Kemenlu Cuma Jadi Tukang Catat? Pakar Kritik Diplomasi 'One Man Show' Prabowo

Bangun Santoso, Hiskia Andika Weadcaksana

Jum'at, 29 Mei 2026 | 13:36 WIB
Kemenlu Cuma Jadi Tukang Catat? Pakar Kritik Diplomasi 'One Man Show' Prabowo
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengawali kunjungan resmi kenegaraannya di Prancis dengan menghadiri upacara penyambutan kenegaraan yang berlangsung khidmat dan megah di Les Invalides, Paris, pada Kamis (28/5/2026). (Foto: Biro Pers Istana Kepresidenan RI)
baca 10 detik
  • Ketua Prodi HI UMY menyoroti dominasi Presiden Prabowo dalam menangani agenda diplomasi internasional secara langsung sejak Mei 2026.
  • Kondisi ini menyebabkan peran institusional Kementerian Luar Negeri menjadi kurang menonjol dibandingkan pada masa pemerintahan sebelumnya.
  • Dominasi presiden berpotensi menciptakan disorientasi arah politik luar negeri serta melemahkan fungsi strategis kelembagaan Kementerian Luar Negeri.

Suara.com - Ketua Program Studi Hubungan Internasional UMY, Ade Marup Wirasenjaya, kembali menyoroti dominasi Presiden Prabowo Subianto dalam berbagai agenda diplomasi dan negosiasi internasional.

Pola tersebut dinilai berpotensi menimbulkan persoalan dalam tata kelola politik luar negeri Indonesia jika terus berlangsung dalam jangka panjang.

Menurut Ade, berbagai isu strategis luar negeri saat ini lebih banyak ditangani langsung oleh Presiden.

Kondisi tersebut membuat peran institusional Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) terlihat kurang menonjol dibandingkan pada periode pemerintahan sebelumnya.

Ia menilai kecenderungan tersebut merupakan refleksi dari karakter kepemimpinan Prabowo yang memiliki ambisi besar untuk tampil sebagai tokoh yang diperhitungkan dalam jajaran elite pemimpin dunia.

"Ini memang menggambarkan Pak Prabowo-nya sendiri memang sangat sangat berambisi, dia ingin menjadi pemimpin dunia gitu, pemimpin dalam jajaran elit pemimpin dunia," kata Ade kepada Suara.com, Jumat (29/5/2026).

Disebutkan Ade, kondisi tersebut dapat menjadi preseden yang kurang baik bagi kelembagaan diplomasi Indonesia.

Padahal, Kemenlu memiliki struktur dan sumber daya yang selama ini dibangun untuk menangani berbagai urusan strategis di bidang hubungan internasional.

"Kalau terus berlangsung ini preseden yang enggak bagus sebetulnya, apalagi di di Kementerian Luar Negeri kan dia selain ada menteri luar negeri kan ada tiga wakilnya. Terus tiga wakilnya mau dikemanain gitu loh?" tegasnya.

baca juga

Ia membandingkan dengan masa Menteri Luar Negeri Retno Marsudi pada era pemerintahan Jokowi.

Saat itu, kata Ade, Kemenlu tetap memainkan peran yang cukup kuat dan memiliki ruang yang jelas dalam pengelolaan diplomasi Indonesia.

Jika pola saat ini terus berlanjut, Ade menilai dapat muncul persepsi bahwa posisi menteri luar negeri hanya berfungsi menjalankan tugas-tugas administratif. Sementara seluruh keputusan strategis berada di tangan presiden.

Kondisi tersebut akan berpotensi memunculkan kebingungan arah dalam politik luar negeri Indonesia.

"Menimbulkan semacam disorientasi di dalam politik luar negeri Indonesia sendiri," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keluarga Korban Mei 98 Tagih Nyali Prabowo: Kami Lelah Diombang-ambing Bak Bola Pingpong

Keluarga Korban Mei 98 Tagih Nyali Prabowo: Kami Lelah Diombang-ambing Bak Bola Pingpong

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 13:02 WIB

Prabowo Wajibkan Belajar Bahasa Prancis di Sekolah, Sandhy Sondoro Ngakak

Prabowo Wajibkan Belajar Bahasa Prancis di Sekolah, Sandhy Sondoro Ngakak

Entertainment | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:37 WIB

Komisi X Bakal Minta Penjelasan Pemerintah Soal Kebijakan Prabowo Wajib Bahasa Prancis di Sekolah

Komisi X Bakal Minta Penjelasan Pemerintah Soal Kebijakan Prabowo Wajib Bahasa Prancis di Sekolah

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:29 WIB

Sapi Kurban Presiden Prabowo: Berisik di Elite Tapi Justru Untungkan Alit

Sapi Kurban Presiden Prabowo: Berisik di Elite Tapi Justru Untungkan Alit

Opini | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:12 WIB

Pejabat hingga Presiden Harus Ingat! Kurban dari Anggaran Negara Tak Bisa Gantikan Kewajiban Pribadi

Pejabat hingga Presiden Harus Ingat! Kurban dari Anggaran Negara Tak Bisa Gantikan Kewajiban Pribadi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 10:02 WIB

Sapi Kurban APBN Rp100 Miliar: Saat Menkeu Mengaku Ketinggalan Info

Sapi Kurban APBN Rp100 Miliar: Saat Menkeu Mengaku Ketinggalan Info

Your Say | Jum'at, 29 Mei 2026 | 09:26 WIB

Prabowo Intens ke Luar Negeri, Pengamat HI: Ada Ambisi Personal Jadi Pemimpin Dunia

Prabowo Intens ke Luar Negeri, Pengamat HI: Ada Ambisi Personal Jadi Pemimpin Dunia

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 09:00 WIB

Terkini

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot dan Diperiksa Propam Mabes!

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot dan Diperiksa Propam Mabes!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok

Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:21 WIB

Anime IruMafia Edition Tayang Januari 2027, Kisah Iruma di Kehidupan Mafia

Anime IruMafia Edition Tayang Januari 2027, Kisah Iruma di Kehidupan Mafia

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar

Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar

Surakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:18 WIB

Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data

Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:16 WIB

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:10 WIB

CASA Maybank Indonesia Tumbuh 16,7%, Rasio Dana Murah Capai 64,1%

CASA Maybank Indonesia Tumbuh 16,7%, Rasio Dana Murah Capai 64,1%

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:06 WIB

×