tayang 5 Oktober

Sinopsis Between Steps: Cinta di Tengah Dunia Robotika, Tayang 5 Oktober

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:50 WIB

×