Trump Desak Iran Serahkan Uranium ke AS di Tengah Negosiasi Damai

Arief Apriadi | Suara.com

Selasa, 26 Mei 2026 | 13:16 WIB
Trump Desak Iran Serahkan Uranium ke AS di Tengah Negosiasi Damai
Donald Trump meminta uranium Iran diserahkan ke AS untuk dimusnahkan di tengah proses diplomasi damai. Pakistan dan China kini aktif jadi mediator konflik. [The White House]
  • Donald Trump pada 25 Mei 2026 meminta Iran menyerahkan stok uranium untuk dimusnahkan demi meredam ketegangan program nuklir.
  • Pakistan dan China sedang melakukan upaya mediasi diplomatik untuk mendorong kesepakatan damai antara Amerika Serikat serta Iran.
  • Iran membantah tuduhan militer dengan menegaskan bahwa pengayaan uranium tetap difokuskan pada pemenuhan kebutuhan energi dan riset sipil.

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan pernyataan kontroversial dengan meminta agar stok uranium Iran diserahkan kepada Washington untuk dimusnahkan.

Pernyataan tersebut muncul di tengah proses diplomasi antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang dikabarkan mulai mendekati kesepakatan damai.

Iran sendiri selama ini menegaskan bahwa program pengayaan uranium mereka ditujukan untuk kepentingan sipil dan energi nasional.

Trump Singgung Pemusnahan Uranium Iran

Kolase foto Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi (kiri) dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan). [Suara.com]
Kolase foto Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi (kiri) dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan). [Suara.com]

Melalui platform Truth Social pada Senin (25/5/2026), Trump menyebut uranium yang diperkaya Iran sebaiknya diserahkan kepada Amerika Serikat atau dimusnahkan langsung di lokasi.

“Uranium yang diperkaya itu akan segera diserahkan kepada Amerika Serikat untuk dibawa pulang dan dimusnahkan, atau lebih baik dimusnahkan di lokasi,” tulis Trump.

Ia juga menyebut proses pemusnahan dapat dilakukan bersama pihak Iran dengan pengawasan lembaga energi atom internasional.

Pernyataan tersebut langsung memicu perhatian publik internasional karena muncul saat proses negosiasi penghentian konflik masih berlangsung.

Pakistan dan China Ambil Peran Diplomatik

Di tengah meningkatnya tensi, Pakistan dan China disebut aktif memainkan peran diplomatik untuk meredakan konflik.

Panglima Angkatan Darat Pakistan, Marsekal Asim Munir, mengungkapkan bahwa peluang tercapainya kesepakatan damai antara Washington dan Teheran semakin terbuka.

Pernyataan itu disampaikan Munir saat bertemu Menteri Luar Negeri China Wang Yi di Beijing.

Media pemerintah China melaporkan bahwa pembahasan antara kedua negara mencakup perkembangan terbaru situasi keamanan kawasan serta upaya mediasi yang dilakukan Islamabad.

Pakistan disebut ingin mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi dan dialog internasional.

Ketegangan Program Nuklir Iran Kembali Memanas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemimpin Tertinggi Iran Bersembunyi di Bunker, Intelijen AS Klaim Komunikasi Terputus

Pemimpin Tertinggi Iran Bersembunyi di Bunker, Intelijen AS Klaim Komunikasi Terputus

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:14 WIB

Presiden Meksiko Bongkar Alasan Mengejutkan Timnas Iran Pindah Markas ke Tijuana

Presiden Meksiko Bongkar Alasan Mengejutkan Timnas Iran Pindah Markas ke Tijuana

Bola | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:04 WIB

Bombardir Bandar Abbas, AS Klaim Serangan ke 2 Kapal Iran Tak Langgar Gencatan Senjata

Bombardir Bandar Abbas, AS Klaim Serangan ke 2 Kapal Iran Tak Langgar Gencatan Senjata

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:55 WIB

VinFast Digugat Pemerintah, Ternyata Ini Sebabnya

VinFast Digugat Pemerintah, Ternyata Ini Sebabnya

Otomotif | Selasa, 26 Mei 2026 | 10:38 WIB

Terganjal Visa dan Keamanan, Meksiko Siap Tampung Iran di Piala Dunia 2026

Terganjal Visa dan Keamanan, Meksiko Siap Tampung Iran di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 26 Mei 2026 | 10:28 WIB

Terkini

Viral Duel Maut WNA Brunei di Blok M, Korban Tewas Setelah 10 Hari Kritis di ICU

Viral Duel Maut WNA Brunei di Blok M, Korban Tewas Setelah 10 Hari Kritis di ICU

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:20 WIB

Kemensos dan Kementerian PU Targetkan 93 Sekolah Rakyat Permanen Rampung Bulan Juni

Kemensos dan Kementerian PU Targetkan 93 Sekolah Rakyat Permanen Rampung Bulan Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:19 WIB

Gagal Sewa Gedung di Gunawarman, Perusahaan Ini Ditipu Rp2 Miliar Akibat Penipuan Sewa Gedung

Gagal Sewa Gedung di Gunawarman, Perusahaan Ini Ditipu Rp2 Miliar Akibat Penipuan Sewa Gedung

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:14 WIB

Lahan Papua Cuma Dihargai Rp300 Ribu, Yorrys Raweyai: Itu Tidak Manusiawi

Lahan Papua Cuma Dihargai Rp300 Ribu, Yorrys Raweyai: Itu Tidak Manusiawi

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:07 WIB

Polemik PSN Papua Tak Bisa Lagi Dipandang Sebelah Mata, DPD Resmi Bentuk Pansus

Polemik PSN Papua Tak Bisa Lagi Dipandang Sebelah Mata, DPD Resmi Bentuk Pansus

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:57 WIB

Alarm Bahaya RUU HAM, Korban Terancam Kehilangan Pengawas Independen

Alarm Bahaya RUU HAM, Korban Terancam Kehilangan Pengawas Independen

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:37 WIB

Prabowo Kurban 1.098 Sapi Pakai Duit APBN, MUI: Bagus Untuk Rakyat

Prabowo Kurban 1.098 Sapi Pakai Duit APBN, MUI: Bagus Untuk Rakyat

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:35 WIB

Kemhan Klarifikasi Kabar Bandara Kertajati jadi 'Markas' Hercules AS: Masih Rencana

Kemhan Klarifikasi Kabar Bandara Kertajati jadi 'Markas' Hercules AS: Masih Rencana

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:30 WIB

Plastik Makanan Minuman Dominasi Sampah Laut di 112 Negara, Apa Solusinya?

Plastik Makanan Minuman Dominasi Sampah Laut di 112 Negara, Apa Solusinya?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:30 WIB

Siasat Licik Host Akun K Cari Cuan, Paksa Talent Live Vulgar Pakai Kedok Challenge

Siasat Licik Host Akun K Cari Cuan, Paksa Talent Live Vulgar Pakai Kedok Challenge

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:26 WIB