Diduga Diancam Pakai Pistol dan Disandera, Ilma Sani Polisikan Oknum GRIB Jaya

Vania Rossa | Suara.com

Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:07 WIB
Diduga Diancam Pakai Pistol dan Disandera, Ilma Sani Polisikan Oknum GRIB Jaya
Kuasa hukum dari LBH AP PP Muhammadiyah, Gufroni. (Suara.com/Dinda Pramesti K)
  • Ilma Sani Fitriana melaporkan ormas GRIB Jaya ke Polda Metro Jaya pada Jumat, 22 Mei 2026 terkait kekerasan.
  • Pelapor diduga mengalami penculikan, penyanderaan, serta ancaman senjata api oleh kelompok GRIB Jaya di markas mereka.
  • Kuasa hukum melaporkan dugaan peretasan ponsel dan intimidasi psikis agar kepolisian segera menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.

Suara.com - Tim pengacara yang tergabung dalam koalisi ormas Islam untuk perlindungan perempuan mendampingi Ilma Sani Fitriana,  putri dari penulis Ahmad Bahar, membuat laporan polisi di Polda Metro Jaya pada Jumat (22/5/2026). Laporan tersebut terkait dugaan kekerasan, penyanderaan, hingga ancaman menggunakan senjata api yang diduga dilakukan oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan Ormas GRIB Jaya.

Kuasa hukum dari LBH AP PP Muhammadiyah, Gufroni, menjelaskan pihaknya melayangkan dua laporan sekaligus, yakni ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) serta Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya.

“Pelaporan ini ada dua laporan. Yang pertama ditujukan kepada unit PPA Polda Metro Jaya, dan yang kedua adalah Direktorat Reserse Cyber Polda Metro Jaya,” ujar Gufroni di Gedung SPKT Polda Metro Jaya.

Ia mengatakan laporan ke unit PPA berkaitan dengan dugaan intimidasi yang dialami kliennya, mulai dari pengepungan rumah, penculikan, penyanderaan, hingga ancaman verbal dan penggunaan senjata api.

“Terkait adanya dugaan tindakan seperti pengepungan rumah, penculikan, penyanderaan, ancaman verbal, kekerasan verbal, kemudian penggunaan senjata api yang diduga dilakukan oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan sebagai ormas GRIB,” ungkapnya.

Gufroni juga menyebut nama Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules, dalam laporan tersebut.

“Diduga juga dilakukan oleh ketua umumnya dalam hal ini Bapak Hercules. Sebagaimana sudah kami sampaikan saat pengaduan di Komnas HAM dan Komnas Perempuan, klien kami mendapatkan perlakuan yang tidak semestinya,” katanya.

Menurut tim kuasa hukum, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 17 Mei 2026. Saat itu, Ilma diduga dibawa paksa ke markas GRIB Jaya Pusat untuk diinterogasi terkait pesan ancaman melalui WhatsApp yang ditujukan kepada Hercules dan istrinya.

Namun, pihak pengacara menegaskan Ilma tidak pernah mengirim pesan tersebut karena ponselnya diduga telah diretas.

“Di sana diinterogasi, dipaksa mengakui bahwa saudara Ilma yang mengirim pesan ancaman kepada Hercules dan istrinya melalui WhatsApp. Padahal itu bukan dilakukan oleh Ilma dan sebelumnya sudah dijelaskan bahwa handphonenya diretas,” ujar Gufroni.

Tak hanya itu, korban disebut mengalami intimidasi psikis menggunakan senjata api selama proses interogasi berlangsung.

“Ada ancaman bahwa dia akan dipenjara, kemudian ditunjukkan pistol dan ditakut-takuti dengan pistol lalu diletupkan dua kali ke bawah, ke tanah,” jelasnya.

Pihak kuasa hukum pun meminta kepolisian menyelidiki legalitas senjata api yang digunakan dalam dugaan intimidasi tersebut.

“Kami minta kepolisian menyelidiki terkait izin penggunaan senjata, karena ada syarat-syarat yang sangat ketat,” tegasnya.

Selain dugaan kekerasan dan intimidasi, tim pengacara juga melaporkan dugaan peretasan ponsel milik Ilma ke Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya. Mereka mengaku telah mengantongi sejumlah bukti tangkapan layar yang menunjukkan adanya aktivitas peretasan sebelum kejadian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kondisi Sudah Darurat, Sejumlah Dosen UPN Veteran Yogyakarta Diduga Lakukan Kekerasan Seksual

Kondisi Sudah Darurat, Sejumlah Dosen UPN Veteran Yogyakarta Diduga Lakukan Kekerasan Seksual

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:47 WIB

Daftar Karya Ahmad Bahar: Pernah Tulis Buku Jokowi, Gibran Hingga Anies Baswedan

Daftar Karya Ahmad Bahar: Pernah Tulis Buku Jokowi, Gibran Hingga Anies Baswedan

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 10:09 WIB

Adukan Dugaan Intimidasi Ormas GRIB Jaya ke Komnas HAM, Putri Ahmad Bahar Trauma Berat

Adukan Dugaan Intimidasi Ormas GRIB Jaya ke Komnas HAM, Putri Ahmad Bahar Trauma Berat

Video | Kamis, 21 Mei 2026 | 23:05 WIB

Terkini

Rumah Sakit Ebola di Kongo Dibakar Keluarga Pasien Terjangkit, Dilarang Bawa Jenazah Keluar RS

Rumah Sakit Ebola di Kongo Dibakar Keluarga Pasien Terjangkit, Dilarang Bawa Jenazah Keluar RS

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:03 WIB

Tak Cukup Gaji Puluhan Juta? Dirjen Bea Cukai Diduga Terima Suap Rp2,9 Miliar, Terancam Dicopot

Tak Cukup Gaji Puluhan Juta? Dirjen Bea Cukai Diduga Terima Suap Rp2,9 Miliar, Terancam Dicopot

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:02 WIB

Banding Ditolak, Eks Sekretaris MA Nurhadi Tetap Mendekam 5 Tahun Penjara

Banding Ditolak, Eks Sekretaris MA Nurhadi Tetap Mendekam 5 Tahun Penjara

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:57 WIB

Manfaat Baru untuk Kurir SPX Express, dari Umrah hingga Beasiswa S1 untuk Anak

Manfaat Baru untuk Kurir SPX Express, dari Umrah hingga Beasiswa S1 untuk Anak

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:48 WIB

Kondisi Sudah Darurat, Sejumlah Dosen UPN Veteran Yogyakarta Diduga Lakukan Kekerasan Seksual

Kondisi Sudah Darurat, Sejumlah Dosen UPN Veteran Yogyakarta Diduga Lakukan Kekerasan Seksual

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:47 WIB

Panduan Tata Cara Sholat Idul Adha dan Bacaannya dari Rakaat 1 sampai 2 Lengkap

Panduan Tata Cara Sholat Idul Adha dan Bacaannya dari Rakaat 1 sampai 2 Lengkap

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:42 WIB

Integrasi Transportasi Jabodetabek Dinilai Kunci Kurangi Emisi dan Perkuat Mobilitas Komuter

Integrasi Transportasi Jabodetabek Dinilai Kunci Kurangi Emisi dan Perkuat Mobilitas Komuter

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:30 WIB

Mensos Gus Ipul: Sekolah Rakyat Juga Menyasar Daerah 3T

Mensos Gus Ipul: Sekolah Rakyat Juga Menyasar Daerah 3T

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:15 WIB

Bukan Karena BOP! MUI Ungkap Rahasia di Balik Bebasnya 9 WNI dari Penjara Israel

Bukan Karena BOP! MUI Ungkap Rahasia di Balik Bebasnya 9 WNI dari Penjara Israel

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:14 WIB

Muncul Usul Jabatan DPR Cukup 2 Periode: Jangan Ada 'Kursi Abadi' di Senayan

Muncul Usul Jabatan DPR Cukup 2 Periode: Jangan Ada 'Kursi Abadi' di Senayan

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:00 WIB