- Wapres Gibran mengundang sepuluh siswa SMAN 1 Pontianak ke Istana Wapres pada Rabu (13/5) untuk memberikan dukungan moril.
- Pertemuan ini merespons polemik penilaian lomba cerdas cermat yang sempat viral karena ketidakadilan juri terhadap siswi bernama Ocha.
- Ketua MPR RI membatalkan hasil final tersebut dan menjadwalkan ulang perlombaan dengan mengganti seluruh juri demi menjaga integritas.

"Ini menjadi suatu harapan dan semangat bagi kami untuk terus melangkah maju dan berkembang," tegasnya.
Buntut dari kejadian ini, keadilan akhirnya tegak. Ketua MPR RI Ahmad Muzani dalam konferensi pers terpisah menyatakan bahwa hasil babak final LCC Tingkat Provinsi Kalbar resmi dibatalkan dan akan diulang kembali.
Muzani menegaskan, babak final ulang ini akan diawasi langsung oleh pimpinan MPR dari awal hingga akhir. Seluruh juri lama pun dinonaktifkan dan diganti secara total demi menjaga integritas kompetisi.
Kini, Ocha dan timnya tidak hanya pulang membawa ilmu dari Wapres, tapi juga kesempatan kedua untuk membuktikan kemampuan mereka di atas panggung yang adil.