Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

Vania Rossa | Suara.com

Selasa, 26 Mei 2026 | 22:24 WIB
Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru
Anak-anak di Kampung Cijantur, Desa Rabak, Kabupaten Bogor, punya gedung Sekolah Dasar baru. (Dok. Ist)
  • Anak-anak di Kampung Cijantur, Desa Rabak, Kabupaten Bogor, punya ruang belajar lebih layak setelah pembangunan ruang kelas baru di SDN Kadusewu, Kampung Cijantur, Kabupaten Bogor.
  • Pembangunan fasilitas dilakukan guna mengatasi kondisi ruang kelas yang sebelumnya tidak layak serta akses jalan yang sulit.
  • Peresmian gedung baru pada 24 Mei 2026 tersebut bertujuan memberikan motivasi bagi siswa dalam meraih cita-cita mereka.

Suara.com - Anak-anak di Kampung Cijantur, Desa Rabak, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, kini bisa belajar dengan lebih nyaman setelah hadirnya bangunan baru untuk ruang kelas jauh SDN Kadusewu.

Sebelumnya, kondisi sekolah di wilayah terpencil tersebut cukup memprihatinkan. Ruang kelas yang digunakan untuk belajar mengajar sudah tidak layak dan akses menuju sekolah pun penuh tantangan, terutama saat musim huan tiba.

Guru SDN Kadusewu, Widyastuti, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap jalan setapak tanah merah yang sangat licin saat hujan. Kondisi itu kerap menyulitkan aktivitas belajar mengajar di sekolah.

Pembangunan ruang kelas baru ini dilakukan Rotary Indonesia sebagai bagian dari upaya mendukung pemerataan pendidikan di daerah terpencil.

Presiden Rotary Club Jakarta Menteng Sendarius Lesmana bersama Hetty Andika Perkasa meninjau langsung SDN Kadusewu pada Minggu (24/5/2026), didampingi guru, perangkat desa, dan tokoh masyarakat.

Hadirnya gedung baru disebut membawa semangat baru bagi guru maupun para siswa.

"Mudah-mudahan membuat anak-anak lebih giat lagi belajarnya karena ini memotivasi kita supaya anak-anak itu bisa meraih cita-citanya," ujar Widyastuti.

Hetty Andika Perkasa menegaskan bahwa tantangan geografis tidak boleh menghalangi hak anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

"Renovasi kelas jauh ini bukan hanya tentang memperbaiki bangunan, tetapi juga memberikan semangat, harapan, dan motivasi kepada anak-anak agar terus belajar dan meraih cita-cita mereka," ungkapnya.

Kunjungan tersebut juga dihadiri sejumlah perwakilan Rotary Jepang, di antaranya Yukito Yamasaki PE, Yoshitaka Murakami, dan Kengo Takahashi PDG.

Bagi masyarakat sekitar, kehadiran ruang belajar baru di SDN Kadusewu menjadi harapan agar anak-anak di wilayah terpencil tetap memiliki kesempatan untuk mengejar pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak-anak Kini Bisa Belajar Perubahan Iklim Lewat Permainan

Anak-anak Kini Bisa Belajar Perubahan Iklim Lewat Permainan

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:08 WIB

Malaysia Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun Mulai Juni 2026

Malaysia Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun Mulai Juni 2026

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:18 WIB

Laporan UNICEF: Satu Anak Palestina Meninggal Tiap Pekan, 85 Persen Ulah Israel

Laporan UNICEF: Satu Anak Palestina Meninggal Tiap Pekan, 85 Persen Ulah Israel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:19 WIB

Terkini

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:10 WIB

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:42 WIB

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:41 WIB

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:29 WIB

Gagah! Sapi Kurban 'Kelas Berat' 1 Ton Milik Prabowo Tiba di Masjid Istiqlal

Gagah! Sapi Kurban 'Kelas Berat' 1 Ton Milik Prabowo Tiba di Masjid Istiqlal

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:22 WIB

Siapa Prihatini Cs? Peneliti yang Diduga Tipu Pakar Dunia di Denmark Ternyata Bukan Dosen Lokal

Siapa Prihatini Cs? Peneliti yang Diduga Tipu Pakar Dunia di Denmark Ternyata Bukan Dosen Lokal

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:10 WIB

Skandal Riset Palsu Demi Travel Grant, UNY Benarkan Rivaldy dan Prihantini Adalah Alumni

Skandal Riset Palsu Demi Travel Grant, UNY Benarkan Rivaldy dan Prihantini Adalah Alumni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 20:59 WIB

Pemkab Mojokerto Kucurkan Dana Rp7,5 Miliar untuk Insentif 6 Ribu Guru TPQ

Pemkab Mojokerto Kucurkan Dana Rp7,5 Miliar untuk Insentif 6 Ribu Guru TPQ

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 20:52 WIB

Jalur KRL Tangerang Kembali Normal Setelah Tiga Jam Gangguan

Jalur KRL Tangerang Kembali Normal Setelah Tiga Jam Gangguan

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 20:47 WIB