Delapan Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dilaporkan dalam Dugaan Kasus Kekerasan Seksual

Bella, Hiskia Andika Weadcaksana

Rabu, 20 Mei 2026 | 18:21 WIB
Delapan Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dilaporkan dalam Dugaan Kasus Kekerasan Seksual
Ratusan mahasiswa menggeruduk rektorat Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta menuntut penyelesaian dugaan kasus kekerasan seksual oleh sejumlah dosen, Rabu (20/5/2026). [Suara.com/Hiskia]
baca 10 detik
  • Ratusan mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta berunjuk rasa menuntut penuntasan dugaan kasus kekerasan seksual oleh delapan dosen kampus.
  • Aksi protes pada 20 Mei 2026 ini mendesak rektorat menonaktifkan seluruh terduga pelaku dalam tenggat waktu tiga hari.
  • Dugaan kekerasan seksual yang melibatkan relasi kuasa tersebut dilaporkan telah terjadi sejak tahun 2013 di lingkungan universitas.

Suara.com - Ratusan mahasiswa menggeruduk rektorat Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta sebagai tindak lanjut atas dugaan kasus kekerasan seksual yang melibatkan sejumlah dosen.

Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, ratusan mahasiswa sudah memadati gedung rektorat sejak siang. Mereka membawa sejumlah poster dan banner berisi kekecewaan terhadap kampus.

Massa aksi ditemui langsung oleh jajaran rektorat, termasuk Rektor UPN Veteran Yogyakarta, Moh Irhas Effendi.

Perwakilan mahasiswa sekaligus Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UPN Veteran Yogyakarta, Muhammad Risyad Hanafi, mendesak pihak kampus segera menuntaskan dugaan kasus kekerasan seksual yang menyeret sejumlah dosen tersebut.

Mahasiswa bahkan memberikan tenggat waktu tiga hari kepada rektorat untuk menunjukkan komitmen penanganan kasus tersebut.

Risyad mengatakan gelombang protes mahasiswa bermula dari mencuatnya dugaan kasus kekerasan seksual oleh dosen Fakultas Pertanian Prodi Agroteknologi yang viral di media sosial.

"Jadi dimulai semenjak tanggal 17 Mei bahwasanya terdapat akumulasi kemarahan pertama diinisiasi oleh Fakultas Pertanian terkait dengan dosen yang masih aktif dan memiliki banyak kasus kekerasan seksual kepada mahasiswinya dan sudah berlangsung lama," kata Risyad ditemui usai aksi, Rabu (20/5/2026).

Menurut dia, kasus tersebut kemudian memicu keberanian mahasiswa dari fakultas lain untuk turut melaporkan dugaan serupa. Dari hasil pendataan sementara, pihaknya mencatat terdapat delapan dosen terduga pelaku yang berasal dari sejumlah fakultas berbeda.

"Kami mencatat kurang lebih saat ini laporan itu hingga 8 (terduga pelaku) yang buktinya sudah terkumpul," ujarnya.

baca juga

Risyad merinci, delapan dosen tersebut berasal dari Fakultas Pertanian sebanyak tiga orang, Fakultas Teknologi Mineral dan Energi (FTME) satu orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) dua orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) satu orang, serta satu dosen lain yang belum diketahui homebase fakultasnya.

Tuntutan Penonaktifan Dosen

Mahasiswa meminta seluruh dosen yang telah dilaporkan segera dinonaktifkan sementara hingga proses pemeriksaan selesai. Tuntutan itu, kata Risyad, disampaikan langsung kepada Rektor UPN Veteran Yogyakarta dalam audiensi bersama mahasiswa.

"Untuk Pak Rektor sebenarnya (tuntutan) untuk menyelesaikan ini dengan komitmen secepatnya. Pastinya selama tadi disampaikan 3 hari, dalam tempo 3 hari," ujarnya.

"Kemudian baik itu segala pelaku untuk dinonaktifkan hingga proses selesai," imbuhnya.

Menurut Risyad, mahasiswa menghargai mekanisme penanganan yang diatur dalam Permendikbudristek terkait kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi. Namun, mereka menilai kampus selama ini lamban dalam menangani laporan sehingga memicu kemarahan mahasiswa.

"Maka dari itu teman-teman marah hari ini, akumulasinya marah," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual

Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:38 WIB

Kedok Alim Tukang Rujak di Kebon Jeruk Runtuh, Diduga Cabuli Anak Tetangga sejak Balita

Kedok Alim Tukang Rujak di Kebon Jeruk Runtuh, Diduga Cabuli Anak Tetangga sejak Balita

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:15 WIB

Berawal dari Titip Anak, Siswi SD di Jakbar Jadi Korban Pencabulan Tetangga Selama 4 Tahun

Berawal dari Titip Anak, Siswi SD di Jakbar Jadi Korban Pencabulan Tetangga Selama 4 Tahun

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:07 WIB

Guru yang Cabuli 4 Santri di Ponpes Lombok Tengah Ternyata Aktif di Aplikasi Kencan Gay

Guru yang Cabuli 4 Santri di Ponpes Lombok Tengah Ternyata Aktif di Aplikasi Kencan Gay

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:26 WIB

Membongkar Modus Predator Pengelana Feri: Mengapa Janji Loker di Medsos Masih Ampuh Jerat Mahasiswi?

Membongkar Modus Predator Pengelana Feri: Mengapa Janji Loker di Medsos Masih Ampuh Jerat Mahasiswi?

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:51 WIB

Nama Hakim dan Dosen UGM Diduga Dicatut di Struktur Yayasan Daycare Little Aresha

Nama Hakim dan Dosen UGM Diduga Dicatut di Struktur Yayasan Daycare Little Aresha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:39 WIB

Dijerat Pasal Berlapis, Feri Penyekap dan Pemerkosa Mahasiswi di Makassar Terancam 12 Tahun Penjara!

Dijerat Pasal Berlapis, Feri Penyekap dan Pemerkosa Mahasiswi di Makassar Terancam 12 Tahun Penjara!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 09:14 WIB

Dalih Mandikan Anak Muncul dalam Kasus Dugaan Pencabulan Ayah Kandung di Lampung

Dalih Mandikan Anak Muncul dalam Kasus Dugaan Pencabulan Ayah Kandung di Lampung

Entertainment | Minggu, 17 Mei 2026 | 15:40 WIB

Gus Ipul Pastikan Pendampingan dan Pemulihan Korban Pelecehan Seksual di Pati

Gus Ipul Pastikan Pendampingan dan Pemulihan Korban Pelecehan Seksual di Pati

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:03 WIB

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:44 WIB

Terkini

Kilat Sehari Jadi: Mengapa Pergantian Kapolri Berlangsung Hanya dalam Hitungan Jam?

Kilat Sehari Jadi: Mengapa Pergantian Kapolri Berlangsung Hanya dalam Hitungan Jam?

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:01 WIB

Hidup Bukan Konten: Stop Jadikan Media Sosial Penentu Standar Kebahagiaan!

Hidup Bukan Konten: Stop Jadikan Media Sosial Penentu Standar Kebahagiaan!

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Timnas Indonesia Akhiri 35 Tahun Puasa Gelar Malam Ini? John Herdman: Hormati Lawan, Rebut Trofi

Timnas Indonesia Akhiri 35 Tahun Puasa Gelar Malam Ini? John Herdman: Hormati Lawan, Rebut Trofi

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:00 WIB

AIA Indonesia Sasar Nasabah Orang Kaya, Tawarkan Proteksi hingga Usia 99 Tahun

AIA Indonesia Sasar Nasabah Orang Kaya, Tawarkan Proteksi hingga Usia 99 Tahun

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:53 WIB

Dituding Fasilitasi Aksi LGBT di Pesta Selebgram, Izin MYE Lounge Makassar Diperiksa

Dituding Fasilitasi Aksi LGBT di Pesta Selebgram, Izin MYE Lounge Makassar Diperiksa

Sulsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:51 WIB

Densus 88 Bongkar Jaringan Teror: Gunakan Pertemuan Daring untuk Indoktrinasi dan Latihan Fisik!

Densus 88 Bongkar Jaringan Teror: Gunakan Pertemuan Daring untuk Indoktrinasi dan Latihan Fisik!

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:45 WIB

RAAM Balik Cetak Laba Usaha Rp6,33 Miliar pada Semester I 2026

RAAM Balik Cetak Laba Usaha Rp6,33 Miliar pada Semester I 2026

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:43 WIB

BPK Kalbar 'Buka Suara' Soal Auditor Terjaring OTT Polda: Kami Masih Menunggu Informasi Resmi

BPK Kalbar 'Buka Suara' Soal Auditor Terjaring OTT Polda: Kami Masih Menunggu Informasi Resmi

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:38 WIB

Iran: Selat Hormuz Tidak Akan Dibuka Sebelum 'Syarat Damai' Dipenuhi AS

Iran: Selat Hormuz Tidak Akan Dibuka Sebelum 'Syarat Damai' Dipenuhi AS

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Surat MA Salah Alamat, Bupati Gowa Kehilangan Hak Tanggap dan Bakal Lawan Putusan Pemberhentian!

Surat MA Salah Alamat, Bupati Gowa Kehilangan Hak Tanggap dan Bakal Lawan Putusan Pemberhentian!

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:30 WIB

×