Kerajaan-kerajaan yang Ada di Tatar Sunda

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:54 WIB
Kerajaan-kerajaan yang Ada di Tatar Sunda
Ilustrasi Kerajaan. (gurupendidikan.co.id)

Suara.com - Pengantar
Tidak semua kabupaten/kota di Jawa Barat ikut dalam kirab budaya, atau tidak diikutkan, sehingga masyarakat ada yang protes, misalnya Masyarakat Adat Kabupaten Garut.

Oleh karena itu, saya, selaku Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda, merasa perlu menyampaikan informasi tentang kerajaan-kerajaan yang ada di Tatar Sunda, yang umumnya memiliki keterkaitan dengan Kerajaan Sunda. Seperti diketahui bahwa kirab budaya kali ini, memamerkan  Mahkota Binokasih Sanghyang Pake, mahkota penobatan Raja-raja Sunda, yang dibuat di Kerajaan Galuh, dan sekarangdisimpan di Museum Prabu Geusan Ulun, di Sumedang.

Periode Pra Tarumanegara
Yang dimaksud dengan Tatar Sunda adalah wilayah yang terbentang dari Ujung Barat Pulau Jawa, yang sekarang dikenal sebagai Provinsi Banten, diikuti wilayah yang sekarang disebut Daerah Khusus Ibukota Jakarta, hingga sebagian wilayah yang sekarang disebut Provinsi Jawa Tengah dari Pantai utara Brebes hingga ke Pantai Selatan Cilacap.

Kerajaan apa saja yang pernah ada di Tatar Sunda ini? 

Sebuah berita Cina yang berasal dari tahun 132 menyebutkan bahwa Raja Pien dari kerajaanYe-tiao meminjamkan meterai mas dan pita ungu kerajaannya kepada Maharaja Tiao-pien. Menurut G. Ferrand, seorang ahli sejarah Perancis, Ye-Tiao adalah nama yang diberikan oleh orang Cina untuk menyebut Yawadwipa, sedangkan Tiao-pien adalah lafal Cina dari nama Sansekerta Dewawarman (Krom, 1931: 61-62). 

Dalam Naskah Wangsakerta diberitakan danya Dinasti Dewawarman lengkap dengan masa pemerintahannya di Kerajaan Salakanagara sejak awal abad Masehi, secara historis sulit untuk dibuktikan kebenarannya. Namun, berdasarkan prinsip yang dikemukakan Gilbert Garraghan (1956), disebutkan bahwa dalam ketiadaan sumber, maka sumber sekunder seperti ini dapat dipakai, meskipun dianggap sebagai pembuktian yang sangat lemah, hingga ditemukan bukti yang baru. 

Kerajaan Tarumanagara 
Pusat kekuasaan pertama di Tatar Sunda, yang memiliki bukti-bukti berupa sumber primer berupa prasasti tentang eksistensinya, dan juga termasuk yang awal di Nusantara, adalah Kerajaan Tarumanagara. Hingga sekarang, Raja Tarumanagara yang terkenal dan yang dikenal adalah Purnawarman. Sumber tertulis yang memberitakan tentang Tarumanagara adalah berita Cina, masing-masing berasal dari Fa-hsien tahun 414,  Dinasti Soui dan T’ang, serta tujuh buah prasasti batu.

Pada tahun 414, seorang Cina yang menjadi biksu kembali dari ziarah ke India. Perahu yang ditumpanginya diterjang badai sehingga terdampar di suatu tempat bernama Ye-po-ti. Menurut pendeta yang bernama Fa-hsien itu, di Ye-po-ti hanya sedikit ditemukan orang beragama Budha. Mereka umumnya beragama Brahmana, dan lebih banyak yang beragama “kotor”. 

Selanjutnya berita dari Dinasti Soui antara lain menyebutkan bahwa pada tahun 528 dan tahun 535, datang utusan dari T’o-lo-mo yang terletak di sebelah selatan. Sementara itu, sumber dari masa Dinasti T’ang juga menyebutkan bahwa pada tahun 666 dan tahun 669 datang utusan dari T’o-lo-mo (Moens, 1937: 363).

Rupanya dapat dipastikan bahwa T’o-lo-mo adalah nama tempat di daerah Tatar Sunda. Karena dari abad kelima itu ditemukan sejumlah tinggalan purbakala yang berkenaan dengan Tarumanagara, tidak salah jika sebutan T’o-lo-mo disesuaikan dengan Taruma(nagara) (Poerbatjaraka, 1951: 28).

Sumber lain berupa prasasti yang ditemukan di daerah yang berjauhan, dari dusun Batu Tumbuh di Jakarta Utara (sebuah), melalui daerah Ciampea, Bogor (lima buah), dan ke Cidanghiang di daerah Pandeglang, Banten (sebuah). Ketujuh buah prasasti itu adalah Prasasti Ciaruteun (Ciampea, Bogor) terletak di pinggir Sungai Ciaruteun dekat muara Cisadane; Prasasti Kebon kopi terletak di Dusun Muara Hilir, Cibungbulang;  Prasasti Pasir Koleangkak terletak di daerah perkebunan karet Jambu (Kecamatan Nanggung Bogor); Prasasti Tugu yang ditemukan di Dusun Batu Tumbuh, Jakarta Utara (Krom, 1915: 19). Prasasti Cidanghiang atau Lebak ditemukan di Dusun Lebak (Kecamatan Munjul, Pandeglang); Prasasti Muara Cianten; dan Prasasti Pasir Awi (Krom, 1931: 28, 32). 

Jika melihat wilayah persebaran prasasti, dapat diperkirakan bahwa pengaruh kekuasaan Kerajaan Tarumanagara pada masa pemerintahan Purnawarman, setidak-tidaknya mencakup sebagian wilayah Tatar Sunda mulai dari Kabupaten Pandeglang, Cisadane-Tanggerang di bagian barat, Kabupaten Bogor di bagian selatan, dan daerah Jakarta di bagian utara, daerah Bekasi dan Karawang di bagian timur (Soeroso, 2002: 1) Pusat kerajaan atau istana Tarumanagara, hingga sekarang belum diketahui dengan pasti. 

Poerbatjaraka menempatkan Kerajaan Tarumanagara itu di antara daerah-daerah yang dialiri Sungai Citarum, dan tanah di sebelah timur Cisadane yaitu Karawang, Bogor, dan Jakarta. Bahkan dengan menguraikan kata “Chandrabhaga” yang terdiri dari dua kata masing-masing “chandra” dan “bhaga”, akhirnya dipastikan bahwa pusat kerajaan itu tidak jauh dari Sungai Bekasi (Poerbatjaraka, 1951: 12-15).

Di sisi lain, Verstappen dan Noorduyn menyatakan bahwa dilihat dari segi morfologi maka Lagoa (sekarang kecamatan Lagoa, Jakarta Utara), tempat ditemukannya prasasti Tugu lebih memenuhi syarat sebagai lokasi ibu kota Tarumanagara (Verstappen, 1928: 228-307).

Kerajaan Sunda 
Pada prasasti Kebonkopi II, tertulis kalimat "barpulihkan haji sunda", yang terjemahan lainnya adalah: "pengembalian kekuasaan kepada Raja Sunda".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Bakal Ramaikan Kota Bandung

Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Bakal Ramaikan Kota Bandung

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:35 WIB

Renovasi Stadion Pakansari Dikebut Jelang Piala AFF 2026

Renovasi Stadion Pakansari Dikebut Jelang Piala AFF 2026

Foto | Senin, 18 Mei 2026 | 18:05 WIB

Modest Fashion Naik Kelas: Arabellescarf Bawa Kemewahan Kerajaan India ke Runway Jakarta

Modest Fashion Naik Kelas: Arabellescarf Bawa Kemewahan Kerajaan India ke Runway Jakarta

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 14:25 WIB

Ulasan Perfect Crown: Drama Kerajaan Modern Ringan tapi Bikin Emosional

Ulasan Perfect Crown: Drama Kerajaan Modern Ringan tapi Bikin Emosional

Your Say | Senin, 18 Mei 2026 | 14:30 WIB

Provinsi Jawa Barat Diisukan Mau Ganti Nama, Apa Arti Tatar Sunda?

Provinsi Jawa Barat Diisukan Mau Ganti Nama, Apa Arti Tatar Sunda?

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 07:20 WIB

Dedi Mulyadi Panen Kritik, Gelar Kirab Bak Raja di Tengah Ekonomi Tercekik

Dedi Mulyadi Panen Kritik, Gelar Kirab Bak Raja di Tengah Ekonomi Tercekik

Entertainment | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:30 WIB

Terkini

PBB Sebut Penangkapan Aktivis Sumud Flotilla oleh Israel Tabrak Hukum Internasional

PBB Sebut Penangkapan Aktivis Sumud Flotilla oleh Israel Tabrak Hukum Internasional

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:51 WIB

Prabowo ke Menkeu Purbaya: Kalau Pimpinan Bea Cukai Tak Mampu, Segera Ganti!

Prabowo ke Menkeu Purbaya: Kalau Pimpinan Bea Cukai Tak Mampu, Segera Ganti!

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:50 WIB

Tiga Korban Tewas Penyerangan Masjid San Diego Selamatkan Nyawa 140 Anak

Tiga Korban Tewas Penyerangan Masjid San Diego Selamatkan Nyawa 140 Anak

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:47 WIB

AS Keluar, Rusia Masuk: Intip Pertemuan Xi Jinping dan Putin di Beijing, Terusan Suez Bisa Tak Laku

AS Keluar, Rusia Masuk: Intip Pertemuan Xi Jinping dan Putin di Beijing, Terusan Suez Bisa Tak Laku

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:44 WIB

Bicara di Rapat Paripurna DPR, Prabowo Ingatkan Buruh: Jangan Kau Minta Saja Terus

Bicara di Rapat Paripurna DPR, Prabowo Ingatkan Buruh: Jangan Kau Minta Saja Terus

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:39 WIB

Prabowo: kalau Malaysia Bisa Bikin Izin dalam 2 Minggu, Kenapa Kita 2 Tahun? Memalukan!

Prabowo: kalau Malaysia Bisa Bikin Izin dalam 2 Minggu, Kenapa Kita 2 Tahun? Memalukan!

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:24 WIB

Puan Maharani: APBN 2027 Jangan Hanya Kejar Angka PDB, Tapi Harus Ciptakan Lapangan Kerja

Puan Maharani: APBN 2027 Jangan Hanya Kejar Angka PDB, Tapi Harus Ciptakan Lapangan Kerja

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:23 WIB

Jateng Media Summit 2026: Gubernur Luthfi Dorong Media Lokal Bertransformasi

Jateng Media Summit 2026: Gubernur Luthfi Dorong Media Lokal Bertransformasi

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:18 WIB

Warga Uganda Dilarang Saling Jabat Tangan, Alasannya Bikin Ngeri

Warga Uganda Dilarang Saling Jabat Tangan, Alasannya Bikin Ngeri

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:17 WIB

Tiap Malam Puluhan Ribu Kapal Berbendera Asing Curi Kekayaan Indonesia, Prabowo Bakal Tindak Tegas

Tiap Malam Puluhan Ribu Kapal Berbendera Asing Curi Kekayaan Indonesia, Prabowo Bakal Tindak Tegas

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:12 WIB