- Prajurit aktif militer Korea Selatan kini marak melakukan prosedur operasi plastik di tengah masa tugas mereka.
- Tindakan bedah kosmetik tersebut menyebabkan gangguan serius terhadap kesiapan fisik prajurit dalam mengikuti jadwal latihan militer.
- Klinik di kawasan Gangnam memicu tren ini dengan menawarkan promosi khusus serta diskon besar bagi personel militer.
Di sisi lain, sejumlah komandan mulai menghadapi keluhan internal.
Seorang kapten di Provinsi Gangwon menyebut pernah menerima permintaan dari orang tua prajurit agar anaknya dibebaskan dari tugas fisik karena masih dalam masa pemulihan operasi kelopak mata.
Hingga kini, militer Korea Selatan belum memiliki aturan spesifik yang mengatur atau membatasi operasi plastik sukarela selama masa dinas.