- M Zakaria mengalami penusukan oleh seorang penagih utang di Jalan Sungai Tiram, Cilincing, Jakarta Utara, pada Kamis (14/5/2026).
- Peristiwa bermula saat pelaku menghentikan korban di jalan karena kesal akibat sisa utang yang belum juga dilunasi.
- Polsek Cilincing sedang memproses laporan korban dan melakukan pengejaran terhadap pelaku yang kini diduga berada di Sumatera.
Suara.com - M Zakaria menjadi korban penusukan oleh seorang penagih utang atau debt collector saat melintas di Jalan Sungai Tiram, Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (14/5/2026).
Dalam video yang ramai diunggah di media sosial, peristiwa bermula ketika korban diberhentikan oleh pelaku saat mengendarai sepeda motor.
Korban dan pelaku sempat terlibat cekcok. Pelaku diduga kesal karena korban sempat menghilang saat ditagih utang, lalu langsung menghentikan laju kendaraan korban.
Tak lama kemudian, pelaku menusukkan senjata tajam ke arah korban hingga mengucurkan darah.
Istri korban, Rosidah, mengaku suaminya memiliki utang sebesar Rp5 juta pada 2024 silam.
“Jadi minjam uangnya itu melalui perantara dan proses transaksi dilakukan secara online,” katanya kepada wartawan, Jumat (15/5/2026).
Selama ini, suaminya sempat beberapa kali membayar utang kepada pelaku usai meminjam uang. Namun karena korban bekerja di luar kota, komunikasi dengan pelaku terputus dan dianggap melarikan diri.
“Beberapa kali didatangi sama penagih utang dan meminta pelunasan sisa pembayaran sekitar Rp3 juta,” jelasnya.
Akibat belum memiliki uang, keluarga korban belum bisa melunasi sisa utang tersebut. Hingga akhirnya, korban dan pelaku berpapasan di jalan dan terjadi penganiayaan.
“Sudah lapor ke Polsek Cilincing, rekaman video sudah saya kasih ke polisi juga,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri mengatakan pihaknya telah menerima laporan dari korban usai penusukan terjadi.
“Kami masih proses penyelidikan dan pengejaran pelaku karena saat ini teridentifikasi berada di wilayah Sumatera,” singkatnya.
Bobi belum bisa menjelaskan lebih detail karena pihaknya masih fokus melakukan pengejaran terhadap pelaku penusukan.