Di Tengah Ketidakpastian Global, Energi Surya Semakin Dilirik Berbagai Industri

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 29 Mei 2026 | 13:55 WIB
Di Tengah Ketidakpastian Global, Energi Surya Semakin Dilirik Berbagai Industri
Ilustrasi energi surya.
baca 10 detik
  • Pelaku industri di Indonesia mulai mengadopsi PLTS untuk meningkatkan ketahanan energi dan keberlangsungan operasional bisnis jangka panjang.
  • Xurya memperkuat strategi pengembangan sektor hybrid off-grid dan IPP sejak 2025 guna mendukung kebutuhan energi fleksibel industri.
  • Kapasitas energi surya nasional mencapai 1.494 MW pada Desember 2025 didorong oleh tuntutan pasar global serta efisiensi operasional.

Suara.com - Ketidakpastian ekonomi global membuat banyak pelaku industri mulai mengubah cara pandang terhadap kebutuhan energi.

Jika sebelumnya listrik dipandang semata sebagai komponen biaya operasional, kini perusahaan mulai mencari sistem energi yang lebih andal, resilien, dan mampu menjaga keberlangsungan bisnis dalam jangka panjang.

Perubahan ini dinilai semakin penting di tengah masih terjadinya gangguan pasokan listrik dan tantangan infrastruktur energi di Indonesia. Bagi sektor industri, gangguan listrik dapat memicu kerugian besar akibat terhentinya operasional produksi.

Tren tersebut mendorong meningkatnya minat industri terhadap energi terbarukan, termasuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Perusahaan energi surya lokal, Xurya, misalnya, mulai memperkuat strategi bisnisnya melalui pengembangan sektor hybrid off-grid dan Independent Power Producer (IPP) sejak 2025.

Managing Director Xurya, Eka Himawan, mengatakan kebutuhan industri terhadap PLTS kini tidak lagi hanya berkaitan dengan efisiensi biaya listrik.

“PLTS kini juga dipandang sebagai salah satu solusi yang dapat membantu industri membangun sistem energi yang lebih fleksibel, resilien, dan selaras dengan strategi keberlanjutan bisnis mereka,” ujar Eka dalam keterangannya.

Menurut dia, sejumlah perusahaan dengan lokasi operasional di daerah terpencil mulai memanfaatkan PLTS untuk mengurangi ketergantungan pada pasokan bahan bakar maupun jaringan listrik utama.

“Bagi mereka, logistik dan bahan bakar untuk pembangkit listrik di titik operasi merupakan salah satu risiko bottleneck yang serius. Dengan memanfaatkan PLTS, perusahaan dapat meminimalisir risiko tersebut,” kata Eka.

Ia menambahkan, penggunaan PLTS juga membantu menjaga keberlangsungan operasional ketika akses menuju lokasi terganggu, selama masih tersedia sinar matahari.

baca juga

Selain faktor ketahanan energi, dorongan penggunaan PLTS juga datang dari tuntutan pasar global. Perusahaan berorientasi ekspor mulai memanfaatkan energi surya untuk mendukung sertifikasi hijau produk mereka, sementara sektor properti dan ritel melihat PLTS sebagai nilai tambah untuk memenuhi permintaan bangunan ramah lingkungan.

Hingga Desember 2025, kapasitas terpasang energi surya nasional tercatat mencapai 1.494 megawatt (MW). Angka tersebut menunjukkan pemanfaatan energi surya yang terus meningkat di sektor industri dan komersial.

Belakangan, perusahaan dengan kebutuhan listrik kritis seperti industri kaca dan elektronik juga mulai mengintegrasikan PLTS ke dalam sistem energi mereka. Salah satunya terlihat pada implementasi PLTS Atap di PT Muliaglass dan PT Muliakeramik Indahraya yang diresmikan pada April lalu.

Menurut Eka, tren ini menunjukkan bahwa energi terbarukan kini bukan lagi sekadar alternatif, melainkan bagian dari strategi ketahanan bisnis industri di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesenjangan Keterampilan Masih Tinggi, Perguruan Tinggi Perkuat Pembelajaran Berbasis AI

Kesenjangan Keterampilan Masih Tinggi, Perguruan Tinggi Perkuat Pembelajaran Berbasis AI

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:58 WIB

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

GAIKINDO Tantang Merek Baru Berinvestasi Bukan Sekadar Cari Cuan di Indonesia

GAIKINDO Tantang Merek Baru Berinvestasi Bukan Sekadar Cari Cuan di Indonesia

Otomotif | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:05 WIB

Terkini

Hindari Kesan Tebang Pilih, Kejagung Diminta Tak Beri Perlakuan Khusus pada Febrie Adriansyah

Hindari Kesan Tebang Pilih, Kejagung Diminta Tak Beri Perlakuan Khusus pada Febrie Adriansyah

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:38 WIB

Kebakaran Maut Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, KBRI: Tidak Ada Korban WNI

Kebakaran Maut Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, KBRI: Tidak Ada Korban WNI

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:38 WIB

Niat Selamatkan Surat Berharga, Detik-detik Nenek di Pulogadung Tewas Terbakar Bersama Anak dan Cucu

Niat Selamatkan Surat Berharga, Detik-detik Nenek di Pulogadung Tewas Terbakar Bersama Anak dan Cucu

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:29 WIB

Cegah Konflik Kepentingan, Legislator Desak Perombakan Penyidik Jampidsus di Kasus Febrie Adriansyah

Cegah Konflik Kepentingan, Legislator Desak Perombakan Penyidik Jampidsus di Kasus Febrie Adriansyah

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:28 WIB

Jalan Kebon Sirih Menyempit Jadi Dua Lajur, Kemacetan Mengular Hampir 1 Kilometer

Jalan Kebon Sirih Menyempit Jadi Dua Lajur, Kemacetan Mengular Hampir 1 Kilometer

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:19 WIB

Hinca Panjaitan Tegaskan Penyerahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Tak Tabrak KUHAP

Hinca Panjaitan Tegaskan Penyerahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Tak Tabrak KUHAP

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:16 WIB

Jangan 'Jeruk Makan Jeruk!', DPR Minta Kasus Eks Jampidsus Febrie Tak Ditangani Mantan Anak Buahnya

Jangan 'Jeruk Makan Jeruk!', DPR Minta Kasus Eks Jampidsus Febrie Tak Ditangani Mantan Anak Buahnya

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:09 WIB

Mahfud MD Bongkar Skenario Kasus Febrie Adriansyah, Sebut Pengalihan Penyidikan Kacaukan Hukum

Mahfud MD Bongkar Skenario Kasus Febrie Adriansyah, Sebut Pengalihan Penyidikan Kacaukan Hukum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:07 WIB

Satgas PKH Buka Suara soal Kursi Ketua yang Kosong Usai Eks Jampidsus Terseret Kasus Korupsi

Satgas PKH Buka Suara soal Kursi Ketua yang Kosong Usai Eks Jampidsus Terseret Kasus Korupsi

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:04 WIB

Rekor Baru! Jakarta Fair 2026 Kantongi Rp8,2 Triliun, Pengunjung Capai 8,22 Juta

Rekor Baru! Jakarta Fair 2026 Kantongi Rp8,2 Triliun, Pengunjung Capai 8,22 Juta

News | Senin, 13 Juli 2026 | 13:33 WIB

×