California Terancam Krisis Kimia Usai Ledakan Tangki GKN Aerospace

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Selasa, 26 Mei 2026 | 13:31 WIB
California Terancam Krisis Kimia Usai Ledakan Tangki GKN Aerospace
Ilustrasi ledakan
  • Otoritas California berhasil mengeliminasi risiko ledakan tangki kimia utama di fasilitas GKN Aerospace Garden Grove.

  • Sebanyak 16.000 warga masih mengungsi demi menghindari ancaman paparan sisa gas beracun.

  • Kejaksaan Orange County resmi membuka penyelidikan kriminal terkait kelalaian kerusakan sistem pendingin tangki.

 

Suara.com - Ancaman ledakan masif dari tangki penyimpanan bahan kimia di kawasan Garden Grove akhirnya berhasil dieliminasi oleh otoritas keselamatan California.

Kendati demikian, sekitar 16.000 penduduk setempat dilaporkan belum diizinkan kembali ke kediaman mereka hingga situasi benar-benar kondusif.

Langkah taktis ini diambil guna mengantisipasi potensi munculnya letupan skala kecil serta paparan polusi udara beracun.

ILUSTRASI ledakan nuklir (wikipedia)
ILUSTRASI ledakan nuklir (wikipedia)

Sebelumnya, kebijakan evakuasi massal telah memaksa hampir 50.000 warga mengungsi akibat lonjakan drastis suhu dan tekanan tangki.

Fasilitas milik GKN Aerospace tersebut menampung sekitar 7.000 galon senyawa metil metakrilat (MMA) yang sangat reaktif bagi kesehatan manusia.

"Kami masih menghadapi ancaman yang sedang kami mitigasi saat ini," kata McGovern dikutip dari CNN.

Tim gabungan terus melakukan pemantauan ketat terhadap stabilitas struktur tangki demi mencegah skenario terburuk di lapangan.

Ilustrasi ledakan. (Pixabay)
Ilustrasi ledakan. (Pixabay)

Interim Kepala Otoritas Pemadam Kebakaran Orange County, TJ McGovern, membenarkan bahwa risiko bahaya laten belum sepenuhnya hilang.

Ia menegaskan masih ada potensi letupan susulan yang penanganannya memerlukan prosedur keselamatan tingkat tinggi secara konstan.

Termasuk "potensi ledakan yang tidak seburuk BLEVE" tetapi tetap merupakan risiko bagi keselamatan publik, katanya.

Di sisi lain, penurunan tingkat bahaya ini dipercepat oleh munculnya celah mikro pada dinding luar kompartemen penyimpanan.

Kondisi tersebut justru membantu mereduksi tekanan gas ekstrem di dalam ruang penyimpanan tanpa memicu insiden fatal.

Suntikan jutaan galon air dingin secara konstan selama beberapa hari menjadi kunci utama penurunan suhu material.

Saat ini, tim ahli lingkungan sedang menguji sampel air sisa pembersihan guna mendeteksi kontaminasi zat berbahaya.

Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa indikator suhu tangki kini sudah bergerak turun ke level aman secara bertahap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Bahan Kimia Berbahaya dari Busa Pemadam Kebakaran Bertahan di Lingkungan hingga 33 Tahun

Studi: Bahan Kimia Berbahaya dari Busa Pemadam Kebakaran Bertahan di Lingkungan hingga 33 Tahun

News | Senin, 25 Mei 2026 | 12:10 WIB

Bantah Gunakan Drone Serang Gereja di Intan Jaya, TNI: Itu Aksi Provokasi Pecah Belah!

Bantah Gunakan Drone Serang Gereja di Intan Jaya, TNI: Itu Aksi Provokasi Pecah Belah!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:53 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Terkini

Trump Desak Iran Serahkan Uranium ke AS di Tengah Negosiasi Damai

Trump Desak Iran Serahkan Uranium ke AS di Tengah Negosiasi Damai

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:16 WIB

Pemimpin Tertinggi Iran Bersembunyi di Bunker, Intelijen AS Klaim Komunikasi Terputus

Pemimpin Tertinggi Iran Bersembunyi di Bunker, Intelijen AS Klaim Komunikasi Terputus

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:14 WIB

Wagub Erwan Optimistis Jabar Pertahankan Gelar Juara Umum Anugerah Adinata Syariah 2026

Wagub Erwan Optimistis Jabar Pertahankan Gelar Juara Umum Anugerah Adinata Syariah 2026

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:09 WIB

Prabowo Serahkan 1.098 Sapi Kurban Premium, Pemerintah Gelontorkan Rp100 Miliar dari APBN

Prabowo Serahkan 1.098 Sapi Kurban Premium, Pemerintah Gelontorkan Rp100 Miliar dari APBN

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:05 WIB

Bantah Klaim Pemerintah, Komnas HAM Mengaku Tak Pernah Dilibatkan dalam Draft RUU HAM

Bantah Klaim Pemerintah, Komnas HAM Mengaku Tak Pernah Dilibatkan dalam Draft RUU HAM

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 12:38 WIB

Studi Ungkap Kemacetan Bikin Kota Semakin Panas, Apa Sebabnya?

Studi Ungkap Kemacetan Bikin Kota Semakin Panas, Apa Sebabnya?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 12:30 WIB

Sikat Eksploitasi Anak, Pemprov DKI Terjunkan Tim ke Lokasari Usai Kode 'Perawan' Viral di Medsos

Sikat Eksploitasi Anak, Pemprov DKI Terjunkan Tim ke Lokasari Usai Kode 'Perawan' Viral di Medsos

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 12:26 WIB

BGN Luncurkan Aplikasi Reviu Menu MBG, Awasi Kesegaran Hingga Variasi Menu Makanan

BGN Luncurkan Aplikasi Reviu Menu MBG, Awasi Kesegaran Hingga Variasi Menu Makanan

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 12:20 WIB

BGN Luncurkan Aplikasi Reviu, Guru hingga Ustaz Bisa Beri Penilaian Menu MBG

BGN Luncurkan Aplikasi Reviu, Guru hingga Ustaz Bisa Beri Penilaian Menu MBG

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 12:09 WIB

Bombardir Bandar Abbas, AS Klaim Serangan ke 2 Kapal Iran Tak Langgar Gencatan Senjata

Bombardir Bandar Abbas, AS Klaim Serangan ke 2 Kapal Iran Tak Langgar Gencatan Senjata

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:55 WIB