Wangi Parfum Beradu Aroma Kandang: Kisah Nayla, Eks SPG Mobil Mewah yang Kini Jadi 'Pramugari' Sapi

Muhammad Yasir

Jum'at, 22 Mei 2026 | 10:39 WIB
Wangi Parfum Beradu Aroma Kandang: Kisah Nayla, Eks SPG Mobil Mewah yang Kini Jadi 'Pramugari' Sapi
Sales Promotion Girl atau SPG ala pramugari di mall hewan kurban Haji Doni, Depok, Jawa Barat. [Suara.com/Tsabita]
baca 10 detik
  • Nayla, mantan staf showroom mobil, kini melayani pelanggan hewan kurban di Mall Hewan Kurban Haji Doni, Depok.
  • Ia beradaptasi dengan kondisi kandang yang panas dan berbau menyengat sambil menerapkan standar pelayanan profesional bagi pembeli.
  • Selain melayani konsumen, ia mempelajari karakteristik hewan melalui aplikasi digital serta membantu perawatan sapi di lokasi tersebut.

Sebelum bertugas, mereka mengikuti pelatihan khusus untuk mengenali jenis sapi, bobot, hingga harga jual. Menariknya, proses pembelajaran dilakukan dengan bantuan aplikasi digital.

Kita belajar pakai aplikasi, di situnya ada jenis-jenis sapi, harga sapi, dan bobotnya juga, nanti kita diajarin cara hitungnya.

Pengetahuan tersebut menjadi bekal penting saat berhadapan dengan pembeli yang ingin mengetahui detail hewan kurban yang akan dipilih.

Jika sebelumnya ia menjelaskan fitur kendaraan kepada konsumen, kini Nayla harus memahami karakteristik sapi serta menghitung estimasi bobot dan harga jualnya.

Sales Promotion Girl atau SPG ala pramugari berpose di mall hewan kurban Haji Doni, Depok, Jawa Barat. [Suara.com/Tsabita]
Sales Promotion Girl atau SPG ala pramugari berpose di mall hewan kurban Haji Doni, Depok, Jawa Barat. [Suara.com/Tsabita]

Melayani Pembeli hingga Memandikan Sapi

Rutinitas kerjanya pun berubah total. Selain melayani pelanggan yang datang silih berganti, Nayla juga sesekali turun langsung merawat sapi ketika suasana sedang lengang.

Mulai dari memberi makan, menyediakan minum, hingga memandikan sapi pernah ia lakukan.

"Aktivitas aku sih biasanya melayani customer aja, cuma kalo misalkan lagi iseng lagi sepi gitu, biasa kita ngasih makan sapi, ngasih minum, bahkan pernah mandiin sapi juga," tuturnya.

Dalam sehari, puluhan pelanggan bisa datang untuk melihat dan memilih hewan kurban. Sebagian hanya bertanya harga, sebagian lainnya datang kembali setelah mempertimbangkan pilihan mereka.

baca juga

"Sekitar 20-an sih ada, puluhan lah (pelanggan). Ada yang cuman nanya-nanya harga dulu, nanti besoknya balik lagi itu juga ada," kata Nayla.

Tantangan 

Di antara berbagai tugas yang dijalani, Nayla mengaku proses negosiasi menjadi tantangan tersendiri. Tidak sedikit pelanggan yang berusaha menawar harga serendah mungkin.

Sebagai petugas yang berada di garis depan pelayanan, ia harus menjembatani keinginan pembeli tanpa keluar dari ketentuan harga yang sudah ditetapkan.

"Paling tarik ulur pelanggan sih, biasanya kan pelanggan suka nego, nah itu kita agak susah tuh di situ nya, negosiasi," ungkapnya.

Namun di balik berbagai tantangan itu, ada pengalaman-pengalaman kecil yang justru membuat pekerjaannya terasa menyenangkan.

Salah satunya terjadi ketika ia sedang memberi makan sapi. Saat sedang fokus bekerja, seekor sapi tiba-tiba menjilatnya.

Momen tak terduga itu membuat Nayla kaget sekaligus tertawa.

"Pengalaman unik sih aku pernah dijilat sapi ya pas lagi ngasih makan tiba-tiba dijilat gitu, kaget sih itu pertama kali," katanya.

Wajah Baru di Pasar Kurban

Bagi Nayla, pekerjaan ini bukan sekadar soal mencari penghasilan menjelang Iduladha. Ada pengalaman baru yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya: beradaptasi dari dunia kendaraan mewah ke lingkungan peternakan yang penuh tantangan.

Di tengah aroma kandang yang menyengat dan suara lenguhan sapi yang tak pernah berhenti, ia tetap menjalankan tugasnya melayani pelanggan dengan standar pelayanan yang sama seperti saat bekerja di showroom.

Hingga musim kurban berakhir, Nayla akan terus menyambut para pembeli yang datang mencari hewan terbaik.

Dan dari tempat yang tak biasa itu, ia membawa pulang cerita-cerita baru—tentang panasnya kandang, kerasnya negosiasi, hingga pengalaman pertama dijilat sapi yang tak akan mudah dilupakan.

Reporter: Tsabita Aulia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal 'Ambo', Sapi Raksasa 1,15 Ton Asal Tangerang yang Dipilih Prabowo untuk Idul Adha 2026

Mengenal 'Ambo', Sapi Raksasa 1,15 Ton Asal Tangerang yang Dipilih Prabowo untuk Idul Adha 2026

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:50 WIB

Lebih Ganas dari PMK! Ancaman Penyakit BEF Hantui Sapi Kurban di Bekasi: Telat Sehari Bisa Mati

Lebih Ganas dari PMK! Ancaman Penyakit BEF Hantui Sapi Kurban di Bekasi: Telat Sehari Bisa Mati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:16 WIB

Jelang Iduladha 2026, Pemprov DKI Siapkan 900 Sapi Kurban Bersertifikat Halal dan Sehat

Jelang Iduladha 2026, Pemprov DKI Siapkan 900 Sapi Kurban Bersertifikat Halal dan Sehat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:33 WIB

Terkini

Kabar Duka: Nyai Hj Mahfudhoh Putri Pendiri NU KH Wahab Chasbullah Wafat di Usia 82 Tahun

Kabar Duka: Nyai Hj Mahfudhoh Putri Pendiri NU KH Wahab Chasbullah Wafat di Usia 82 Tahun

Jatim | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:27 WIB

61 Kg Merkuri Diselundupkan via Bakauheni, Polisi Gulung Jaringan Lintas Pulau

61 Kg Merkuri Diselundupkan via Bakauheni, Polisi Gulung Jaringan Lintas Pulau

Lampung | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:20 WIB

Kabar Buruk Timnas Indonesia! Ole Romeny Absen Lawan Thailand Malam Ini?

Kabar Buruk Timnas Indonesia! Ole Romeny Absen Lawan Thailand Malam Ini?

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Ulasan Ibadah & Cinta: Sebuah Batas Tipis Antara Perasaan dan Kewajiban

Ulasan Ibadah & Cinta: Sebuah Batas Tipis Antara Perasaan dan Kewajiban

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Perbedaan Mesin Cuci Inverter vs Non Inverter, Mana yang Lebih Hemat?

Perbedaan Mesin Cuci Inverter vs Non Inverter, Mana yang Lebih Hemat?

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Di Balik Lonjakan Surplus Perdagangan: Impor Melambat, Produksi Tertekan

Di Balik Lonjakan Surplus Perdagangan: Impor Melambat, Produksi Tertekan

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 06:31 WIB

Guyub Warga Bantul di Bekasi Rayakan HUT ke-45 Warkaban

Guyub Warga Bantul di Bekasi Rayakan HUT ke-45 Warkaban

Foto | Senin, 05 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

×