Katanya Mau Damai, AS Kembali Serang Iran Kirim Jet Tempur

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 27 Mei 2026 | 12:41 WIB
Katanya Mau Damai, AS Kembali Serang Iran Kirim Jet Tempur
Profil jet tempur f-47, pesawat canggih milik Amerika Serikat. [Wikipedia]
baca 10 detik
  • Amerika Serikat membom pangkalan rudal Iran di dekat Selat Hormuz dengan alasan membela diri.

  • Serangan militer ini terjadi di tengah negosiasi damai dan perpanjangan gencatan senjata kedua negara.

  • Menlu AS Marco Rubio menegaskan kesepakatan nuklir hanya terjadi jika Iran menyetujui syarat yang menguntungkan.

"Mereka akan terbuka dengan satu atau lain cara, jadi mereka harus terbuka."

"Apa yang terjadi di sana melanggar hukum, ilegal, tidak berkelanjutan bagi dunia, dan tidak dapat diterima."

Tindakan sepihak Amerika Serikat ini langsung memicu reaksi keras dari pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei. Dalam pesan tertulisnya, ia menegaskan bahwa peta geopolitik Timur Tengah kini sudah jauh berubah.

"Timur Tengah tidak akan lagi berfungsi sebagai perisai bagi pangkalan-pangkalan AS," kecam Khamenei melalui pesan tertulis menyambut ibadah haji tahunan.

"Selain tidak lagi memiliki tempat aman untuk kejahatan dan mendirikan pangkalan militer di wilayah tersebut, Amerika bergerak menjauh dari status sebelumnya dari hari ke hari."

Ketegangan bersenjata ini sebenarnya merupakan kelanjutan dari gesekan hebat antara kapal perusak AS dan armada laut Iran di Selat Hormuz pada awal Mei lalu. Meski kedua belah pihak saling melempar tuduhan sebagai pemicu bentrokan, Presiden Donald Trump saat itu tetap bersikeras bahwa kesepakatan gencatan senjata yang dimulai sejak 8 April masih berlaku efektif.

Upaya damai yang sedang digodok saat ini kabarnya mencakup rencana perpanjangan gencatan senjata selama 60 hari, pembukaan kembali Selat Hormuz secara penuh, serta penyusunan peta jalan untuk negosiasi lanjutan terkait program nuklir Teheran.

Namun, intelijen Amerika meyakini proses komunikasi terhambat karena Mojtaba Khamenei saat ini dilaporkan bersembunyi di lokasi rahasia akibat cedera dari serangan Israel yang menewaskan ayahnya tiga bulan lalu.

Persoalan krusial dalam perundingan ini mencakup desakan AS agar Iran memusnahkan atau menyerahkan cadangan uraniumnya yang telah diperkaya hingga 60 persen—ambang batas yang sangat dekat untuk menciptakan bom nuklir.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanda-tanda Damai Perang AS - Iran Sudah Terlihat, China Minta DK PBB Tagih Kepastian

Tanda-tanda Damai Perang AS - Iran Sudah Terlihat, China Minta DK PBB Tagih Kepastian

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:30 WIB

Skuad AS Piala Dunia 2026: Mauricio Pochettino Andalkan Christian Pulisic Lagi

Skuad AS Piala Dunia 2026: Mauricio Pochettino Andalkan Christian Pulisic Lagi

Bola | Rabu, 27 Mei 2026 | 08:10 WIB

Daftar Pemain Amerika Serikat di Piala Dunia 2026, Andalkan Christian Pulisic di Lini Depan

Daftar Pemain Amerika Serikat di Piala Dunia 2026, Andalkan Christian Pulisic di Lini Depan

Bola | Rabu, 27 Mei 2026 | 08:04 WIB

Terkini

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:30 WIB

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:00 WIB

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

×