Presiden Masoud Pezeshkian: Iran Siap Berdamai Akhiri Perang

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 27 Mei 2026 | 15:49 WIB
Presiden Masoud Pezeshkian: Iran Siap Berdamai Akhiri Perang
Presiden Iran Masoud Pezeshkian (IG Masoud Pezeshkian)
baca 10 detik
  • Iran menyatakan kesiapan mutlak untuk mengakhiri konflik dan ketegangan bersenjata di Timur Tengah.

  • Teheran menuntut Amerika Serikat mencairkan aset bernilai Rp427,2 miliar lewat proposal 14 poin.

  • Dialog intensif di Qatar difokuskan pada penyusunan dokumen ahli demi stabilitas kawasan regional.

Suara.com - Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan komitmen negaranya untuk segera menghentikan segala bentuk pertempuran di kawasan Timur Tengah. Langkah strategis ini diambil guna mewujudkan stabilitas keamanan yang bermartabat bagi seluruh negara terkait.

Melalui pembicaraan intensif dengan Qatar, Teheran kini mulai menyusun cetak biru perdamaian yang lebih konkret. Fokus utama diplomasi tersebut diarahkan pada penyelesaian dokumen kesepakatan di tingkat ahli.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Iran ingin beralih dari konfrontasi militer menuju resolusi meja perundingan. Proses ini juga menjadi ujian besar bagi komitmen perdamaian yang selama ini disuarakan global.

Masoud Pezeshkian (Iranian Presidency/dpa)
Masoud Pezeshkian (Iranian Presidency/dpa)

"Presiden Iran berterima kasih kepada Pemerintah Qatar atas dukungan dan upaya konstruktif yang berkelanjutan dalam upaya perdamaian, menyatakan kesiapan Iran untuk bergerak menuju kerangka kerja bermartabat guna mengakhiri perang dan ketegangan regional saat ini," menurut pernyataan resmi Pemerintah Iran.

Pihak Teheran kini menuntut pembuktian nyata dari Amerika Serikat untuk menunjukkan keseriusan mereka dalam menciptakan perdamaian. Hubungan bilateral kedua negara tersebut memang kerap memanas akibat berbagai ketegangan politik.

"Upaya serius sedang dilakukan, termasuk di tingkat ahli, untuk menyelesaikan dokumen dan teks guna mempersiapkan jalan yang jelas menuju stabilitas," kata Pezeshkian dikutip dari RIA.

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengatakan serangan rudal terhadap Israel didasarkan pada "hak pembelaan diri yang sah" negara tersebut, seraya menekankan bahwa Iran memberikan "tanggapan tegas" terhadap "agresi" Israel. /ANTARA/Anadolu/py
Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengatakan serangan rudal terhadap Israel didasarkan pada "hak pembelaan diri yang sah" negara tersebut, seraya menekankan bahwa Iran memberikan "tanggapan tegas" terhadap "agresi" Israel. /ANTARA/Anadolu/py

Guna memuluskan rencana tersebut, delegasi tingkat tinggi yang dipimpin Ketua Parlemen Iran Mohammad-Bagher Ghalibaf telah diutus ke Qatar. Misi diplomatik ini membawa agenda krusial mengenai pemulihan hak ekonomi negara.

Negosiasi damai yang dimediasi oleh Qatar ini berpusat pada pembebasan dana finansial Iran yang dibekukan oleh Washington. Pencairan dana tersebut dinilai menjadi kunci utama normalisasi hubungan kedua belah pihak.

Iran telah menyodorkan proposal penyelesaian yang berisi 14 poin usulan sebagai syarat utama rekonsiliasi. Dokumen tersebut memuat tuntutan pengembalian aset luar negeri senilai 24 miliar dolar AS atau berkisar Rp427,2 miliar.

baca juga

Skema pengembalian dana tersebut rencananya akan dibagi ke dalam dua tahapan pengerjaan utama. Separuh dari total aset wajib dilepaskan pada fase awal, sedangkan sisanya menyusul kemudian.

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah telah berlangsung lama dan melibatkan banyak aktor internasional, termasuk Amerika Serikat. Sanksi ekonomi dan pembekuan aset asing menjadi instrumen tekanan yang kerap dihadapi oleh pihak Teheran.

Hubungan diplomatik yang beralih ke Qatar ini menandai babak baru pencarian solusi perdamaian di tengah krisis. Keberhasilan implementasi 14 poin usulan Iran akan menjadi penentu masa depan stabilitas regional tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

FIFA Rilis Markas 48 Peserta Piala Dunia 2026: Inggris dan Argentina Pilih Kansas, Iran di Tijuana

FIFA Rilis Markas 48 Peserta Piala Dunia 2026: Inggris dan Argentina Pilih Kansas, Iran di Tijuana

Bola | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:42 WIB

Katanya Mau Damai, AS Kembali Serang Iran Kirim Jet Tempur

Katanya Mau Damai, AS Kembali Serang Iran Kirim Jet Tempur

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:41 WIB

Tanda-tanda Damai Perang AS - Iran Sudah Terlihat, China Minta DK PBB Tagih Kepastian

Tanda-tanda Damai Perang AS - Iran Sudah Terlihat, China Minta DK PBB Tagih Kepastian

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:30 WIB

Terkini

Sengaja Dibakar atau Kecelakaan? Misteri Tewasnya Santri di Lombok Tengah Masuk Meja DPR

Sengaja Dibakar atau Kecelakaan? Misteri Tewasnya Santri di Lombok Tengah Masuk Meja DPR

News | Senin, 13 Juli 2026 | 17:20 WIB

Kejagung Bantah Febrie Umrah: Nggak Bener, Dia Sudah Dicekal dan Tak Dijaga TNI Lagi!

Kejagung Bantah Febrie Umrah: Nggak Bener, Dia Sudah Dicekal dan Tak Dijaga TNI Lagi!

News | Senin, 13 Juli 2026 | 17:19 WIB

MPLS Sekolah Rakyat Fokus Bangun Literasi Digital, Siswa Baru Dibekali Etika Pakai Medsos

MPLS Sekolah Rakyat Fokus Bangun Literasi Digital, Siswa Baru Dibekali Etika Pakai Medsos

News | Senin, 13 Juli 2026 | 17:19 WIB

KPK Dalami Alasan Bupati Kuansing Beri Amplop ke Menhut Raja Juli

KPK Dalami Alasan Bupati Kuansing Beri Amplop ke Menhut Raja Juli

News | Senin, 13 Juli 2026 | 17:14 WIB

Pakar UGM Ingatkan Mutasi ASN Tak Boleh Jadi Alat Balas Dendam Menteri

Pakar UGM Ingatkan Mutasi ASN Tak Boleh Jadi Alat Balas Dendam Menteri

News | Senin, 13 Juli 2026 | 17:09 WIB

FBI Turun Tangan! Dolar dan Emas 74 Kg Bukti Korupsi Eks Jampidsus Febrie Dicek Keasliannya

FBI Turun Tangan! Dolar dan Emas 74 Kg Bukti Korupsi Eks Jampidsus Febrie Dicek Keasliannya

News | Senin, 13 Juli 2026 | 17:01 WIB

Ada Pihak Coba Adu Domba? Kapolri di Mabes TNI: Silakan Langsung Berkomunikasi, Kami Terbuka!

Ada Pihak Coba Adu Domba? Kapolri di Mabes TNI: Silakan Langsung Berkomunikasi, Kami Terbuka!

News | Senin, 13 Juli 2026 | 16:54 WIB

IUCN Apresiasi Komitmen Menhut RI Perkuat Konservasi Gajah

IUCN Apresiasi Komitmen Menhut RI Perkuat Konservasi Gajah

News | Senin, 13 Juli 2026 | 16:50 WIB

Perancang Masjid Istiqlal hingga Monas Friedrich Silaban Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Perancang Masjid Istiqlal hingga Monas Friedrich Silaban Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

News | Senin, 13 Juli 2026 | 16:41 WIB

Macet 850 Meter! Pembetonan Jalan Kebon Sirih 'Caplok' Dua Lajur Hingga September

Macet 850 Meter! Pembetonan Jalan Kebon Sirih 'Caplok' Dua Lajur Hingga September

News | Senin, 13 Juli 2026 | 16:39 WIB

×